Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bola

Topics Covered: Kontroversi Argentina Vs Mesir: Wasit Tak Cek VAR Saat Mohamed Salah Dijatuhkan Julian Alvarez di Kotak Penalti

Nancy Jones - faktanaya.com 3 mins baca

Kontroversi Argentina vs Mesir: Wasit Melewatkan VAR Saat Salah Dijatuhkan Alvarez Topics Covered: Pertandingan Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala

Topics Covered: Kontroversi Argentina Vs Mesir: Wasit Tak Cek VAR Saat Mohamed Salah Dijatuhkan Julian Alvarez di Kotak Penalti

Kontroversi Argentina vs Mesir: Wasit Melewatkan VAR Saat Salah Dijatuhkan Alvarez

Topics Covered: Pertandingan Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, pada 8 Juli 2026, memicu kontroversi karena wasit tidak melakukan pemeriksaan VAR terhadap insiden Mohamed Salah dijatuhkan Julian Alvarez di kotak penalti. Kemenangan Argentina dengan skor 3-2 memperoleh tiket ke babak delapan besar, namun keputusan wasit menjadi bahan diskusi luas di media sosial.

Insiden Penalti yang Menjadi Polemik

Di menit ke-94, saat pertandingan memasuki masa tambahan, insiden kontroversial terjadi. Mohamed Salah, pemain Mesir yang sedang dalam serangan, jatuh di dalam kotak penalti setelah berhadapan dengan Julian Alvarez. Aksi Alvarez, yang mengait kaki kanan Salah, seharusnya menjadi titik perhatian utama karena bisa berdampak signifikan pada skor akhir. Namun, wasit François Letexier tidak mengambil tindakan apapun, bahkan tidak memeriksa ulang insiden melalui sistem VAR yang sebelumnya sudah diterapkan dalam pertandingan tersebut.

Kontroversi ini memicu reaksi yang tajam dari pihak Mesir. Para pemain, pelatih, dan ofisial segera mengeluarkan protes di pinggir lapangan, menuntut keputusan wasit yang mereka anggap tidak adil. Keputusan tidak memberi penalti ini dianggap sebagai salah satu momen kritis yang memperkuat posisi Argentina di babak delapan besar, sementara Mesir merasa terabaikan.

“Semakin saya menonton Argentina, semakin terasa seperti mereka adalah tim sepak bola yang tak tersentuh. Setiap keputusan entah bagaimana selalu berpihak pada mereka, sementara tim-tim lain tidak mendapatkan keuntungan serupa,” tulis seorang warganet di kolom komentar unggahan @TouchmineX.

Analisis Keputusan Wasit dan Peran VAR

Penerapan VAR (Video Assistant Referee) dalam sepak bola modern bertujuan untuk memastikan keputusan wasit lebih akurat. Namun, dalam pertandingan ini, sistem VAR terlihat tidak secara efektif bekerja. Insiden yang terjadi di masa injury time menjadi contoh nyata ketidakseimbangan dalam penggunaan teknologi ini. Para penggemar sepak bola menyoroti bahwa keputusan penalti dalam konteks ini bisa mengubah alur pertandingan, tetapi wasit memilih melewatkan kesempatan untuk memeriksa ulang.

Topics Covered: Keputusan wasit juga dianggap memperkuat dominasi Argentina di babak kedua. Mesir sempat memimpin 2-0 berkat gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico, tetapi Albiceleste bangkit dengan gol Cristian Romero dan Lionel Messi. Di masa tambahan, Enzo Fernandez mencetak gol penentu, memastikan kemenangan 3-2. Meski VAR tidak memberi penalti untuk Salah, beberapa analis mengkritik kurangnya transparansi wasit dalam menilai insiden tersebut.

Kontroversi ini mengingatkan kembali pentingnya VAR dalam mengurangi kesalahan manusia. Sejumlah pemain Mesir, seperti Mohamed Salah, dikenal sangat sensitif terhadap keputusan wasit, terutama dalam area kotak penalti. Namun, dalam kasus ini, keputusan wasit terkesan terburu-buru, mungkin karena tekanan dari waktu yang terbatas.

Topics Covered: Insiden tersebut juga mencerminkan ketegangan yang tinggi di lapangan. Mesir, yang sudah memperlihatkan performa kompetitif sejak babak pertama, seolah kehilangan momentum penting di menit-menit akhir. Kritik terhadap wasit tidak hanya berasal dari para pemain, tetapi juga dari pelatih Hossam Hassan, yang diberi kartu kuning karena reaksinya yang keras di lapangan.

Secara keseluruhan, pertandingan Argentina vs Mesir menunjukkan bagaimana keputusan wasit bisa menentukan nasib sebuah tim. Dengan tidak melakukan pemeriksaan VAR, keputusan yang diambil terkesan lebih berat pada tim tamu, yang dalam banyak kasus kehilangan peluang emas untuk memperbaiki skor. Analisis menyebutkan bahwa jika VAR mengambil alih keputusan, hasil pertandingan mungkin berbeda, yang memperlihatkan peran kritis teknologi dalam memperkuat keadilan sepak bola.

Ikut berdiskusi