Terungkap Perilaku Siswa 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah di Thailand
Profil Pelaku Penembakan di Sekolah Thailand: Siswa Pendiam yang Hidup Bersama Kakek-Nenek
Faktanaya.com – Kasus penembakan di sekolah Debsirin Nonthaburi, Thailand, yang terjadi pada Jumat, 7 Agustus, kini semakin terungkap detailnya. Korban pertama adalah kakek dari pelaku, seorang siswa berusia 14 tahun yang ditembak saat sedang memasak. Berdasarkan temuan awal, anak tersebut mengambil senjata api dari tempat penyimpanan sebelum menembak kakeknya.
Perilaku dan Latar Belakang Keluarga
Paman dari tersangka memberikan gambaran tentang keponakannya yang telah tinggal bersama kakek dan nenek sejak kecil, setelah orang tuanya bercerai. Ia menyebut keponakannya sebagai anak yang cukup baik dan sangat pendiam. Sebagian besar waktunya dihabiskan di depan komputer, dan ia jarang sekali keluar rumah.
Melansir laporan dari The Bangkok Post, sang paman menambahkan bahwa tidak ada indikasi jelas bahwa remaja itu mengalami tekanan, konflik, atau masalah perilaku sebelumnya. Ia juga menjelaskan bahwa anggota keluarga dilarang bermain dengan senjata api oleh ayahnya, dan senjata biasanya disimpan dalam keadaan terkunci di dalam lemari pakaian.
Sang paman mengaku tidak mengetahui bagaimana keponakannya bisa mengetahui tempat kunci senjata tersebut disimpan.
Pemeriksaan Komputer dan Video Penembakan
Pihak kepolisian provinsi wilayah 1 saat ini tengah menganalisis komputer milik siswa tersebut. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa remaja itu sering bermain game yang mengandung unsur kekerasan. Polisi juga memeriksa aktivitasnya di internet untuk mencari petunjuk yang mungkin dapat membantu menjelaskan alasan di balik serangan tersebut.
Komisaris Kepolisian Provinsi Wilayah 1, Pol Lt Gen Wattana Yeejeen, menyebutkan bahwa dari hasil pemeriksaan komputer, pihaknya menemukan lima video terkait penembakan di sekolah di luar negeri yang ditonton sejak 30 Juli, atau sekitar satu minggu sebelum kejadian. Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa mereka masih memeriksa file dan bukti digital lainnya.
Polisi juga belum memastikan apakah video-video tersebut berkaitan langsung dengan keputusan tersangka untuk melakukan penembakan.
Detail Senjata dan Amunisi
Menurut laporan, terdapat tiga kotak amunisi yang masing-masing berisi 50 peluru dan disimpan bersama senjata api tersebut. Tersangka diduga mengambil dua kotak amunisi, tetapi dua peluru terjatuh di lokasi kejadian. Dengan demikian, total 98 peluru diduga dibawa saat serangan berlangsung.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Terungkap Perilaku Siswa 14 Tahun Pelaku?Terungkap Perilaku Siswa 14 Tahun Pelaku is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Terungkap Perilaku Siswa 14 Tahun Pelaku matter?Terungkap Perilaku Siswa 14 Tahun Pelaku matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.