Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bisnis

Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM Penyandang Disabilitas Ciptakan Produk Berkualitas TInggi

Daniel Taylor - faktanaya.com 3 mins baca

Jakarta, VIVA – Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 kembali menjadi ajang penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menunjukkan potensi

Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM Penyandang Disabilitas Ciptakan Produk Berkualitas TInggi

Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM Disabilitas di IFW 2026

Faktanaya.com – Jakarta, VIVA – Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 kembali menjadi ajang penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menunjukkan potensi dan kreativitas mereka. Dalam edisi kali ini, Pertamina Patra Niaga hadir dengan program khusus yang mendorong UMKM penyandang disabilitas untuk menciptakan produk berkualitas tinggi. Inisiatif ini tidak hanya memberikan ruang bagi kelompok marginal, tetapi juga memperkuat narasi inklusi sosial dalam industri kreatif nasional.

Pertamina Patra Niaga sebagai salah satu anak perusahaan energi terbesar di Indonesia telah lama berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui berbagai program pembinaan, perusahaan ini berhasil mengidentifikasi dan mengembangkan potensi UMKM yang memiliki nilai tambah tinggi. Salah satu fokus utamanya adalah mendukung pelaku usaha dari kalangan penyandang disabilitas agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Kolaborasi dengan UMKM Lokal

Di booth Pertamina Patra Niaga, dua UMKM unggulan dipamerkan dengan bangga. Narita Shibori, yang berasal dari Bandung, menampilkan koleksi busana hasil kerja sama dengan anak-anak berkebutuhan khusus dari Rumah Hasanah Bandung serta SLB Negeri 4 Jakarta. Setiap produk yang dihasilkan mencerminkan kombinasi antara estetika visual dan nilai kemanusiaan yang mendalam.

Sementara itu, Dara Baro dari Aceh membawa konsep fashion berkelanjutan ke dalam pameran. UMKM ini mengolah limbah kain wastra Nusantara—termasuk jumputan, tenun, dan batik—menggunakan teknik boro dari Jepang. Proses menjahit dan menambal ulang kain bekas menjadi busana baru ini tidak hanya menciptakan produk yang indah, tetapi juga ramah lingkungan. Kedua UMKM ini menjadi bukti nyata bahwa Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM untuk berkembang secara berkelanjutan.

Pendampingan dan Perluasan Program

Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga, Siti Zahra Aghnia, mengunjungi booth perusahaan pada Minggu (2/8/2026) dan menyampaikan apresiasinya terhadap hasil kerja sama yang telah dicapai. Ia menekankan bahwa produk-produk ini memiliki nilai yang sangat luar biasa karena mampu memberdayakan kelompok-kelompok hebat di masyarakat.

Produk-produk ini memiliki nilai yang sangat luar biasa karena mampu memberdayakan kelompok-kelompok hebat di masyarakat. Ada karya dari saudara-saudara kita penyandang disabilitas, yang tak hanya menarik untuk digunakan sehari-hari, tetapi juga membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu menghasilkan karya berkualitas tinggi. Ini adalah bukti nyata bagaimana sebuah produk bisa memberi manfaat dan melanjutkan penghidupan banyak orang, ujar Siti Zahra, dikutip dari keterangannya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Siti Zahra juga menambahkan bahwa program pendampingan UMKM akan terus diperluas. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pihak, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan. Program pembinaan yang telah dijalankan tidak sekadar membuka akses pasar bagi UMKM lokal, tetapi juga memperkuat pondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Program pemberdayaan UMKM penyandang disabilitas oleh Pertamina Patra Niaga memberikan dampak ganda, baik secara sosial maupun ekonomi. Dari sisi sosial, program ini mengurangi stigma terhadap penyandang disabilitas dan menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan setara dengan masyarakat umum. Sementara dari sisi ekonomi, produk-produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang kompetitif di pasar.

Keberhasilan program ini juga menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk mengikuti jejak Pertamina Patra Niaga. Dengan terus mendukung UMKM lokal, perusahaan energi ini berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

FAQ: Pertamina Patra Niaga dan UMKM Disabilitas

Apa itu program Pertamina Patra Niaga untuk UMKM penyandang disabilitas?

Program ini adalah inisiatif Pertamina Patra Niaga untuk membina dan memberdayakan UMKM yang dikelola oleh penyandang disabilitas. Program mencakup pelatihan, pendampingan produksi, dan akses pasar melalui pameran seperti IFW 2026.

UMKM apa saja yang menjadi mitra binaan Pertamina Patra Niaga?

Salah satu mitra binaan adalah Narita Shibori dari Bandung dan Dara Baro dari Aceh. Kedua UMKM ini fokus pada produk fashion dengan nilai sosial dan lingkungan yang tinggi.

Berapa lama program pembinaan UMKM berjalan?

Program pembinaan telah berjalan selama beberapa tahun dan terus diperluas ke wilayah-wilayah baru di seluruh Indonesia untuk menjangkau lebih banyak UMKM.

Bagaimana cara UMKM penyandang disabilitas bisa bergabung dengan program ini?

UMKM penyandang disabilitas dapat mendaftar melalui portal resmi Pertamina Patra Niaga atau menghubungi kantor perwakilan perusahaan di wilayah masing-masing untuk informasi lebih lanjut.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai program pemberdayaan UMKM, kunjungi VIVA Bisnis atau VIVA Brand.

Ikut berdiskusi