FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Basarnas Perluas Wilayah Pencarian KM Balama GT 27 Angkut 3 Penumpang yang Hilang Kontak di Perairan Banggai

Published September 14, 2026 · Updated September 14, 2026 · By Lisa Moore - faktanaya.com

Foto : Lisa Moore - faktanaya.com

Pencarian KM Balama GT 27 Diperluas hingga Perairan Banggai Laut

Faktanaya.com – Operasi pencarian terhadap KM Balama GT 27 memasuki hari ketiga dengan cakupan area yang semakin diperluas. Kapal motor yang membawa tiga orang itu hilang kontak sejak Sabtu, 12 September, saat berada di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Tim pencarian dan pertolongan gabungan kini menyisir perairan hingga wilayah Kabupaten Banggai Laut. Perluasan tersebut dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan kapal beserta tiga orang di dalamnya, setelah pencarian pada hari-hari sebelumnya belum membuahkan hasil.

“Hari ketiga operasi SAR kami lebih mengintensifkan pencarian kapal motor yang mengangkut tiga penumpang dengan memperluas area pencarian hingga perairan Kabupaten Banggai Laut,” kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, di Palu, Senin.

Empat Titik Koordinat Menjadi Sasaran Penyisiran

Pencarian di laut dimulai sekitar pukul 07.30 WITA. Petugas memusatkan penyisiran pada empat titik koordinat yang telah ditetapkan, yakni 1° 8' 56.96" S-123° 44' 5.60" E, 0° 47' 52.08" S-123° 43' 57.71" E, 0° 47' 37.11" S-123° 58' 29.27" E, serta 1° 8' 38.59" S-123° 58' 44.15" E.

Untuk menjangkau area tersebut, Basarnas mengoperasikan Rigid Buoyancy Boat atau RBB dan KN SAR Bhisma. Kedua sarana itu digunakan bersama perlengkapan pendukung lain, termasuk perangkat SAR air, alat navigasi, komunikasi, evakuasi, dan peralatan medis.

Dalam operasi di perairan, penentuan titik pencarian menjadi bagian penting karena wilayah laut yang harus dipantau dapat berubah sesuai kondisi di lapangan. Karena itu, tim terus mengarahkan perhatian pada sektor-sektor yang telah dipetakan sambil tetap memperhatikan keamanan personel dan armada.

Personel Gabungan Dikerahkan

Operasi ini melibatkan Unit Siaga SAR Banggai Laut, BPBD Banggai Laut, awak KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, PMI, pemilik kapal, serta masyarakat. Setiap unsur diberi peran dalam penyisiran agar pengawasan di kawasan pencarian dapat berlangsung lebih merata.

Basarnas juga membangun koordinasi dengan Kantor SAR Manado di Sulawesi Utara dan Kantor SAR Gorontalo. Dukungan lintas wilayah tersebut diarahkan untuk memperkuat pencarian terhadap kapal dan orang-orang yang berada di dalamnya.

“Tim juga menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang berada di sekitar area pencarian untuk membantu memantau dan melaporkan apabila menemukan keberadaan korban maupun kapal yang dicari,” ujarnya.

Penyebaran informasi kepada kapal yang melintas menjadi langkah pendukung dalam operasi ini. Awak kapal di sekitar lokasi diharapkan dapat segera melapor apabila melihat kapal yang sesuai ciri KM Balama GT 27 atau menemukan petunjuk yang berkaitan dengan keberadaannya.

Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Tiga orang yang berada di KM Balama GT 27 adalah Ismail selaku nahkoda, Hasan Usman sebagai awak kapal, dan La Alami. Hingga pencarian hari ketiga, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal tersebut maupun ketiga orang yang berada di dalamnya.

Muh Rizal menyampaikan bahwa seluruh petugas tetap diminta mematuhi standar keselamatan kerja. Kondisi di laut menuntut tim untuk menjalankan prosedur operasi secara disiplin, sehingga upaya pencarian dapat terus dilakukan tanpa mengabaikan keselamatan personel yang bertugas.

“Hingga hari ketiga pencarian belum ada tanda-tanda keberadaan KM Balama. Kami berkomitmen mengerahkan sumbar saya kami miliki untuk mencari keberadaan para korban,” tutur Rizal.

Operasi SAR tidak hanya mengandalkan kapal utama dan perahu cepat, tetapi juga memerlukan koordinasi informasi yang cepat. Peralatan navigasi dan komunikasi digunakan untuk menjaga hubungan antarunsur pencarian, sementara perlengkapan evakuasi serta medis disiapkan apabila kapal atau para penumpang berhasil ditemukan.

Keluarga Diminta Tetap Tenang

Sampai pukul 12.30 WITA, belum ada pembaruan dari tim yang berada di lapangan. Basarnas menyatakan perkembangan operasi akan terus diperbarui dan disampaikan kepada publik seiring adanya informasi baru dari area pencarian.

Bagi keluarga Ismail, Hasan Usman, dan La Alami, penantian atas kabar dari laut masih berlanjut. Petugas meminta keluarga tetap tenang sambil terus mendoakan kelancaran operasi pencarian yang sedang dilaksanakan oleh tim gabungan.

“Untuk para keluarga korban kami meminta tetap tenang dan terus berdoa,” ucapnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Basarnas Perluas Wilayah Pencarian KM Balama?

Basarnas Perluas Wilayah Pencarian KM Balama is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Basarnas Perluas Wilayah Pencarian KM Balama matter?

Basarnas Perluas Wilayah Pencarian KM Balama matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.