FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dorong UMKM Desa Naik Kelas, PGN Gelar Suadesa Festival 2026 di Yogyakarta

Published Agustus 20, 2026 · Updated Agustus 20, 2026 · By Christopher Hernandez - faktanaya.com

Foto : Christopher Hernandez - faktanaya.com

Suadesa Festival 2026: PGN Hadirkan Ruang Ekonomi dan Budaya untuk Desa di Yogyakarta

Faktanaya.com – Pada 22–23 Agustus 2026, Kawasan Kuliner Tiyasan di Padukuhan Gandok Tambakan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, akan menjadi tuan rumah Suadesa Festival 2026. Acara dua hari ini diinisiasi oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), subholding gas di bawah Pertamina, dengan tujuan menggerakkan roda ekonomi desa sekaligus memperkenalkan pemanfaatan gas bumi melalui infrastruktur baru.

Tema dan Visi Pemberdayaan

Festival ini mengambil tema "Semangat Kemerdekaan untuk UMKM Desa yang Mandiri, Berdaulat, Adil & Makmur". Melalui kegiatan yang terselenggara, masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga memperoleh akses untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Fajriyah Usman, Corporate Secretary PGN, menegaskan bahwa desa menyimpan kekuatan besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi lewat kreativitas warga, warisan budaya, dan keunikan potensi setempat.

"Kami melihat desa memiliki potensi besar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi melalui UMKM,创意 masyarakat, budaya, dan potensi lokal," kata Fajriyah dalam keterangannya, Kamis, 20 Agustus 2026.

"Karena itu, PGN menghadirkan Suadesa Festival 2026 sebagai ruang kolaborasi, agar masyarakat menjadi pelaku utama sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang melalui pemanfaatan energi ramah lingkungan yang bersaing," ujarnya.

Empat Pilar Kegiatan Festival

Selama dua hari penyelenggaraan, festival ini menaungi empat program utama: Pasar UMKM Suadesa, Panggung Suadesa, Workshop Suadesa, dan Suadesa Peduli.

Pasar UMKM Suadesa

Pelaku usaha lokal memperoleh wadah untuk mempromosikan produk kuliner, kerajinan tangan, fesyen, jasa, hingga karya kreatif. Selain itu, mereka juga berkesempatan memperluas jejaring bisnis dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Panggung Suadesa

Pertunjukan seni tradisi khas masyarakat setempat menjadi daya tarik utama panggung, berdampingan dengan penampilan musisi lokal dan nasional seperti Jogja 90S, Jikustik, hingga The Rain. Rangkaian pertunjukan berlangsung pada 22–23 Agustus, pukul 15.30–22.30 WIB.

"Pengunjung cukup membawa tiga botol plastik bekas, untuk menikmati rangkaian pertunjukan tersebut sebagai bagian dari ajakan mengurangi sampah plastik," kata Fajriyah.

Workshop Suadesa

Sisi edukasi festival diwujudkan melalui Workshop Suadesa, yang mengajak peserta mengeksplorasi kekayaan kuliner nusantara. Salah satu kegiatan utamanya adalah kompetisi memasak hidangan tradisional berbahan lokal, diikuti oleh 15 peserta yang mewakili warga Pedukuhan Gandok Tambakan dan Tiyasan.

Suadesa Peduli

Komitmen sosial dan lingkungan turut menjadi bagian integral festival melalui program Suadesa Peduli. Aktivitas yang dijalankan mencakup penanaman pohon, penjualan sembako dengan harga terjangkau, penguatan bank sampah desa, serta penyaluran bantuan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dorong UMKM Desa Naik Kelas PGN Gelar?

Dorong UMKM Desa Naik Kelas PGN Gelar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dorong UMKM Desa Naik Kelas PGN Gelar matter?

Dorong UMKM Desa Naik Kelas PGN Gelar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.