Legenda Manchester United Protes Gol Pemecah Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026: Harusnya Tidak Disahkan
Legenda Manchester United Protes Gol Pemecah Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026: Harusnya Tidak Disahkan Legenda Manchester United Protes Gol Pemecah
Legenda Manchester United Protes Gol Pemecah Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026: Harusnya Tidak Disahkan
Legenda Manchester United Protes Gol Pemecah – Peter Schmeichel, mantan penjaga gawang Manchester United, menyuarakan keberatannya terhadap gol yang menjadi rekor baru Lionel Messi dalam sejarah Piala Dunia. Ia menilai, tendangan yang mencetak gol tersebut seharusnya tidak dianggap sah.
Di pertandingan antara Argentina melawan Austria pada 23 Juni 2026, Messi kembali memperkuat kehadirannya di kancah internasional. Gol pertamanya dalam laga ini membawa catatan golnya menyamai rekor Miroslav Klose, yang sebelumnya mengukir 16 gol di kompetisi ini.
Saat pertandingan baru berjalan sembilan menit, Messi mampu mencetak gol dari tendangan bebas. Tendangan ini berasal dari umpan tarik Facundo Medina, di mana Messi muncul dari belakang dan melepaskan tembakan ke pojok kiri bawah gawang Alexander Schlager.
Gol tersebut memecahkan rekor sepanjang sejarah Piala Dunia, memindahkan Messi dari posisi setara Klose ke peringkat baru. Namun, Schmeichel menekankan bahwa aspek keputusan wasit dalam menyetujui gol ini perlu diperdebatkan.
Protes atas Kesalahan Wasit
Menurut Schmeichel, terdapat pelanggaran yang jelas dilakukan Alexis Mac Allister sebelum Messi mencetak gol. Ia berpendapat, tendangan bebas yang diberikan kepada Messi adalah hasil dari kesalahan wasit, sehingga seharusnya gol tersebut dibatalkan.
“Berpikir tentang bagaimana mereka mendapatkan penalti; tendangan ini melalui celah Xaver Schlager,” kata Schmeichel dalam wawancara dengan Give Me Sport.
Legenda Denmark ini menambahkan, “Ini adalah sebuah tendangan bebas, Mac Allister telah menendang seorang pemain. Itu seharusnya tendangan bebas,” ujarnya.
Schmeichel menilai VAR wajib turun tangan dalam situasi ini, karena keputusan wasit berdampak langsung pada pencapaian rekor Messi. “VAR harusnya menganulirnya. Ini adalah kesalahan yang jelas dan nyata dari wasit,” tegasnya.
Setelah gol pertama, Argentina kembali mencetak skor di masa injury time babak kedua. Gol kedua mereka memperbesar keunggulan menjadi 2-0, membawa total catatan Messi mencapai 18 gol di Piala Dunia.