FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kejagung Bongkar Jejak Transaksi Febrie Adriansyah, Saksi Bank dan Swasta Diperiksa

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Lisa Moore - faktanaya.com

Foto : Lisa Moore - faktanaya.com

Kejagung Bongkar Jejak Transaksi Febrie Adriansyah

Faktanaya.com – Kejagung Bongkar Jejak Transaksi Febrie Adriansyah dalam kerangka penanganan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan anggota Jampidsus tersebut. Kejaksaan Agung saat ini tengah melakukan penelusuran komprehensif terhadap berbagai transaksi keuangan yang dilakukan oleh Febrie Adriansyah. Proses penyelidikan ini melibatkan pemanggilan sejumlah saksi kunci dari institusi perbankan maupun sektor swasta untuk memperkuat bukti-bukti yang telah dikumpulkan selama ini.

Detail Proses Pemeriksaan Saksi

Anang Supriatna, Kapuspenkum Kejagung RI, memberikan klarifikasi mengenai tahapan pemeriksaan saksi yang sedang berlangsung. Ia menjelaskan bahwa fokus utama pemeriksaan adalah untuk mendalami setiap detail transaksi yang berkaitan langsung dengan kasus Febrie Adriansyah. Proses ini telah dimulai sejak hari sebelumnya dan terus berlanjut hingga saat ini.

Kemarin ada pemeriksaan terkait beberapa saksi, di antaranya dari pihak perbankan dan swasta. Dalam hal ini, dalam rangka mendalami proses tentang beberapa transaksi-transaksi tadi.

Para penyidik kemudian melakukan pencocokan dan klarifikasi terhadap bukti-bukti transaksi yang telah ditemukan selama proses penyidikan berlangsung. Langkah ini menjadi bagian integral dari upaya mereka untuk melacak aliran dana dalam perkara TPPU yang melibatkan Febrie.

Klarifikasi Tanpa Penyitaan Dokumen

Anang menambahkan bahwa pemeriksaan terhadap pihak perbankan difokuskan pada klarifikasi transaksi yang dianggap penting untuk didalami lebih lanjut oleh tim penyidik. Yang menarik, dalam proses ini tidak terjadi penyitaan terhadap dokumen maupun barang dari institusi perbankan. Hal ini menunjukkan bahwa pemeriksaan saat ini lebih bersifat verifikasi dan konfirmasi.

Ya enggak (disita), yang jelas ada beberapa transaksi yang kita perlu klarifikasi oleh tim penyidik kepada pihak bank, itu saja.

Dengan demikian, fokus utama pemeriksaan terhadap bank saat ini adalah pada proses klarifikasi transaksi dan pengecekan bukti yang berkaitan dengan perkara, bukan penyitaan aset atau dokumen. Kejagung Bongkar Jejak Transaksi Febrie melalui mekanisme yang sistematis dan terstruktur.

Rangkaian Pemeriksaan yang Berkelanjutan

Penelusuran transaksi ini dilakukan setelah penyidik Tim 9 Kejagung memeriksa sejumlah saksi dalam perkara TPPU yang menjerat Febrie Adriansyah. Pada hari Selasa tanggal 11 Agustus 2026, para penyidik memeriksa tiga orang saksi, dengan dua di antaranya berasal dari sektor perbankan. Pemeriksaan terhadap saksi dari sektor perbankan dilakukan untuk membantu penyidik mendalami sejumlah transaksi yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Sebelumnya, penyidik juga telah memanggil tujuh orang sebagai saksi. Salah satu saksi yang telah dipanggil merupakan pihak Bank Indonesia dengan inisial S. Rangkaian pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperjelas transaksi-transaksi yang tengah ditelusuri dalam penyidikan TPPU Febrie.

Febrie Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam sejumlah perkara. Penanganan perkara tersebut sebelumnya dilakukan oleh Polri sebelum kemudian dilimpahkan kepada Kejagung. Proses pelimpahan ini menunjukkan kompleksitas kasus yang melibatkan berbagai pihak dan institusi.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Febrie Adriansyah

Apa itu TPPU? TPPU atau Tindak Pidana Pencucian Uang adalah kejahatan yang melibatkan proses mengubah aset hasil kejahatan menjadi aset yang tampak legal melalui serangkaian transaksi keuangan.

Mengapa Kejagung mengambil alih kasus Febrie? Kasus ini dilimpahkan dari Polri ke Kejagung karena melibatkan aspek pencucian uang yang memerlukan penanganan khusus oleh lembaga yang memiliki kewenangan lebih luas dalam perkara semacam ini.

Apakah ada dokumen yang disita dari bank? Sampai saat ini, tidak ada penyitaan dokumen dari institusi perbankan. Pemeriksaan lebih difokuskan pada klarifikasi transaksi yang telah terjadi.

Berapa banyak saksi yang telah diperiksa? Hingga saat ini, telah diperiksa minimal sepuluh saksi yang terdiri dari pihak perbankan, swasta, dan Bank Indonesia.

Kapan pemeriksaan saksi terakhir dilakukan? Pemeriksaan saksi terakhir dilakukan pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, dengan tiga saksi yang diperiksa pada hari tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini, pembaca dapat mengunjungi halaman berita nasional Viva.co.id secara berkala.

Related Reading