Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Metro

Polisi Bongkar yang Terjadi Sebelum Anak Punk Tewas, Mondy Tatto Cs Ternyata Pesta Miras

Charles Lopez - faktanaya.com 3 mins baca

Kasus kematian seorang anak punk dengan inisial FA di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kini semakin jelas setelah polisi mengungkap kronologi lengkap

Polisi Bongkar yang Terjadi Sebelum Anak Punk Tewas, Mondy Tatto Cs Ternyata Pesta Miras

Polisi Bongkar yang Terjadi Sebelum Anak Punk Tewas

Faktanaya.com – Kasus kematian seorang anak punk dengan inisial FA di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kini semakin jelas setelah polisi mengungkap kronologi lengkap kejadian yang terjadi. Polisi Bongkar yang Terjadi Sebelum kematian tersebut terungkap melalui penyelidikan intensif yang dilakukan oleh petugas Polsek Cikarang Barat. Selebgram Mondy Tatto tercatat sebagai salah satu tersangka dalam kasus pengeroyokan yang berujung fatal tersebut, bersama dengan beberapa tersangka lainnya.

Kronologi Pesta Minuman Keras

Menurut keterangan resmi dari pihak kepolisian, sebelum aksi kekerasan terjadi, kelompok tersebut sebenarnya sedang menggelar acara minum-minum yang berlangsung hingga dini hari. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus Kusnadi, menjelaskan bahwa kegiatan pesta minuman keras ini dimulai sekitar tengah malam di kawasan Ceger, Cikarang Barat.

“Ngumpul lah di situ minum-minum lagi. Nah, barulah muncul peristiwa penusukan,” ujar Engkus, dikutip, Jumat, 24 Juli 2026.

Engkus menambahkan bahwa pesta tersebut berlangsung dari pukul 00.00 hingga sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah acara selesai, korban bersama Mondy Tatto, Doni Darmawan yang dikenal dengan nama Donal, serta Darmin berpindah ke kontrakan milik Mondy di Kampung Jatibaru, Kalijaya. Perpindahan ini menjadi awal dari konflik yang kemudian berujung pada tragedi.

Pemicu Konflik dan Penusukan

Di tempat baru inilah perselisihan lama kembali memanas. Polisi menemukan bahwa konflik antara FA dengan Mondy dan Donal sebenarnya sudah dimulai sejak malam hari. Awalnya, FA berniat meminjam sepeda motor milik Mondy yang saat itu sedang digunakan oleh Donal. Keributan pertama sempat berujung pada pengeroyokan terhadap korban, namun berhasil dihentikan oleh teman-teman sesama anak punk yang berada di lokasi saat itu.

Saat suasana kembali memanas di dalam kontrakan, Darmin mencoba menenangkan keadaan dengan menegur korban agar tidak bertengkar dengan Mondy. Namun, teguran tersebut justru memicu pertikaian baru yang lebih serius. FA tidak terima dengan teguran tersebut dan memukul kepala Darmin menggunakan tabung gas elpiji seberat tiga kilogram. Dalam kondisi yang diduga masih dipengaruhi minuman keras, Darmin kemudian mengambil pisau dan menikam korban.

“Dia (FA) ditusuk di bagian punggung belakang, sesuai dengan hasil otopsinya ada,” katanya.

Meskipun korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke kontrakan sebelah, ia terus dikejar oleh Darmin. Penusukan pun terjadi berulang kali hingga korban akhirnya roboh di jalan.

“Sampai 7 kali tusukan. Sampai dia keluar kontrakan lagi ke jalan, baru dia tersungkur di situ jatuh, baru selesai ditusuk,” tuturnya.

Proses Hukum dan Perkembangan Kasus

Kasus ini kini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Para tersangka, termasuk Mondy Tatto dan Darmin, akan menghadapi proses hukum sesuai dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan. Polisi juga terus melakukan verifikasi terhadap keterangan saksi-saksi untuk memastikan keakuratan kronologi kejadian.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang selebgram yang cukup dikenal di media sosial. Polisi Bongkar yang Terjadi Sebelum kematian FA menunjukkan pentingnya penyelidikan menyeluruh dalam setiap kasus kekerasan. Masyarakat berharap proses hukum berjalan lancar dan keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarganya.

Ikut berdiskusi