Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bisnis

Visit Agenda: Puspa Nuswantara 2026, BNI Bawa Mitra UMKM Binaan Batik Nasional

Richard Garcia - faktanaya.com 3 mins baca

Puspa Nuswantara 2026: BNI Perkenalkan Mitra UMKM Batik Nasional dalam Pameran Nasional Visit Agenda – Acara Puspa Nuswantara 2026 yang diadakan di Jakarta

Visit Agenda: Puspa Nuswantara 2026, BNI Bawa Mitra UMKM Binaan Batik Nasional

Puspa Nuswantara 2026: BNI Perkenalkan Mitra UMKM Batik Nasional dalam Pameran Nasional

Visit Agenda – Acara Puspa Nuswantara 2026 yang diadakan di Jakarta Convention Center pada 8 hingga 12 Juli 2026 akan menjadi ajang penting untuk menghadirkan tiga mitra usaha kecil dan menengah (UMKM) yang didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Event ini merupakan bagian dari strategi BNI dalam memperkuat ekonomi kreatif dan menyebarluaskan seni batik Indonesia. Dengan memperkenalkan perajin lokal melalui Visit Agenda, BNI berupaya meningkatkan visibilitas UMKM binaan serta membangun jaringan perdagangan yang lebih luas.

Peran Visit Agenda dalam Mempromosikan Batik Nasional

Puspa Nuswantara 2026 mengusung tema “Rupa Makna Tambal Nusantara,” yang menekankan keberagaman dan visi Indonesia ke depan. Tagline “Asli Batiknya, Asli Harganya, dan Asli Perajinnya” menjadi poin kunci dalam memastikan produk batik yang dipamerkan tetap mempertahankan nilai seni dan keaslian. Visit Agenda ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih mengenal kain batik asli dan mendukung perajin yang berkomitmen pada kualitas tinggi serta keberlanjutan produksi.

“Dengan menghadirkan mitra binaan ke acara ini, BNI ingin memperkenalkan para perajin kepada publik dan pencinta seni tradisional. Kami juga berharap mengembangkan kolaborasi baru agar produk-produk unggulan UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam siaran pers.

UMKM Batik yang Dipamerkan dalam Visit Agenda

Dalam Visit Agenda Puspa Nuswantara 2026, dua dari tiga mitra yang dipilih adalah perusahaan batik yang memiliki keunikan masing-masing. Kampoeng Laweyan, yang terletak di Sleman, Yogyakarta, menjadi pelopor penggunaan bahan ramah lingkungan dalam industri batik. Mereka beralih ke malam dari minyak sawit, didukung oleh CECT Universitas Trisakti dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), sebagai langkah untuk mengurangi dampak lingkungan. Sementara itu, Batik Kalimasada dari Purwantoro, Wonogiri, menampilkan motif “remukan” yang mencerminkan kekhasan seni lokal.

UMKM ketiga yang ikut serta adalah Borneo Queen, yang berlokasi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Perusahaan ini memproduksi aksesori perhiasan yang terinspirasi oleh batu unik dan pelat kuningan khas daerah setempat. Produk-produk yang ditampilkan mencakup bros, kalung, cincin, serta item kriya lainnya yang menggambarkan keanekaragaman flora dan fauna Kalimantan. Partisipasi UMKM ini tidak hanya memperkaya Visit Agenda, tetapi juga menunjukkan potensi keragaman seni Indonesia.

Strategi BNI untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM

BNI telah menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan UMKM sejak lama, terutama melalui program binaan yang berfokus pada keterampilan perajin dan inovasi desain. Dalam Visit Agenda Puspa Nuswantara 2026, mereka mencoba menciptakan platform yang lebih strategis untuk menjual produk lokal. Pameran ini dirancang sebagai ajang eksposur yang memadukan keindahan batik dengan keunggulan ekonomi. Dengan hadirnya UMKM binaan, BNI ingin menunjukkan komitmen pada keberlanjutan industri kreatif.

Kolaborasi antara BNI dan mitra UMKM tidak hanya terbatas pada pameran fisik. Berbagai inisiatif digital, seperti promosi melalui media sosial dan e-commerce, juga akan disertakan dalam Visit Agenda ini. Tujuannya adalah untuk memastikan UMKM bisa menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, serta meningkatkan pemasukan dari hasil karya mereka. Dengan Visit Agenda yang terorganisir, BNI berharap bisa menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM.

Visit Agenda: Harapan untuk Ekonomi Kreatif

Acara Puspa Nuswantara 2026 tidak hanya menampilkan produk batik, tetapi juga menjadi pengantar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ekonomi kreatif. Dengan menghadirkan UMKM dari berbagai daerah, BNI ingin menunjukkan bahwa batik bukan hanya aset budaya, tetapi juga peluang bisnis yang bisa berkembang. Visit Agenda ini juga diharapkan dapat menjadi bahan perbandingan bagi pengusaha lain untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif.

Sebagai bagian dari Visit Agenda, BNI akan memberikan pelatihan bagi perajin dalam hal manajemen produksi dan pemasaran. Selain itu, pihak bank juga akan melakukan evaluasi terhadap hasil kolaborasi ini untuk menilai efektivitas program binaan mereka. Dengan komitmen pada peningkatan kualitas, keaslian, dan keberlanjutan, acara ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya.

Tujuan Visit Agenda dan Dampak yang Diharapkan

Ikut berdiskusi