Polisi Benarkan Satu Warga Meninggal di Tengah Kerusuhan Usai Demo di DPR
Satu Warga Tewas Saat Evakuasi di Tengah Kekacauan Pasca-Demo DPR
Faktanaya.com – Polda Metro Jaya memastikan bahwa seorang warga kehilangan nyawanya di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, ketika aparat berupaya mengevakuasi masyarakat dari titik-titik kerusuhan yang masih membara setelah aksi demonstrasi di Gedung DPR/MPR RI.
Kronologi Evakuasi dan Penemuan Korban
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menjelaskan bahwa petugas pertama kali menerima laporan dari masyarakat bahwa situasi di lokasi masih kacau. Tim kemudian bergerak untuk memastikan jalur evakuasi aman sebelum masuk ke area tersebut.
"Berawal adanya informasi masyarakat di lokasi itu masih kerusuhan. Sehingga Polri lakukan evakuasi melihat dan menghitung evakuasi tersebut aman bagi petugas."
Setelah kawasan dinilai cukup terkendali, tim Dokkes Polda Metro Jaya mendapati seorang laki-laki dalam keadaan pingsan. Korban segera dievakuasi dan dirujuk ke RS Mintohardjo untuk mendapat penanganan medis, namun upaya penyelamatan gagal.
"Sehingga pada saat lokasi diamankan dokkes Polda Metro evakuasi laki-laki dalam kondisi pingsan. Dibawa ke RS Mintoharjo penanganan di rs yang bersangkutan meninggal dunia."
Penolakan Autopsi oleh Keluarga
Jenazah kemudian dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Pihak kepolisian mengajukan permintaan autopsi demi mengungkap penyebab kematian, tetapi keluarga korban menolak dan telah menerbitkan surat pernyataan resmi terkait penolakan tersebut.
"Dibawa ke RS Polri diodentifikasi, dan kami tadi pagi bertemu anak almarhum yang bersangkutan tak bersedia autopsi, kami ajuka autopsi untuk mengetahui penyebab kematian tapi ditolak dan sudah keluarkan surat pernyataan."
Belasungkawa dan Identitas yang Masih Tertutup
Budi Hermanto menyampaikan duka cita atas kepergian warga tersebut, namun hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya belum diumumkan ke publik.
"Pertama kami sampaikan belasungkawa, warga kita berpulang."
Pernyataan itu disampaikan Budi kepada wartawan pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Polisi Benarkan Satu Warga Meninggal di Tengah?Polisi Benarkan Satu Warga Meninggal di Tengah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Polisi Benarkan Satu Warga Meninggal di Tengah matter?Polisi Benarkan Satu Warga Meninggal di Tengah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.