Dexa Medica Dukung Program Pemerintah: 17.000 Warga di 12 Kota Terima Skrining Kesehatan Gratis
Faktanaya.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat, Dexa Medica kembali menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis OGB Merah. Pada Minggu, 23 Agustus 2026, pelaksanaan berlangsung di GOR Satria, Purwokerto, dan menjadi titik ke-23 dari rangkaian yang telah menyasar 12 kota di berbagai wilayah Indonesia. Ratusan warga hadir untuk menjalani pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, serta kolesterol, sekaligus mengikuti sesi edukasi dan konsultasi medis langsung tanpa dipungut biaya.
Kehadiran program ini bukan sekadar aktivitas sosial perusahaan. Melalui dukungan program pemerintah yang diwujudkan dalam bentuk skrining massal, Dexa Medica berupaya mempercepat deteksi dini penyakit tidak menular. Pendekatan promotif dan preventif yang diadopsi sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan pencegahan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan kesehatan publik.
Jejak Program Sejak 2024
PT Dexa Medica, melalui unit Dharma Dexa, telah menjalankan rangkaian skrining kesehatan secara berkelanjutan sejak tahun 2024. Hingga pertengahan Agustus 2026, total peserta yang telah menerima pemeriksaan gratis melampaui angka 17.000 orang. Setiap titik pelaksanaan dirancang agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dasar tanpa biaya, tanpa rujukan, dan tanpa hambatan administratif apa pun.
Strategi ini menempatkan Dexa Medica sebagai mitra aktif pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan preventif ke daerah-daerah yang selama ini minim akses skrining rutin. Dengan menjangkau 12 kota dalam satu siklus program, perusahaan menunjukkan konsistensi komitmen yang melampaui satu musim kampanye atau satu kegiatan seremonial singkat.
Pesan Manajemen dan Komitmen Berkelanjutan
Mateus Ramidi, Manager Dharma Dexa, menyampaikan bahwa pelaksanaan di Purwokerto merupakan kelanjutan dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendorong perilaku hidup sehat dan kesadaran pencegahan dini. Ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya urusan saat sudah jatuh sakit, melainkan tanggung jawab harian melalui deteksi dini dan pengelolaan faktor risiko secara mandiri.
“Cek Kesehatan Gratis OGB Merah di Purwokerto menjadi titik ke-23 dari rangkaian program yang telah kami laksanakan di 12 kota. Hingga saat ini, program ini telah menjangkau lebih dari 17.000 peserta. Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika sudah sakit, tetapi juga melalui deteksi dini dan langkah pencegahan.”
Pernyataan tersebut disampaikan Mateus pada Rabu, 26 Agustus 2026, melalui keterangan resmi perusahaan. Ia menambahkan bahwa setiap sesi skrining selalu dilengkapi edukasi dan konsultasi dokter agar peserta tidak hanya mengetahui angka-angka di lembar hasil, tetapi juga memahami langkah konkret untuk mengendalikan faktor risiko masing-masing.
“Melalui Cek Kesehatan Gratis OGB Merah, kami berupaya mendukung upaya pemerintah dengan menghadirkan pemeriksaan kesehatan yang mudah diakses, disertai edukasi dan konsultasi dokter. Harapannya, masyarakat tidak hanya mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga memahami langkah yang dapat dilakukan untuk mengendalikan faktor risikonya.”
Temuan Skrining di Purwokerto
Dari total 464 peserta yang mengikuti pemeriksaan di Purwokerto, data menunjukkan bahwa 56,9% di antaranya memiliki setidaknya satu faktor risiko penyakit tidak menular. Rincian temuan meliputi: 35,8% peserta teridentifikasi mengalami tekanan darah tinggi, 30,6% memiliki kadar kolesterol di atas ambang batas, dan 9,5% menunjukkan kadar gula darah yang tinggi.
dr. Erri Wulandari, Dokter Umum RS Islam Purwokerto yang turut hadir memberikan konsultasi, mengonfirmasi bahwa hasil skrining memperlihatkan beragam faktor risiko, khususnya pada parameter tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Temuan ini, menurutnya, menegaskan urgensi edukasi berkelanjutan agar masyarakat mampu mengenali dan mengelola risiko kesehatan secara mandiri sebelum berkembang menjadi kondisi klinis yang lebih berat
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Dukung Program Pemerintah Dexa Medica Jangkau 17?
Dukung Program Pemerintah Dexa Medica Jangkau 17 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Dukung Program Pemerintah Dexa Medica Jangkau 17 matter?
Dukung Program Pemerintah Dexa Medica Jangkau 17 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

