Nasional

Sekjen Kemendagri Tegaskan Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran

6aa293dd7f086-sekjen-kemendagri-tomsi-tohir_gemini_1265_711

Pemeriksaan BPK Didorong Menjadi Ruang Perbaikan Tata Kelola Kemendagri

Faktanaya.com – Pelaksanaan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia di Kementerian Dalam Negeri dipandang sebagai kesempatan penting untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan dan aset negara. Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menekankan bahwa proses tersebut perlu dimanfaatkan bukan semata sebagai kegiatan pemeriksaan, melainkan juga sebagai bahan evaluasi bagi seluruh jajaran kementerian.

Pesan itu disampaikan Tomsi saat Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI dengan Kemendagri di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta, Kamis, 10 September 2026. Dalam pertemuan pembuka tersebut, Kemendagri menyatakan kesiapan mendukung pemeriksaan secara terbuka agar pelaksanaannya berjalan lancar, objektif, dan memberi dampak nyata bagi kualitas tata kelola.

Pemeriksaan sebagai bagian dari siklus pengelolaan keuangan

Tomsi menyampaikan bahwa pemeriksaan BPK memiliki posisi penting dalam rangkaian pengelolaan keuangan negara. Pengelolaan anggaran tidak berhenti pada perencanaan, pelaksanaan, dan penyerapan dana. Proses pengawasan serta evaluasi juga diperlukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam konteks kementerian, pemeriksaan turut menjadi sarana untuk menilai kecukupan administrasi, ketepatan pelaksanaan program, serta pengelolaan aset yang berada dalam tanggung jawab institusi. Hasil pemeriksaan dapat digunakan untuk mengidentifikasi aspek yang telah berjalan baik maupun area yang masih memerlukan penguatan.

“Kami berharap tentunya dari pihak BPK dapat memberikan masukan dan mendorong perbaikan kepada peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara serta aset negara yang ada di Kementerian Dalam Negeri,” ujar Tomsi.

Harapan tersebut menunjukkan pentingnya masukan dari pemeriksa sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. Bagi instansi pemerintah, tindak lanjut atas evaluasi merupakan unsur penting agar pengelolaan anggaran dan aset semakin tertib, transparan, serta selaras dengan prinsip akuntabilitas publik.

Keterbukaan data dan koordinasi unit kerja

Kelancaran pemeriksaan, kata Tomsi, memerlukan komunikasi yang terbuka antara tim pemeriksa dan seluruh unit kerja di lingkungan Kemendagri. Setiap unit diminta memberikan dukungan penuh, terutama dalam menyiapkan data, dokumen, dan penjelasan yang diperlukan selama tahapan pemeriksaan berlangsung.

Ketersediaan dokumen yang lengkap dan klarifikasi yang disampaikan secara tepat membantu proses pemeriksaan berjalan lebih efektif. Selain memenuhi kebutuhan pemeriksa, koordinasi internal juga membantu kementerian memastikan informasi yang diberikan memiliki keterkaitan dengan kegiatan, anggaran, dan aset yang diperiksa.

Tomsi mengingatkan seluruh jajaran agar memberi perhatian serius terhadap proses tersebut. Pemeriksaan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu bagian atau unit tertentu, karena pengelolaan keuangan negara melibatkan berbagai unsur organisasi. Kolaborasi antarsatuan kerja diperlukan agar pelaksanaan pemeriksaan dapat berlangsung tertib dan menghasilkan gambaran yang utuh.

Percepatan realisasi anggaran tetap diperhatikan

Pada kesempatan yang sama, Kemendagri juga terus mendorong percepatan realisasi anggaran. Koordinasi diintensifkan agar pelaksanaan anggaran dapat berlangsung baik dan sesuai kebutuhan program kerja kementerian.

Percepatan realisasi perlu berjalan beriringan dengan kehati-hatian dalam administrasi dan kepatuhan terhadap aturan. Dengan demikian, pencapaian pelaksanaan anggaran tidak hanya dilihat dari tingkat realisasi, tetapi juga dari kualitas pertanggungjawaban serta ketertiban pengelolaan sumber daya negara.

Bagi masyarakat, penguatan akuntabilitas anggaran memiliki arti penting karena dana negara digunakan untuk mendukung tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Tata kelola yang transparan membantu memastikan setiap proses memiliki dasar yang jelas, dokumentasi yang memadai, serta mekanisme evaluasi yang dapat dijalankan secara konsisten.

Momentum evaluasi internal dan sinergi

Tomsi menilai pemeriksaan BPK dapat menjadi momentum untuk memperdalam evaluasi internal di Kemendagri. Evaluasi tersebut mencakup pengelolaan keuangan, penatausahaan aset, koordinasi antarunit, hingga langkah perbaikan yang perlu disiapkan secara menyeluruh.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk melakukan evaluasi internal dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan keuangan dan aset serta peningkatan sinergi dari Kementerian Dalam Negeri,” tandasnya.

Komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan menjadi bagian penting dari penguatan institusi. Ketika catatan dan masukan pemeriksaan ditindaklanjuti, kementerian dapat memperbaiki proses kerja sekaligus membangun koordinasi yang lebih baik di antara unit-unit pelaksana.

Tomsi menegaskan Kemendagri akan memberikan dukungan penuh selama pemeriksaan berlangsung. Dukungan itu diarahkan agar seluruh tahapan dapat berjalan objektif dan memberi manfaat bagi peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

Entry meeting tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK Widhi Widayat beserta pejabat terkait di lingkungan BPK. Dari Kemendagri hadir Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Akmal Malik, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Teguh Setyabudi, Rektor IPDN Halilul Khairi, Plt. Inspektur Jenderal Kemendagri Bachril Bakri, Plt. Kepala BPSDM Kemendagri Andi Ony P., serta pejabat terkait lainnya.

Kehadiran unsur pimpinan dari BPK dan Kemendagri dalam pertemuan awal itu menandai dimulainya koordinasi pemeriksaan. Ke depan, proses tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya pengelolaan anggaran dan aset yang tertib, terbuka, serta berorientasi pada perbaikan di lingkungan Kemendagri.

Frequently Asked Questions

What is Sekjen Kemendagri Tegaskan Pemeriksaan BPK Jadi?

Sekjen Kemendagri Tegaskan Pemeriksaan BPK Jadi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Sekjen Kemendagri Tegaskan Pemeriksaan BPK Jadi matter?

Sekjen Kemendagri Tegaskan Pemeriksaan BPK Jadi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *