Perkembangan AI Bisa Perkuat Sistem Keamanan Industri Kripto
AI Memperkuat Pertahanan Keamanan Ekosistem Kripto Perkembangan AI Bisa Perkuat Sistem Keamanan - Jakarta, VIVA – Teknologi artificial intelligence (AI)
AI Memperkuat Pertahanan Keamanan Ekosistem Kripto
Perkembangan AI Bisa Perkuat Sistem Keamanan – Jakarta, VIVA – Teknologi artificial intelligence (AI) semakin dianggap sebagai alat penting dalam meningkatkan perlindungan sistem keamanan di bidang kripto dan blockchain. Hal ini ditekankan oleh William Sutanto, Chief Executive Officer Indodax, yang menyebutkan peluang besar untuk menghadapi ancaman yang semakin rumit.
Kompleksitas Serangan yang Meningkat
Dalam wawancara terbarunya, William mengungkapkan bahwa serangan pada ekosistem blockchain kini semakin memperumit pola kerjanya. Karena itu, metode tradisional dalam memantau risiko dinilai kurang memadai dan perlu diperbarui.
“Sistem keamanan blockchain harus siap menghadapi ancaman yang terus berkembang. AI menjadi salah satu solusi yang bisa mempercepat adaptasi terhadap serangan baru,” ujarnya.
Insiden Miliaran Dolar di 2026
Data dari TRM Labs mencatat, dua kejadian peretasan besar terjadi pada April 2026. Drift Protocol dan KelpDAO menjadi korban, dengan total kerugian mencapai 577 juta dolar AS. Kedua insiden ini menyumbang 76 persen dari seluruh aset kripto yang dicuri hingga saat itu.
Manfaat AI dalam Analisis Real-Time
William menyoroti bahwa AI memberikan keunggulan dalam mendeteksi ancaman sebelum berkembang menjadi kerusakan besar. Teknologi ini memungkinkan pemantauan risiko berkelanjutan serta analisis smart contract yang lebih cepat dibanding pendekatan konvensional.
Di sisi lain, AI juga bisa mempercepat audit internal dan mengidentifikasi aktivitas transaksi tidak biasa secara langsung. Dengan kemampuan on-chain analysis, sistem keamanan blockchain bisa lebih responsif dalam mengantisipasi perubahan perilaku protokol.
Kasus Penerapan Teknologi AI
Beberapa perusahaan teknologi telah menerapkan AI dalam upaya memperkuat pertahanan keamanan. Contohnya, Frosty yang dikembangkan Coinbase dan Mythos dari Anthropic, keduanya menjadi contoh solusi berbasis AI yang dipakai industri kripto.
Ancaman Berlapis Tidak Bisa Diabaikan
William menegaskan bahwa AI bukan penyelesaian utama untuk segala masalah keamanan. “Meski menjadi resource multiplier yang mempercepat proses teknis, blockchain tetap ekosistem dengan perlindungan multi-layer,” tuturnya.