Bareskrim Polri Naikkan Jumlah Tersangka Karhutla Menjadi 89, Sinyal ke Arah Korporasi Mulai Menguat
Faktanaya.com – Penyelidikan perkara kebakaran hutan dan lahan yang ditangani Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri kini mencatat total 89 tersangka. Angka tersebut naik dari 72 nama sebelumnya, setelah penyidik menetapkan tambahan 17 orang dalam beberapa pekan terakhir. Seluruh pihak yang ditetapkan berstatus perorangan.
Brigjen Moh. Irhamni, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, mengonfirmasi kenaikan jumlah tersebut pada Jumat, 28 Agustus 2026.
“Kurang lebih tersangkanya ada 89,” ujar dia.
Jejak Korporasi dalam Pembakaran Lahan
Penyidik telah menerima 189 laporan polisi terkait berbagai insiden karhutla. Dari seluruh laporan itu, tim investigasi masih mendalami apakah aksi pembakaran dilakukan atas instruksi pihak tertentu atau berkaitan dengan transaksi bisnis yang melibatkan perusahaan.
Irhamni menjelaskan bahwa meskipun seluruh tersangka saat ini berstatus individu, aparat tidak menutup kemungkinan adanya entitas korporasi di balik perintah pembakaran.
“Sementara masih perorangan, tetapi kita coba mencari ataupun menelusuri alat bukti apakah ada perintah-perintah ataupun transaksi-transaksi yang melibatkan korporasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa proses hukum akan dijalankan semata-mata berdasarkan bukti yang ditemukan, tanpa memandang siapa pihak yang terlibat.
450 Personel Dikerahkan untuk Pencegahan
Di samping jalur penegakan hukum, Polri juga memperkuat upaya pencegahan agar kebakaran tidak terus meluas di tengah musim kemarau panjang yang diperparah fenomena El Niño. Sebanyak 450 personel dari Lemdiklat Mabes Polri telah diberangkatkan ke berbagai daerah untuk melaksanakan penyuluhan, sosialisasi, serta kegiatan preemtif dan preventif kepada warga.
“Kemarin dikirimkan kurang lebih 450 personel dari lembaga pendidikan Polri untuk melakukan penyuluhan, sosialisasi, kegiatan preemtif, preventif agar masyarakat memahami bagaimana bahayanya kalau mereka melakukan pembakaran lahan dan kawasan hutan di saat-saat kemarau panjang seperti El Nino seperti ini,” tuturnya.
Sebelumnya, Polri telah mengidentifikasi bahwa pembukaan lahan melalui pembakaran merupakan salah satu pemicu utama kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia. Kombinasi antara penindakan hukum dan edukasi masyarakat diharapkan mampu menekan praktik tersebut selama musim kemarau berlangsung.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Tersangka Karhutla Bertambah Jadi 89 Orang?
Tersangka Karhutla Bertambah Jadi 89 Orang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Tersangka Karhutla Bertambah Jadi 89 Orang matter?
Tersangka Karhutla Bertambah Jadi 89 Orang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

