Metro

Tak Cuma Ratusan Senapan, Polisi Temukan Lagi Amunisi dan Sparepart Senjata di Sekolah Swasta Jaksel Saat Olah TKP

6a79ea4fb4e15-kanit-krimum-reskrim-jaksel-ipda-alpino-de-tech-tengah_gemini_1265_711

Tak Cuma Ratusan Senapan Polisi: Temuan Baru di Sekolah Swasta Jaksel

Faktanaya.com – Tak Cuma Ratusan Senapan Polisi yang berhasil diamankan, tim Puslabfor Polri kembali melakukan penelusuran mendalam di gudang sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Operasi olah tempat kejadian perkara (TKP) ini menghasilkan temuan tambahan yang signifikan. Sebanyak 30 item berhasil dikumpulkan, meliputi amunisi, sparepart senjata, dan berbagai perlengkapan terkait. Proses ini merupakan kelanjutan dari operasi besar sebelumnya yang mengejutkan publik.

Proses Pemeriksaan Mendetail oleh Tim Khusus

Ipda Alpino de Tech, Kepala Unit Kriminal Umum Reserse Kriminal Polrez Metro Jakarta Selatan, memberikan penjelasan komprehensif mengenai temuan terbaru. “Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor, yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan sparepart-nya,” jelas Alpino saat memberikan keterangan pers pada Selasa, 11 Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan secara sistematis untuk memastikan tidak ada item yang terlewat.

Langkah kepolisian ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan. Dua tim Puslabfor ditugaskan khusus untuk melakukan uji sampel DNA serta verifikasi berbagai barang yang ditemukan. Fokus utama pemeriksaan mencakup senjata api, senjata angin, amunisi, serta komponen tambahan dari senjata tersebut. Setiap item dicatat dan didokumentasikan dengan cermat.

“Hasil temuannya masih sama, ada airsoft gun, ada juga amunisi, ada juga magasin airsoft gun, dan sparepart dari senjata, contohnya sasaran tembak dan gagang senjata,” kata Alpino dengan tegas.

Setelah proses olah TKP selesai, polisi berhasil mengumpulkan sisa-sisa senjata dan amunisi yang akan dibawa untuk pendalaman kasus lebih lanjut. Dalam pemeriksaan ini, tim menelusuri tiga ruangan penting, yaitu ruangan eks Ketua Pengurus Yayasan, ruangan Sekretaris, dan ruangan Sarana Prasarana Yayasan. Setiap ruangan diperiksa dengan teliti untuk memastikan tidak ada temuan yang terlewat.

Kolaborasi Multi-Instansi dan Latar Belakang Kasus

Alpino menambahkan bahwa ketiga ruangan tersebut sebelumnya juga telah diperiksa oleh piket Reskrim. Namun, pemeriksaan bersama Puslabfor dilakukan untuk memberikan kepastian dan menghilangkan kekhawatiran dari pihak guru, wali murid, maupun orang tua siswa. “Tiga ruangan sudah kami lakukan pemeriksaan,” tegasnya. Kehadiran berbagai instansi menunjukkan komitmen bersama dalam menangani kasus ini secara komprehensif.

Operasi ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Inafis, Puslabfor, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang hadir di lokasi. Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menangani kasus ini secara komprehensif. Setiap pihak memberikan kontribusi sesuai dengan keahlian masing-masing.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah berhasil mengungkap identitas pemilik senjata yang ditemukan di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, senjata api tersebut merupakan milik seseorang dengan inisial DS yang telah meninggal dunia pada tahun 2020. Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa dari total barang yang diamankan, hanya satu pucuk yang merupakan senjata api. Sementara itu, 995 pucuk lainnya dipastikan merupakan senapan angin.

Implikasi bagi Keamanan Sekolah

Temuan ini memberikan dampak positif bagi kepercayaan masyarakat terhadap keamanan lingkungan sekolah. Tak Cuma Ratusan Senapan Polisi yang menjadi sorotan, namun amunisi dan sparepart yang ditemukan juga menunjukkan adanya penyimpanan senjata yang terorganisir. Proses verifikasi yang dilakukan secara menyeluruh memastikan bahwa semua item telah tercatat dengan benar.

Kepolisian terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan tidak ada item berbahaya yang tersisa di lokasi. Wali murid dan orang tua siswa merasa lebih tenang setelah mengetahui bahwa proses pemeriksaan telah dilakukan secara profesional dan transparan. Kehadiran KPAI dan Dinas Pendidikan juga memberikan jaminan bahwa kepentingan anak-anak menjadi prioritas utama.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Temuan Senjata di Sekolah Jaksel

Berapa total item yang ditemukan dalam operasi kali ini? Sebanyak 30 item berhasil dikumpulkan, meliputi amunisi, sparepart senjata, dan perlengkapan terkait lainnya.

Siapa pemilik senjata api yang ditemukan? Senjata api tersebut merupakan milik seseorang dengan inisial DS yang telah meninggal dunia pada tahun 2020.

Apakah semua senjata yang ditemukan adalah senapan angin? Tidak, dari total 996 pucuk senjata, hanya satu pucuk yang merupakan senjata api. Sementara itu, 995 pucuk lainnya dipastikan merupakan senapan angin.

Instansi apa saja yang terlibat dalam operasi ini? Operasi melibatkan tim gabungan dari Inafis, Puslabfor, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Bagaimana proses pemeriksaan dilakukan? Dua tim Puslabfor ditugaskan khusus untuk melakukan uji sampel DNA serta mengecek keberadaan berbagai barang yang berpotensi berbahaya. Pemeriksaan mencakup tiga ruangan penting di lokasi sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *