Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bola

Visit Agenda: Ogah Kalah dari Persib Bandung, Persija Jakarta juga Bisa Bikin Starting XI di Timnas Indonesia

Christopher Hernandez - faktanaya.com 2 mins baca

sija dan Persib Dominasi Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Visit Agenda - Dalam persiapan menghadapi Piala AFF 2026, Timnas Indonesia melakukan

Visit Agenda: Ogah Kalah dari Persib Bandung, Persija Jakarta juga Bisa Bikin Starting XI di Timnas Indonesia

Visit Agenda: Persija dan Persib Dominasi Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Visit Agenda – Dalam persiapan menghadapi Piala AFF 2026, Timnas Indonesia melakukan seleksi pemain yang menarik perhatian publik. Dua klub Liga 1, Persib Bandung dan Persija Jakarta, menjadi penopang utama dalam pembentukan skuad, dengan total 50 nama yang dipanggil untuk TC (training camp) yang berlangsung di Bali dari 5 hingga 24 Juli 2026. Kesempatan ini dianggap penting untuk memperkuat daya saing timnas di ajang sepak bola Asia yang akan dimainkan di bulan Desember tahun ini.

Pemilihan Pemain: Kombinasi dari Kedua Klub

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih 11 pemain dari Persija Jakarta dan 11 pemain dari Persib Bandung untuk bergabung dalam TC. Pemilihan ini mencerminkan kompetisi antar klub dalam mempertahankan perannya sebagai penopang utama timnas. Dalam daftar nama provisional yang diumumkan, terdapat sejumlah pemain baru seperti Mitchell Baker, yang masih mempertimbangkan status kewarganegaraannya, serta penjaga gawang Cahya Supriadi dari Persija.

Visit Agenda – Keseruan laga persahabatan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta semakin menarik perhatian karena keduanya juga menjadi pengisi Starting XI untuk Timnas Indonesia. Kehadiran pemain-pemain andalan dari kedua tim memberi persaingan sehat dalam pemilihan formasi.

Persija Jakarta, yang juga menjadi sorotan, menyumbangkan enam pemain di lini pertahanan, termasuk Rizky Ridho dan Jordi Amat. Di posisi sayap, nama-nama seperti Pratama Arhan, Shayne Pattynama, Fajar Fathurrahman, dan Dony Tri Pamungkas masuk ke daftar prioritas. Sementara itu, di tengah lapangan, Rayhan Hannan dan Witan Sulaeman dikenal sebagai pilihan utama Herdman. Pemain-pemain ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas permainan nasional di berbagai posisi.

Dalam upaya memperkaya kekuatan tim, Herdman juga mempertimbangkan pemain yang belum sempat tampil secara maksimal di Liga 1. Misalnya, Mauro Zijlstra dan Eksel Runtukahu, yang dianggap mampu memberikan kontribusi signifikan dalam serangan. Sementara itu, kehadiran Nadeo Argawinata dari Borneo FC memberikan ruang bagi persaingan di posisi kiper, meskipun saat ini ia belum terdaftar dalam TC.

Persaingan dan Strategi: Keseimbangan dalam Skuat

Visit Agenda – Kehadiran pemain dari Persib dan Persija di TC mencerminkan strategi Herdman untuk mencari keseimbangan antara pengalaman dan potensi. Kedua klub tersebut memiliki kompetisi internal yang ketat, sehingga memastikan pemain yang dipilih mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi pertandingan. Selain itu, keterlibatan tim-tim lain seperti PSS Sleman dan Madura United diharapkan bisa melengkapi kekuatan timnas dengan variasi taktik.

Sebagai konsekuensinya, Herdman menghadapi tantangan dalam memilih Starting XI akhir yang akan dibawa ke Piala AFF 2026. Kebutuhan timnas untuk memperkuat posisi krusial seperti bek sayap dan gelandang tengah menjadi faktor utama. Keberhasilan pemain dari Persija dan Persib dalam TC akan menentukan performa Timnas di laga kualifikasi dan babak grup. Dengan sedikit lebih dari 20 pemain yang diumumkan, Herdman perlu memastikan keberagaman dan keselarasan dalam tim.

Ikut berdiskusi