Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bola

Ketum PSSI: China Ikut Berebut Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Elizabeth Thomas - faktanaya.com 2 mins baca

Jakarta, VIVA – Erick Thohir, yang menjabat sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, menyampaikan bahwa Indonesia bukanlah satu-satunya

Ketum PSSI: China Ikut Berebut Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

PSSI: China dan Hong Kong Bersaing dengan Indonesia untuk Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Faktanaya.com – Jakarta, VIVA – Erick Thohir, yang menjabat sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, menyampaikan bahwa Indonesia bukanlah satu-satunya kandidat untuk menjadi tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup. Selain Hong Kong, Tiongkok juga telah resmi mengajukan diri sebagai penyelenggara kompetisi bergengsi tersebut.

Proses Seleksi Masih Berlangsung

Meskipun ada beberapa negara yang menunjukkan minat, Erick belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai tahapan penunjukan tuan rumah. Saat ini, pihak-pihak terkait masih dalam tahap pembahasan host agreement, sehingga belum ada pengumuman resmi yang bisa disampaikan kepada masyarakat.

“Saya belum bisa berkomentar karena kami masih menyelesaikan negosiasi host agreement. Kalau sudah selesai dan disepakati, FIFA yang akan mengumumkan,” kata Erick Thohir saat ditemui wartawan di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Erick menegaskan bahwa Indonesia tidak ditunjuk secara langsung, melainkan melalui proses seleksi yang kompetitif. Beberapa negara telah menunjukkan ketertarikan untuk menjadi penyelenggara, termasuk Tiongkok.

“Banyak negara yang menginginkannya, termasuk Tiongkok. Indonesia juga mengajukan diri,” ujarnya.

Keuntungan Menjadi Tuan Rumah

Erick menilai bahwa menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup memberikan manfaat yang sangat besar. Selain meningkatkan visibilitas sepak bola nasional, penyelenggara tidak perlu memikul beban biaya operasional utama karena seluruh kebutuhan turnamen ditanggung oleh FIFA.

FIFA akan memberikan hadiah juara senilai 1 juta dolar AS. Selain itu, badan sepak bola dunia tersebut juga membiayai match fee, akomodasi hotel, transportasi seluruh peserta, hingga berbagai kebutuhan operasional selama turnamen berlangsung.

“FIFA benar-benar berinvestasi dalam turnamen ini,” ucap Erick.

Format dan Jadwal Turnamen

Mengenai format penyelenggaraan, Erick memperkirakan FIFA ASEAN Cup akan digelar setiap empat tahun sekali. Namun, ia menyebut jadwal tersebut masih mengacu pada konsep awal dan dapat berubah sesuai keputusan FIFA.

“Sepertinya empat tahun sekali. Acuannya Arab Cup, meski Arab Cup memiliki kalender yang lebih fleksibel,” katanya.

Sebelumnya, wacana penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup mendapat perhatian karena turnamen tersebut diproyeksikan menjadi kompetisi resmi baru di kawasan Asia Tenggara di bawah naungan FIFA. Hingga kini, FIFA belum mengumumkan negara yang akan dipercaya menjadi tuan rumah edisi perdana.

Ikut berdiskusi