FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pascagempa NTT, Pusdokkes Polri Layani 120 Warga di Posko Pengungsian Reo

Published Agustus 22, 2026 · Updated Agustus 22, 2026 · By Nancy Jones - faktanaya.com

Foto : Nancy Jones - faktanaya.com

Pusdokkes Polri Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengungsi Gempa NTT di Reo

Faktanaya.com – Tim kesehatan dari Pusdokkes Polri hadir di tengah warga terdampak gempa bumi magnitude 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur. Layanan medis tanpa biaya tersebut dibuka di Posko Pengungsian Barakalong, Reo, NTT, sebagai bagian dari upaya pendampingan kesehatan selama masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.

120 Warga Telah Menerima Perawatan

Hingga Senin, 17 Agustus 2026, sekitar 120 orang yang terdampak gempa sudah memperoleh penanganan dari personel kesehatan Polri. Cakupan layanan mencakup pemeriksaan kondisi fisik, konsultasi medis, distribusi obat, serta penyuluhan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Keluhan Utama Pengungsi

Ipda dr. Fahri Abdurrahman, selaku Juru Bicara Posko Pelayanan NTT, menjelaskan bahwa mayoritas pengunjung layanan datang dengan keluhan serupa satu sama lain.

"Sebagian besar masyarakat yang datang mengeluhkan flu, kemudian ada juga yang mual dan muntah," kata dr. Fahri dalam keterangannya, Sabtu 22 Agustus 2026.

Ia menambahkan bahwa keluhan semacam itu menjadi perhatian serius tim medis, mengingat para pengungsi masih harus menjalani rutinitas harian di lingkungan yang sangat terbatas dan penuh keterbatasan fasilitas.

Pemantauan Kelompok Rentan

Di luar pemberian pengobatan langsung, personel kesehatan Polri juga menjalankan fungsi pemantauan berkelanjutan terhadap kondisi pengungsi. Kelompok yang mendapat prioritas perhatian antara lain anak-anak, lansia, serta individu yang memerlukan tindak lanjut medis lebih lanjut.

Makna Layanan bagi Warga di Pengungsian

Bagi mereka yang masih bertahan di lokasi pengungsian, kehadiran layanan kesehatan di sekitar tempat tinggal sementara menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti. Warga tidak lagi perlu menempuh jarak jauh menuju fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan atau pengobatan saat mengalami gangguan kesehatan.

Kehadiran tenaga kesehatan Polri di tengah masyarakat pascabencana merupakan wujud komitmen untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan setiap warga tetap memperoleh perhatian dan pendampingan medis selama melewati masa sulit pemulihan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pascagempa NTT Pusdokkes Polri Layani 120 Warga?

Pascagempa NTT Pusdokkes Polri Layani 120 Warga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pascagempa NTT Pusdokkes Polri Layani 120 Warga matter?

Pascagempa NTT Pusdokkes Polri Layani 120 Warga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.