Nasional

Eks Menag Yaqut: Uang Negara Mana yang Berkurang dari Proses Pembagian Kuota Haji

6a7b2d3a6b58f-eks-menag-yaqut-cholil-qoumas_gemini_1265_711-1

Eks Menag Yaqut Tuntut Kejelasan Kerugian Negara Kasus Kuota Haji

Faktanaya.com – Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas kembali menjadi sorotan publik setelah ia menyampaikan keberatan keras terhadap dakwaan yang menjeratnya dalam perkara dugaan korupsi kuota haji Indonesia periode 2023–2024. Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, mantan Menteri Agama itu meminta agar jaksa penuntut umum mengurai secara transparan dan terperinci komponen kerugian negara yang dituduhkan kepadanya.

“Tidak dijelaskan pula uang negara mana yang berkurang dari proses pelaksanaan pembagian kuota ini dan seterusnya. Ini harus dibuktikan secara terang benderang.”

Kelemahan Dakwaan Menurut Eks Menag Yaqut

Dalam pembelaannya, Eks Menag Yaqut menilai bahwa surat dakwaan yang disusun jaksa mengandung cacat substansial. Ia menyebut dakwaan tersebut tidak jelas, tidak cermat, dan tidak lengkap dalam menggambarkan mekanisme kerugian keuangan negara. Angka Rp622,09 miliar yang disebut sebagai total kerugian, menurutnya, hanya muncul sebagai angka mentah tanpa disertai penjelasan metodologi penghitungan maupun rincian pos anggaran yang terdampak.

Lebih lanjut, Yaqut menyoroti bahwa dakwaan mencampuradukkan ranah kebijakan tingkat menteri dengan kebijakan teknis yang secara normatif menjadi kewenangan direktur jenderal. Ia menegaskan bahwa pembagian kuota haji merupakan bagian integral dari kebijakan pemerintah secara keseluruhan, bukan sekadar keputusan individual satu pejabat.

Pembelaan Diri dan Sikap terhadap Proses Hukum

Mantan pejabat kementerian agama itu menegaskan bahwa selama masa jabatannya ia tidak pernah memberikan instruksi kepada bawahan untuk melakukan praktik korupsi, jual beli kuota haji, maupun pelonggaran aturan yang berlaku. Justru sebaliknya, ia mengklaim selalu menekankan larangan terhadap segala bentuk tindakan koruptif dalam setiap rapat dan arahan internal.

“Tidak ada, saya tidak pernah melakukan itu. Yang saya tekankan malah sebaliknya, tidak boleh ada tindakan koruptif.”

Y

Frequently Asked Questions

What is Eks Menag Yaqut?

Eks Menag Yaqut is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Eks Menag Yaqut matter?

Eks Menag Yaqut matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *