FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dukcapil Percepat Digitalisasi Perlinsos di Banjarmasin

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Christopher Hernandez - faktanaya.com

Foto : Christopher Hernandez - faktanaya.com

Percepatan Digitalisasi Perlinsos di Banjarmasin Melalui Kolaborasi Pusat-Daerah

Faktanaya.com – Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjadi lokasi kegiatan Fasilitasi Pendaftaran Penduduk melalui Layanan Jemput Bola di Daerah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Acara tersebut berlangsung pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, dengan kehadiran Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.

Rifqinizamy menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah memiliki peran krusial dalam mempercepat pelayanan administrasi kependudukan. Selain itu, kolaborasi ini juga berfungsi memperkuat verifikasi data guna mendukung program Perlindungan Sosial atau Perlinsos.

Kolaborasi pusat dan daerah diperlukan agar pelayanan administrasi kependudukan tidak berhenti sebagai program, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurut anggota DPR tersebut, mekanisme kolaborasi semacam ini akan membuat layanan kependudukan lebih mudah diakses sekaligus menopang berbagai program pemerintah lainnya.

Layanan Jemput Bola sebagai Bentuk Kehadiran Negara

Rifqinizamy menjelaskan bahwa layanan jemput bola merupakan wujud nyata kehadiran negara. Melalui pendekatan ini, seluruh masyarakat dijamin memperoleh hak atas dokumen dan identitas kependudukan. Petugas Dukcapil tidak lagi hanya menunggu warga datang ke kantor pelayanan, melainkan secara aktif mendatangi masyarakat, khususnya kelompok yang mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan administrasi.

Di Banjarmasin, layanan jemput bola juga difokuskan untuk memperkuat proses verifikasi data. Data kependudukan yang akurat serta identitas penduduk yang terverifikasi menjadi fondasi penting agar berbagai program bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Tantangan Aktivasi

Salah satu instrumen yang terus didorong dalam proses tersebut adalah Identitas Kependudukan Digital (IKD). IKD tidak hanya menjadi bentuk digital dari KTP elektronik, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi.

Namun, tingkat aktivasi IKD di Kota Banjarmasin masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data Semester I 2026, jumlah penduduk Banjarmasin mencapai sekitar 685.451 jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 501 ribu jiwa telah melakukan perekaman KTP elektronik. Sementara aktivasi IKD baru mencapai sekitar 8,1 persen.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi digital administrasi kependudukan melalui kolaborasi lintas sektor.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat kerja sama dengan berbagai unsur. Kerjasama ini mencakup perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, kader Posyandu, hingga pendamping program Perlindungan Sosial.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dukcapil Percepat Digitalisasi Perlinsos di Banjarmasin?

Dukcapil Percepat Digitalisasi Perlinsos di Banjarmasin is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dukcapil Percepat Digitalisasi Perlinsos di Banjarmasin matter?

Dukcapil Percepat Digitalisasi Perlinsos di Banjarmasin matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.