Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Nasional

BRIN Jawab Kekhawatiran Kebocoran Data dalam Proyek Satelit Lampung-1

Elizabeth Thomas - faktanaya.com 3 mins baca

Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menjawab kekhawatiran publik mengenai potensi kebocoran data dalam proyek satelit Lampung-1

BRIN Jawab Kekhawatiran Kebocoran Data dalam Proyek Satelit Lampung-1

BRIN Jawab Kekhawatiran Kebocoran Data Proyek Satelit Lampung-1

Faktanaya.com – Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menjawab kekhawatiran publik mengenai potensi kebocoran data dalam proyek satelit Lampung-1. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala BRIN, Arif Satria, yang menegaskan bahwa seluruh mekanisme keamanan informasi telah dirancang untuk melindungi kepentingan nasional Indonesia. Langkah ini diambil setelah muncul berbagai spekulasi terkait keterlibatan China dalam pengembangan satelit tersebut.

Menurut Arif Satria, koordinasi intensif telah dilakukan antara BRIN, Pemerintah Provinsi Lampung, serta berbagai otoritas nasional lainnya. Proses pembahasan ini mencakup evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyimpanan data, protokol keamanan siber, dan aspek legal yang mengatur pertukaran informasi antar negara. Semua pihak sepakat bahwa data sensitif Indonesia tidak akan bocor ke pihak luar.

“Memang Pemerintah Lampung dan juga berbagai pemegang otoritas yang ada di Indonesia sudah koordinasi dengan BRIN. BRIN termasuk yang terlibat dalam proses itu, dan itu pula yang kemarin sudah didiskusikan bagaimana soal keamanan data dan lain sebagainya,” jelas Arif di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis.

Otoritas Penuh BRIN atas Penyimpanan Data

Arif Satria secara tegas menegaskan bahwa BRIN akan memegang otoritas penuh dalam pengelolaan dan penyimpanan data proyek satelit Lampung-1. Hal ini menjadi jaminan bagi masyarakat bahwa informasi strategis tidak akan keluar dari kendali Indonesia. Meskipun teknologi dan infrastruktur berasal dari mitra internasional, keputusan akhir tetap berada di tangan BRIN sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab.

“Tetapi yang jelas semua terkait dengan soal penyimpanan data dan lain sebagainya yang untuk Indonesia itu BRIN yang akan memiliki otoritas. Insyaallah aman,” ujarnya.

Persiapan Peluncuran Satelit BRIN NEO-1

Selain fokus pada keamanan data satelit Lampung-1, BRIN juga sedang mempersiapkan peluncuran satelit buatan dalam negeri bernama BRIN NEO-1. Satelit ini dijadwalkan akan mengorbit pada awal tahun 2027 dan diproduksi sepenuhnya di pabrik yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Kehadiran satelit ini menjadi bukti nyata kemajuan teknologi antariksa Indonesia.

“Nah tetapi yang paling penting lagi kita Insyaallah juga akan launching satelit juga BRIN, BRIN NEO-1 itu produksi BRIN sendiri, pabriknya ada di Bogor. Segera kita akan launching awal 2027,” katanya.

Misi Satelit Lampung-1 dan Peluncuran Bersejarah

Perusahaan antariksa komersial asal China, STAR.VISION, berhasil meluncurkan dua satelit, yaitu oriental smart eye (OSE) Hyperspectral-01 dan Hyperspectral-02, ke orbit yang telah ditentukan. Peluncuran ini dilakukan pada Rabu pagi, 5 Agustus, menggunakan roket pengangkut Jielong-3 Y12 dari perairan lepas pantai Kota Haiyang, Provinsi Shandong, China timur.

Satelit OSE Hyperspectral-01 dikembangkan secara kolaboratif oleh STAR.VISION, Universitas Wuhan, dan sejumlah institusi terkait. Di antaranya termasuk Pemerintah Provinsi Lampung dari Indonesia. Satelit yang diberi nama “Lampung-1” oleh pihak Indonesia ini mengemban misi kerja sama antara Indonesia dan China dalam bidang aplikasi penginderaan jauh, kecerdasan buatan (AI), serta pengembangan kapasitas antariksa.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Proyek Satelit Lampung-1

1. Apakah data satelit Lampung-1 akan disimpan di Indonesia? Ya, BRIN memegang otoritas penuh dan seluruh data akan disimpan di Indonesia sesuai kesepakatan yang telah dibuat.

2. Kapan peluncuran satelit BRIN NEO-1 direncanakan? Satelit BRIN NEO-1 dijadwalkan akan diluncurkan pada awal tahun 2027 dari pabrik di Bogor.

3. Siapa saja mitra internasional dalam proyek satelit Lampung-1? Mitra utama adalah STAR.VISION dari China, bersama dengan Universitas Wuhan dan berbagai institusi lainnya.

4. Apa saja misi utama satelit Lampung-1? Satelit ini bertugas dalam aplikasi penginderaan jauh, kecerdasan buatan (AI), dan pengembangan kapasitas antariksa Indonesia.

5. Bagaimana BRIN menjamin keamanan data dari kebocoran? BRIN telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai otoritas nasional dan menetapkan mekanisme keamanan data yang ketat sebelum peluncuran.

Ikut berdiskusi