Bukan Cuma Mitchell Baker, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Simpan Ancaman yang Lebih Berbahaya
Bukan Cuma Mitchell Baker Media Vietnam menyoroti potensi besar Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026. Kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di laga pembuka Grup
Media Vietnam: Timnas Indonesia Simpan Ancaman Lebih Berbahaya
Faktanaya.com – Bukan Cuma Mitchell Baker Media Vietnam menyoroti potensi besar Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026. Kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di laga pembuka Grup A telah membuat Vietnam waspada. Negeri Naga Biru menyadari bahwa skuad Garuda memiliki senjata mematikan yang belum sepenuhnya digunakan.
Performa Mengesankan di Pakansari
Indonesia memulai perjalanan di turnamen regional dengan penampilan gemilang. Mitchell Baker menjadi bintang laga dengan mencetak hattrick dalam debutnya bersama tim nasional. Sandy Walsh dan Jens Raven juga memberikan kontribusi gol untuk memastikan kemenangan meyakinkan.
Meski mendominasi sepanjang pertandingan, Indonesia sempat kebobolan melalui gol bunuh diri Nadeo Argawinata di babak kedua. Namun, keunggulan skor tetap terjaga hingga peluit panjang berbunyi.
Analisis Tuoitre tentang Kekuatan Garuda
Media Vietnam, Tuoitre, melakukan kajian mendalam terhadap tim asuhan John Herdman. Mereka menyimpulkan bahwa ancaman Indonesia tidak hanya berasal dari ketajaman Mitchell Baker di lini depan.
Di bawah asuhan pelatih John Herdman, Timnas Indonesia terkadang melepaskan umpan-umpan silang untuk memanfaatkan keunggulan tinggi badan Mitchell Baker, dan di lain waktu menyerang lewat tengah melalui umpan-umpan terobosan yang membelah pertahanan lawan.
Menurut analisis tersebut, Herdman memiliki lebih dari satu strategi untuk membongkar pertahanan lawan. Kehadiran Baker memang menjadi perhatian utama, tetapi pola permainan Indonesia dinilai jauh lebih variatif.
Vietnam Perlu Menemukan Solusi
Tuoitre menilai Vietnam perlu menemukan cara untuk meredam Baker sekaligus menghentikan skema permainan Indonesia secara keseluruhan.
Karena itulah Timnas Vietnam harus menemukan cara untuk menghentikan Mitchell Baker sekaligus merusak gaya permainan Indonesia. Sementara itu, pelatih Kim Sang-sik tampaknya masih berjuang menemukan komposisi lini belakang yang memuaskan.
Opsi Tambahan untuk Indonesia
Kekhawatiran Vietnam bukan tanpa dasar. Saat menghadapi Kamboja, Indonesia belum menurunkan seluruh kekuatan terbaiknya. Ragnar Oratmangoen tidak dimainkan, sementara Marselino Ferdinan masih menjalani pemulihan kondisi sehingga belum masuk daftar pemain pada laga pembuka.
Hal ini berarti John Herdman masih memiliki sejumlah opsi tambahan yang bisa dimanfaatkan ketika menghadapi Vietnam pada laga ketiga Grup A. Kehadiran pemain-pemain kunci tersebut bisa mengubah keseimbangan pertandingan.
Kelemahan Vietnam yang Bisa Dieksploitasi
Di sisi lain, Vietnam memang mengawali turnamen dengan hasil lebih mencolok setelah membantai Timor Leste 7-0. Namun, menurut Tuoitre, kemenangan besar tersebut belum sepenuhnya menutupi kelemahan di sektor pertahanan.
Pertandingan antara Indonesia dan Vietnam di laga ketiga Grup A akan menjadi ujian nyata bagi kedua tim. Indonesia dengan potensi pemain cadangan yang belum tampil, sementara Vietnam dengan pertahanan yang masih perlu perbaikan.