Pastikan Ketahanan Energi di Sumut – Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki ‘Nakal’
Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketahanan Energi di Sumut Pastikan Ketahanan Energi di Sumut - Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan ketahanan energi
Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketahanan Energi di Sumut
Pastikan Ketahanan Energi di Sumut – Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan ketahanan energi di Sumatera Utara (Sumut) melalui langkah-langkah strategis untuk menjaga distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap optimal. Kebutuhan BBM di wilayah tersebut meningkat signifikan, dan upaya tegas terhadap sopir mobil tangki yang tidak mematuhi protokol dianggap penting untuk memastikan ketersediaan energi di tengah lonjakan permintaan. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan bahan bakar bagi masyarakat Sumut.
Langkah Tegas dalam Mengatasi Kebocoran BBM
Menurut pernyataan Kitty Andhora, Wakil Presiden Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, tindakan disipliner terhadap sopir mobil tangki dilakukan untuk mencegah kebocoran dan kehilangan BBM yang bisa mengganggu ketahanan energi di Sumut. “Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengurangi efisiensi distribusi BBM. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Kitty, seperti dikonfirmasi ANTARA dari Tanimbar, Maluku, Rabu.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap beberapa insiden yang dilaporkan terkait penyimpangan dalam pengoperasian mobil tangki. Dengan memastikan disiplin para sopir, Pertamina Patra Niaga berupaya meminimalkan risiko kehilangan BBM di tengah tantangan inflasi dan kenaikan permintaan dari sektor transportasi, industri, dan masyarakat umum. Kebocoran yang terjadi bisa mengakibatkan penurunan pasokan BBM ke SPBU, yang menjadi akses utama bagi warga Sumut.
Peningkatan Kapasitas Distribusi BBM
Dalam upaya menunjang ketahanan energi di Sumut, Pertamina Patra Niaga melakukan peningkatan kapasitas distribusi dengan menambah jumlah armada mobil tangki. Perusahaan menambah 10 unit mobil tangki operasional dan 30 unit mobil tangki charter untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat. Selain itu, 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat serta 16 anggota dari Bekangdam diterjunkan untuk memperkuat operasional dan distribusi BBM.
Peningkatan ini didukung oleh penyesuaian operasional Fuel Terminal Medan dan SPBU yang berjalan 24 jam nonstop. Dengan optimasi jadwal dan penggunaan sumber daya maksimal, Pertamina Patra Niaga berharap dapat menjaga konsistensi pasokan BBM di tengah tantangan musim kemarau dan kegiatan sektor kegiatan ekonomi yang lebih aktif. Perusahaan juga mengoptimalkan sistem logistik untuk mempercepat distribusi ke daerah-daerah terpencil yang sering mengalami keterlambatan.
Hasil dari tindakan tegas dan peningkatan kapasitas distribusi terlihat dari realisasi penyaluran BBM yang mencapai 104 persen dari target harian pada 14 Juli 2026. Jumlah mobil tangki yang beroperasi mencapai 149 unit, atau 115 persen dari kapasitas normal. Angka ini menunjukkan efektivitas langkah-langkah yang diambil untuk menjaga pasokan BBM di Sumut, terutama di Medan, yang menjadi pusat distribusi utama.
Dengan memastikan ketahanan energi di Sumut, Pertamina Patra Niaga turut mendukung kegiatan sehari-hari masyarakat, termasuk transportasi, komersial, dan aktivitas industri. Perusahaan juga melibatkan tim pemantauan khusus untuk memastikan setiap aspek distribusi BBM diawasi secara ketat. Selain itu, komunikasi dua arah dengan sopir mobil tangki dilakukan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kepatuhan dalam menjaga keandalan pasokan.
Kebutuhan BBM di Medan meningkat 5-10 persen dibandingkan rata-rata harian, berdasarkan catatan Pertamina. Kenaikan ini dipicu oleh kembali aktifnya kegiatan sekolah dan perkantoran, yang mendorong peningkatan mobilitas masyarakat. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina Patra Niaga mengambil langkah proaktif dengan menambah armada dan sumber daya manusia. Selain itu, perusahaan juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan stakeholder lain untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan sesuai target.