Kematian Siswi 14 Tahun di Jalur Rel Jurangmangu Masih Menjadi Misteri
Faktanaya.com – Tangerang Selatan, VIVA – Keluarga yang berduka mengiringi prosesi pemakaman seorang siswi berusia 14 tahun. Anak tersebut meninggal dunia setelah tertabrak kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Banten.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin sore, 10 Agustus 2026. Petugas keamanan stasiun menerima laporan pertama kali mengenai seorang perempuan yang berada di jalur rel sekitar pukul 16.43 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi mata, korban yang berinisial AP saat itu berada di peron. KRL yang datang dari arah Tanah Abang sedang memasuki stasiun. Tiba-tiba, petugas melihat korban terjatuh ke jalur kereta.
Sebelumnya, insiden ini sempat mengganggu perjalanan KRL di Jurangmangu. Korban diketahui merupakan siswi SMA kelas 10 yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas.
Prosesi Pemakaman dan Tanggapan Polisi
AP dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Marabunta, Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Sebelumnya, jenazah disalatkan di Masjid At Taqwa yang terletak di Kompleks Pertamina, Pondok Ranji, Ciputat Timur.
Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Polisi Bambang Askar Sodiq, menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Sementara saya baru kelar menyolatkan Almarhumah di Masjid At Taqwa. Disholatkan di Masjid At Taqwa Kompleks Pertamina Pondok Ranji Ciptim dan dimakamkan di TPU Marabunta Pondol Ranji. Pertama ucapan bela sungkawa terhadap keluarga almarhumah dan kita doakan agar almarhumah diterima disisi Allah dan diberikan tempat terbaik disisi-Nya,” kata Bambang, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.
Petugas stasiun segera melakukan evakuasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Polsek Ciputat Timur bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tangerang Selatan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Penyelidikan Masih Berjalan
Dari pemeriksaan awal, korban ditemukan mengalami luka pada bagian kepala. Namun, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian maupun bagaimana korban bisa berada di jalur rel.
Kapolres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Boy Jumalolo, menjelaskan bahwa polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi hingga penyebab korban bisa berada di jalur perjalanan KRL.
Hingga kini, Polsek Ciputat Timur masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa serta penyebab meninggalnya AP. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Siswi 14 Tahun Tewas Tertabrak KRL?
Siswi 14 Tahun Tewas Tertabrak KRL is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Siswi 14 Tahun Tewas Tertabrak KRL matter?
Siswi 14 Tahun Tewas Tertabrak KRL matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

