FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Arisan Online Bodong Rp 71 Miliar Dibongkar Polisi, Korban Ratusan Orang

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Elizabeth Thomas - faktanaya.com

Foto : Elizabeth Thomas - faktanaya.com

Polisi Bongkar Arisan Online Palsu Rp71 Miliar, JNK dari Bali Ditangkap

Penetapan Tersangka dan Penyitaan Aset

Faktanaya.com – Kasus penipuan arisan daring yang mengguncang masyarakat kembali terungkap. Arisan Online Bodong Rp 71 Miliar berhasil dibongkar oleh Kepolisian Resor Jawa Timur. Jaringan penipuan ini merugikan ratusan orang dengan total nilai mencapai Rp71 miliar. Tersangka utama, JNK, warga asal Bali, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyita tiga unit kendaraan bermotor serta melakukan penelusuran terhadap berbagai aset lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Proses Investigasi dan Modus Operandi

Kasus ini terungkap setelah sejumlah korban melaporkan pengalaman mereka mengikuti arisan online melalui platform media sosial. Menurut Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Kombes Pol Bimo Ariyanto, investigasi dimulai sejak adanya laporan dari para korban.

"Pengungkapan kasus bermula dari laporan korban yang mengikuti arisan online melalui media sosial," kata Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol Bimo Ariyanto di Surabaya, Rabu.

Tim investigasi kemudian melakukan pemantauan terhadap transaksi keuangan tersangka selama periode Juni 2025 hingga Juli 2026. Hasilnya, menunjukkan adanya perputaran dana yang mencapai Rp71 miliar. Tersangka aktif mempromosikan program arisan melalui akun Instagram dengan menjanjikan keuntungan besar serta mengklaim bahwa arisan tersebut aman dan legal.

Calon anggota diarahkan untuk bergabung ke dalam grup WhatsApp dan diminta mengirimkan berbagai dokumen identitas, termasuk foto kartu tanda penduduk serta akun media sosial mereka.

"Dalam promosi tersebut tersangka mencantumkan berbagai keterangan mengenai keamanan, kepercayaan dan legalitas arisan seperti 100 persen bersertifikasi, arisan paling aman terpercaya dan konsisten owner amanah dan testimoni riil," ujarnya.

Program dan Sistem Kerja

Bimo menjelaskan bahwa tersangka menawarkan dua jenis program, yaitu arisan menurun dan BLW atau Beli Lelang Wisuda. Dalam pelaksanaannya, tersangka dibantu oleh tiga orang admin yang memiliki tugas verifikasi data, promosi program, pengelolaan grup WhatsApp, serta pengingat pembayaran kepada anggota.

"Untuk menjaga kepercayaan member dan membuat seolah-olah slot arisan terisi oleh member yang nyata terdapat nama member UO yang digunakan untuk mengisi slot kosong fiktif," ungkapnya.

Menurut keterangan resmi, nama-nama anggota fiktif tersebut sengaja digunakan agar arisan terlihat aktif dan berjalan normal sehingga mampu menarik minat anggota baru. Pada tahap awal pelaksanaan, sebagian anggota memang sempat menerima pencairan dana. Namun, setelah jumlah anggota bertambah signifikan dan dana terkumpul menjadi besar, tersangka mulai sulit dihubungi dan akhirnya menghilang.

Jumlah Korban dan Tindak Lanjut

Hasil pendalaman sementara menunjukkan adanya 140 korban dengan modus yang sama berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, untuk wilayah Jawa Timur, tercatat lima orang sebagai korban.

"Pendalaman sementara terdapat 140 korban dengan modus sama berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk yang dari Jatim sementara lima orang," katanya.

Salah satu korban dilaporkan mengalami kerugian lebih dari Rp800 juta. Polisi saat ini masih melakukan penelusuran terhadap kemungkinan adanya aset lain serta pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan penipuan tersebut.

"Kami masih menelusuri aset terkait tindak pidana yang dilakukan tersangka dan jaringannya. Selain itu kami juga akan panggil sejumlah publik figur yang diendors untuk mempromosikan arisan tersebut," katanya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Arisan Online Bodong

Berapa total kerugian yang ditimbulkan oleh arisan online bodong ini? Total kerugian mencapai Rp71 miliar dengan 140 korban dari berbagai daerah di Indonesia.

Siapa tersangka utama dalam kasus ini? Tersangka utama adalah JNK, warga asal Bali yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Surabaya.

Bagaimana modus penipuan arisan online ini bekerja? Tersangka mempromosikan arisan melalui Instagram dan WhatsApp, menggunakan nama-nama fiktif untuk mengisi slot kosong agar terlihat aktif.

Apakah ada publik figur yang terlibat dalam promosi arisan ini? Ya, polisi akan memanggil sejumlah publik figur yang diendors untuk mempromosikan arisan tersebut.

Bagaimana cara menghindari penipuan arisan online? Pastikan arisan online memiliki izin resmi, verifikasi keaslian nama-nama anggota, dan perhatikan apakah ada pencairan dana yang konsisten.

Related Reading