Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bola

Media Vietnam Sindir Skuad Timnas Indonesia Pakai Bendera Belanda, Warganet: Terlihat Iri

Daniel Taylor - faktanaya.com 3 mins baca

The Thao247, portal olahraga Vietnam, kembali menjadi sorotan setelah mempublikasikan konten yang menampilkan bendera Belanda pada pemain naturalisasi Timnas

Media Vietnam Sindir Skuad Timnas Indonesia Pakai Bendera Belanda, Warganet: Terlihat Iri

Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia Soal Bendera Belanda

Faktanaya.com – The Thao247, portal olahraga Vietnam, kembali menjadi sorotan setelah mempublikasikan konten yang menampilkan bendera Belanda pada pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Unggahan ini muncul tepat sebelum laga kedua babak grup Piala AFF 2026 antara Indonesia dan Vietnam. Kontroversi sederhana namun efektif ini memicu diskusi hangat di kalangan penggemar sepak bola regional.

Detail Kontroversi Bendera pada Susunan Pemain

Kasus ini bermula setelah Timnas Indonesia mencatatkan kemenangan gemilang dengan skor 5-1 atas Kamboja pada Senin, 27 Juli 2026. The Thao247 mempublikasikan formasi 4-3-3 yang digunakan pelatih John Herdman dalam laga tersebut melalui akun Instagram resmi mereka. Yang menarik perhatian publik adalah penempatan bendera-bendera kecil di samping nama-nama pemain.

Enam pemain naturalisasi Indonesia diberi label bendera Belanda, yaitu Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Marc Klok, dan Thom Haye. Mitchell Baker, yang berasal dari Australia, mendapat perlakuan berbeda dengan bendera Australia di samping namanya. Penempatan bendera ini menjadi bahan perbincangan karena tidak semua pemain naturalisasi mendapat label negara asal yang sama.

Apresiasi Media Vietnam terhadap Kekuatan Garuda

Di balik sorotan negatif, media Vietnam sebenarnya memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Timnas Indonesia. Mereka mengakui bahwa skuad Garuda memiliki komposisi pemain yang sangat kuat, bahkan ketika hanya menurunkan tim lapis kedua untuk menghadapi Kamboja.

Meskipun hanya tim B (atau lapis kedua), Timnas Indonesia tetap membawa lebih dari 10 pemain naturalisasi berkualitas tinggi ke ASEAN Championship 2026.

Analisis mendalam dari The Thao247 menunjukkan bahwa John Herdman masih mengandalkan lebih dari 10 pemain naturalisasi berkelas dunia. Selain enam pemain yang mendapat bendera Belanda, keberadaan Ragnar Oratmangoen dan Jens Raven juga disebutkan sebagai bukti kedalaman skuad Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki cadangan berkualitas yang siap kapan saja dibutuhkan.

Respons Warganet Indonesia yang Memanas

Netizen Indonesia tidak tinggal diam terhadap unggahan tersebut. Banyak yang merasa bahwa penyematan bendera Belanda untuk pemain naturalisasi merupakan tindakan yang kurang tepat. Mereka menekankan bahwa pemain seperti Thom Haye dan Mitchell Baker telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia dan memiliki status penuh sebagai pemain Timnas Indonesia.

Harus banget ngeditnya selalu dikasih bendera Holland gitu. Terlihat iri sekali kau.

Mereka punya darah Indonesia, tidak seperti Vietnam yang sepenuhnya brasil.

Komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa warganet merasa media Vietnam sengaja menyoroti latar belakang para pemain naturalisasi. Beberapa netizen bahkan menyebut bahwa sikap ini terlihat seperti bentuk kecemburuan terhadap kemajuan sepak bola Indonesia.

Antisipasi Laga Indonesia versus Vietnam

Media Vietnam juga memanfaatkan momen ini untuk mengajak publik mereka memprediksi hasil pertandingan yang akan berlangsung pada 3 Agustus 2026. Dengan adanya kontroversi bendera ini, laga antara Indonesia dan Vietnam diprediksi akan menjadi lebih menarik dan penuh emosi. Kedua tim akan berusaha membuktikan keunggulan masing-masing di lapangan hijau.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana media regional dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap tim nasional. Meskipun tujuannya mungkin sederhana, yaitu menarik perhatian pembaca, namun dampaknya bisa jauh lebih besar dari yang diharapkan. Timnas Indonesia kini harus siap menghadapi tekanan tambahan dari media asing selain tantangan di lapangan.

Ikut berdiskusi