Skip to content
Fresh Desk
Agustus 5, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Nasional

Menko Polkam Minta Penyebar Hoaks Ditindak Tegas: Tidak Ada Kompromi!

Richard Garcia - faktanaya.com 2 mins baca

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bertindak keras terhadap

Menko Polkam Minta Penyebar Hoaks Ditindak Tegas: Tidak Ada Kompromi!

Menko Polkam Tekankan Penindakan Tegas bagi Penyebar Hoaks: Nol Kompromi

Faktanaya.com – Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bertindak keras terhadap individu yang menyebarkan informasi palsu maupun fitnah terkait situasi nasional terkini. Pernyataan ini dilontarkan setelah Djamari memimpin pertemuan koordinasi dengan sejumlah pejabat tinggi negara.

Rapat Koordinasi dengan Pejabat Tertinggi

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kemenko Polkam pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Hadir dalam pertemuan tersebut Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kepala BIN Herindra. Fokus utama diskusi adalah memastikan stabilitas keamanan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Dalam konferensi pers setelah rapat, Djamari menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolri dan Jaksa Agung. Langkah konkret akan diambil apabila ditemukan pelanggaran pidana yang mengganggu ketertiban umum.

“Kami berusaha untuk juga melihat kalaupun nanti terjadi hal-hal semacam itu (gangguan kemanan) dan masuk dalam kategori pelanggaran-pelanggaran pidana. Kami tadi sudah bicara dengan Pak Kapolri dan Bapak Jaksa Agung, itu kita tindak,” kata Djamari.

Tidak Ada Ruang untuk Kompromi

Menteri Koordinator ini menekankan bahwa pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkan hoaks demi menciptakan ketidakstabilan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Tindakan hukum harus diberikan kepada para pelaku agar menjadi pelajaran bagi yang lain. Penegakan hukum dalam konteks ini dilakukan tanpa kompromi sama sekali.

“Dalam penegakan hukum semacam itu tentunya kami tidak ada kompromi. Begitu dia mengganggu kepentingan masyarakat luas, kita lakukan tindakan-tindakan yang sangat terukur. Tidak bisa berlanjut begitu terus, dan kepada siapa pun yang sering berbuat seperti itu sadarlah,” tutur dia.

Peringatan untuk Masyarakat

Diamari juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berita bohong. Apabila tidak ditanggapi dengan serius, hoaks dapat mencemari pikiran publik dan berpotensi memicu rasa benci di kalangan masyarakat.

“Apabila itu sampai dengan betul-betul mempolusi, membuat pikiran anak-anak bangsa akan muncullah orang-orang yang pesimis melihat bangsa ini. Padahal tidak seperti itu, tidak seperti itu. Mari kita ajarkan kepada bangsa supaya bangsa kita betul-betul tegar menghadapi yang seperti ini,” ungkapnya.

Langkah tegas dari pemerintah diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif dan meminimalisir dampak negatif dari penyebaran informasi tidak akurat di tengah masyarakat.

Frequently Asked Questions

What is Menko Polkam Minta Penyebar Hoaks Ditindak?

Menko Polkam Minta Penyebar Hoaks Ditindak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menko Polkam Minta Penyebar Hoaks Ditindak matter?

Menko Polkam Minta Penyebar Hoaks Ditindak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Ikut berdiskusi