FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Bilangnya Tak Sabar Lawan Malaysia, Thom Haye Malah Kartu Merah dan Bikin Timnas Indonesia Kekurangan Pemain

Published September 28, 2026 · Updated September 28, 2026 · By Christopher Hernandez - faktanaya.com

Foto : Christopher Hernandez - faktanaya.com

Thom Haye Dikartu Merah saat Indonesia Hadapi Malaysia

Faktanaya.com – Bilangnya Tak Sabar Lawan Malaysia, Thom Haye justru harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah menerima kartu merah pada menit ke-37. Timnas Indonesia pun melanjutkan duel melawan Malaysia dengan 10 pemain dalam laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 28 September 2026.

Pertandingan Indonesia kontra Malaysia memang selalu membawa tensi tinggi. Duel ini bukan hanya penting dalam persaingan Grup A, tetapi juga memiliki sejarah rivalitas panjang yang membuat perhatian publik tertuju pada setiap keputusan dan duel di lapangan.

Sebelum laga berlangsung, Haye mengungkapkan antusiasmenya menghadapi Malaysia. Gelandang Timnas Indonesia itu menilai pertandingan besar seperti ini selalu dinantikan para pemain, terutama karena sejarah persaingan kedua negara di sepak bola Asia Tenggara.

“Sebagai seorang pesepak bola, Anda selalu menantikan pertandingan besar seperti ini. Semua orang tahu sejarah dan skala persaingan antara Indonesia dan Malaysia. Setelah mengamankan tiga poin krusial hari ini, seluruh tim sangat antusias dan siap untuk pertandingan berikutnya,” kata Haye dikutip dari situs FIFA.

Kartu Kuning Berubah Menjadi Kartu Merah

John Herdman memasukkan Thom Haye ke dalam susunan pemain Indonesia. Namun, perannya di lapangan tidak bertahan hingga jeda pertandingan. Haye terlibat insiden setelah melakukan tekel keras terhadap pemain Malaysia, Arif Aiman.

Wasit semula mengeluarkan kartu kuning. Keputusan tersebut kemudian diperiksa melalui video assistant referee atau VAR. Setelah melihat tayangan ulang, wasit mengubah kartu kuning itu menjadi kartu merah langsung untuk Haye.

Keputusan tersebut membuat Indonesia kehilangan satu pemain sejak menit ke-37. Kondisi ini memaksa Skuad Garuda menyesuaikan strategi, mulai dari menjaga jarak antarlini, memperketat pertahanan, hingga mengatur tenaga agar tetap mampu meredam permainan Malaysia.

Bermain dengan 10 pemain tentu membuat pekerjaan Indonesia lebih berat. Setiap pemain dituntut tetap disiplin saat bertahan dan cermat ketika membangun serangan. Ruang kosong di area tengah harus ditutup bersama-sama agar Malaysia tidak leluasa menguasai jalannya laga.

Perebutan Puncak Grup A Semakin Ketat

Laga ini memiliki arti penting karena Indonesia dan Malaysia sama-sama memulai perjalanan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif. Indonesia sebelumnya meraih kemenangan 2-0 atas Singapura, sedangkan Malaysia menang 3-0 ketika menghadapi Bangladesh.

Kedua tim sama-sama mengantongi tiga poin sebelum bertemu di Jakarta. Situasi itu membuat hasil pertandingan berpotensi memengaruhi posisi di puncak klasemen. Hanya pemuncak Grup A yang berhak melaju ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026, sehingga setiap poin menjadi sangat berharga.

Dalam konteks tersebut, kartu merah Haye menjadi hambatan besar bagi Indonesia. Kehilangan gelandang dapat memengaruhi keseimbangan permainan, terutama dalam menjaga penguasaan bola, menghentikan transisi lawan, serta mengalirkan serangan dari lini tengah.

Ungkapan Bilangnya Tak Sabar Lawan Malaysia akhirnya mendapat sorotan setelah pertandingan Haye berakhir lebih awal. Meski demikian, situasi tersebut juga menjadi ujian bagi rekan-rekannya untuk menunjukkan ketahanan mental dan kemampuan beradaptasi di tengah tekanan laga besar.

Rekam Jejak Rivalitas Indonesia dan Malaysia

Indonesia dan Malaysia telah bertemu sebanyak 85 kali menurut catatan 11v11. Indonesia mencatatkan 33 kemenangan dan 18 hasil imbang, sementara Malaysia meraih 34 kemenangan. Perbedaan tipis itu memperlihatkan betapa seimbangnya persaingan kedua negara sepanjang sejarah.

Pertemuan terakhir sebelum laga ini terjadi pada Piala AFF 2020 di Singapura. Indonesia menang 4-1 atas Malaysia pada 19 Desember 2021. Hasil tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam rivalitas yang selalu menyedot perhatian suporter kedua tim.

Dengan atmosfer SUGBK, target memuncaki grup, dan tekanan akibat bermain 10 pemain, Indonesia menghadapi tantangan besar hingga akhir pertandingan. Bagi Haye, duel yang begitu dinantikan berakhir sebelum babak pertama usai. Bagi Timnas Indonesia, sisa laga menjadi pembuktian karakter dalam menghadapi Malaysia.

FAQ Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Mengapa Thom Haye mendapat kartu merah? Haye awalnya menerima kartu kuning setelah melakukan tekel keras terhadap Arif Aiman. Setelah tinjauan VAR, wasit mengubah keputusan tersebut menjadi kartu merah langsung.

Pada menit berapa Thom Haye diusir? Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37 dalam pertandingan Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Berapa poin Indonesia dan Malaysia sebelum pertandingan? Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin. Indonesia menang 2-0 atas Singapura, sedangkan Malaysia menundukkan Bangladesh dengan skor 3-0.

Mengapa pertandingan ini penting? Indonesia dan Malaysia bersaing di Grup A, dengan hanya pemuncak grup yang akan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Related Reading