Metro

Polda Metro Ungkap Nasib Rekening AMPB Supriyono, Rp80,9 Juta Dijamin Tak Berkurang

6a8bcc752877b-kabid-humas-polda-metro-jaya-kombes-pol-budi-hermanto-kanan_gemini_1265_711

Uang Rp80,9 Juta di Rekening Supriyono Dijamin Utuh Jika Tidak Ada Unsur Pidana

Faktanaya.com – Polda Metro Jaya memberikan kepastian hukum atas nasib rekening milik Supriyono, yang dikenal dengan nama Botok dan menjabat Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Rekening tersebut, yang memuat dana pribadi serta donasi senilai Rp80,9 juta, hanya akan ditahan selama lima hari kerja untuk keperluan penyelidikan. Apabila tidak ditemukan indikasi tindak pidana, akses transaksi akan dipulihkan sepenuhnya pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Penundaan Transaksi Berbatas Waktu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menjelaskan bahwa surat permohonan penundaan transaksi telah berlaku sejak Jumat, 21 Agustus 2026, dan otomatis berakhir pada Jumat, 28 Agustus 2026. Selama periode tersebut, tim penyidik menelusuri setiap aliran dana yang tercatat di rekening guna memastikan tidak ada keterlibatan dengan tindak pidana.

“Surat permohonan penundaan transaksi tersebut berlaku selama 5 hari kerja, terhitung mulai hari Jumat tanggal 21 Agustus 2026 dan berakhir pada hari Jumat tanggal 28 Agustus 2026.”

Budi menegaskan bahwa penahanan rekening bukan tindakan permanen. Selama proses penyelidikan berlangsung dan tidak ditemukan pelanggaran pidana, pihak bank akan membuka kembali akses transaksi secara otomatis.

“Ya, kita melihat. Makanya kenapa penundaan transaksi itu diberi waktu 5 hari kerja. Pada saat dalam proses penyelidikan ini, tidak ditemukan pidana ya otomatis itu akan dibuka oleh pihak otoritas bank.”

Kemungkinan Perpanjangan Jika Ada Temuan Pidana

Walaupun demikian, aparat kepolisian tetap membuka ruang untuk memperpanjang penanganan apabila penyidik menemukan transaksi yang mengarah pada tindak pidana. Budi mencontohkan skenario seperti aliran dana yang sengaja digunakan untuk mengganggu keamanan Jakarta, maupun keterlibatan dengan judi online atau peredaran narkoba.

“Tapi apabila ditemukan ada pidana, misalnya, mohon maaf ada aliran rekening dari orang untuk sengaja membuat Jakarta tidak aman, ada lagi rekening-rekening itu masuk dari, mohon maaf dalam tanda kutip, judi online ataupun aliran narkoba, ini kan juga harus kita lihat.”

Bukan Penyitaan, Melainkan Penundaan Sementara

Budi juga meluruskan persepsi publik yang menyebut polisi telah menyita uang di rekening Supriyono. Menurutnya, langkah yang diambil penyidik murni berupa penundaan transaksi demi kepentingan penyelidikan, bukan perampasan aset. Ia menjamin bahwa apabila seluruh transaksi dinyatakan sehat, jumlah dana di rekening tidak akan berkurang satu rupiah pun.

“Kalau rekening itu, transaksi itu sehat, silakan. Selama 5 hari kerja akan dijamin untuk dibuka dan tidak berkurang satu rupiah pun.”

Sebelumnya, polemik sempat muncul setelah beredar kabar bahwa rekening Supriyono mengalami pemblokiran. Polda Metro Jaya kemudian memberikan klarifikasi resmi bahwa yang dilakukan hanyalah penundaan transaksi sementara dalam kerangka penyelidikan pidana.

Frequently Asked Questions

What is Polda Metro Ungkap Nasib Rekening AMPB?

Polda Metro Ungkap Nasib Rekening AMPB is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polda Metro Ungkap Nasib Rekening AMPB matter?

Polda Metro Ungkap Nasib Rekening AMPB matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *