Bisnis

QRIS Makin Jadi Andalan, Transaksi Melejit 82,42 Persen dalam Setahun

627487a35c6a1-fitur-quick-response-code-indonesian-standard-qris-yang-tersedia-di-brimo_1265_711

QRIS Catat Lonjakan Transaksi 82,42 Persen dalam Satu Tahun

Faktanaya.com – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa volume transaksi berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Juli 2026 melonjak 82,42 persen secara tahunan (year-on-year). Angka ini menegaskan bahwa kode respons cepat buatan dalam negeri telah menjadi tulang punggung aktivitas pembayaran digital di Tanah Air.

Ekosistem Pembayaran Digital Tumbuh Serentak

Lonjakan QRIS tidak berdiri sendiri. Secara keseluruhan, BI mencatat total transaksi pembayaran digital menembus 5,50 miliar transaksi pada Juli 2026, naik 28,69 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kanal lain turut mencatat kenaikan: transaksi via internet tumbuh 9,39 persen secara tahunan, sedangkan transaksi melalui aplikasi mobile melonjak 24,25 persen secara tahunan.

Perluasan basis pengguna maupun jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS menjadi pendorong utama akselerasi tersebut. Aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin bergantung pada layanan digital memperkuat tren ini dari sisi permintaan.

Kebijakan MDR Nol Persen untuk Transaksi Kecil

Sebagai respons atas ekspansi QRIS, BI menyiapkan aturan baru berupa Merchant Discount Rate (MDR) sebesar 0 persen untuk transaksi bernominal hingga Rp100.000. Kebijakan ini dijadwalkan berlaku efektif mulai 1 Oktober 2026.

MDR sendiri merupakan biaya yang dipungut dari merchant setiap kali terjadi pembayaran melalui QRIS. Dengan penerapan tarif nol persen pada batas nominal tertentu, merchant tidak lagi menanggung biaya tersebut untuk transaksi bernilai sampai Rp100.000. BI menegaskan akan memperkuat kesiapan industri guna memperluas implementasi kebijakan ini.

Sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030

Langkah digitalisasi pembayaran yang ditempuh BI merupakan bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030. Otoritas moneter menyatakan bahwa penguatan sistem pembayaran digital diarahkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi, memperluas ruang aktivitas ekonomi digital, serta memperdalam inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.

Penguatan kebijakan sistem pembayaran ini juga menjadi salah satu pilar bauran kebijakan BI dalam mendorong daya saing ekonomi nasional di era transformasi digital.

Frequently Asked Questions

What is QRIS Makin Jadi Andalan Transaksi Melejit 82?

QRIS Makin Jadi Andalan Transaksi Melejit 82 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does QRIS Makin Jadi Andalan Transaksi Melejit 82 matter?

QRIS Makin Jadi Andalan Transaksi Melejit 82 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *