FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

KADIN Indonesia Dorong Kolaborasi Industri dan Inovasi Bisnis melalui Go-See and Pitch di Fasilitas VKTR

Published Agustus 28, 2026 · Updated Agustus 28, 2026 · By Nancy Jones - faktanaya.com

Foto : Nancy Jones - faktanaya.com

Kadin Indonesia Gelar Go-See and Pitch di Pabrik VKTS Magelang, VKTR Tunjukkan Kapabilitas Kendaraan Listrik Komersial

Faktanaya.com – Pada Jumat, 28 Agustus, fasilitas perakitan PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Magelang, Jawa Tengah, menjadi tuan rumah kegiatan Go-See and Pitch yang diinisiasi oleh Kadin Indonesia melalui Kadin Indonesia Institute (KII). Acara ini mempertemukan para pemangku kepentingan lintas sektor dalam satu ruang dialog industri dan inovasi bisnis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Moh Jumhur Hidayat, bersama perwakilan Kadin Indonesia, Kadin Jawa Tengah, Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta, kalangan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, serta pelaku usaha asal Jawa Tengah dan DIY.

Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman dan Pitching Terkurasi

Go-See and Pitch dirancang sebagai program yang menyatukan dua elemen utama: kunjungan langsung ke fasilitas industri untuk pembelajaran berbasis pengalaman, serta sesi pitching bisnis yang telah dikurasi secara khusus. Melalui mekanisme ini, Kadin Indonesia membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, pengenalan teknologi baru, dan penciptaan peluang kolaborasi strategis di antara para pelaku usaha.

VKTR: Dekarbonisasi dan Industrialisasi dalam Satu Agenda

Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Erika M. Hamizar, menyatakan bahwa keterlibatan VKTR dalam kegiatan ini melampaui sekadar promosi kapabilitas fasilitas VKTS. Baginya, acara tersebut menjadi panggung untuk memperlihatkan secara nyata bagaimana pengembangan kendaraan listrik komersial dapat menyatu dengan agenda dekarbonisasi sekaligus industrialisasi nasional.

"Kami melihat elektrifikasi kendaraan komersial bukan hanya sebagai kontribusi terhadap lingkungan melalui pengurangan emisi, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi industri yang dapat menciptakan multiplier effect yang far lebih besar bagi Indonesia," ungkap Erika.

Menurutnya, industri kendaraan listrik nasional tidak semata-mata soal menekan emisi dari sektor transportasi. Di balik itu tersimpan potensi dampak ekonomi yang jauh lebih luas bagi perekonomian dalam negeri.

Menteri LH Tekankan Sinergi Ekonomi Hijau dan Pembangunan Nasional

Moh Jumhur Hidayat menekankan bahwa peralihan menuju ekonomi hijau dan ekonomi berkelanjutan tidak bisa dipisahkan dari agenda pembangunan nasional secara keseluruhan. Keduanya harus berjalan beriringan, bukan saling bertentangan.

"Pembangunan ekonomi tidak dapat berjalan sendiri, tetapi harus berjalan seiring dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Karena itu, transformasi menuju ekonomi hijau dan ekonomi berkelanjutan membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Moh Jumhur Hidayat.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is KADIN Indonesia Dorong Kolaborasi Industri dan Inovasi?

KADIN Indonesia Dorong Kolaborasi Industri dan Inovasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KADIN Indonesia Dorong Kolaborasi Industri dan Inovasi matter?

KADIN Indonesia Dorong Kolaborasi Industri dan Inovasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.