Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Masih Misteri, Kemenhub Audit Manajemen Keselamatan
Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Masih Misteri
Faktanaya.com – Jakarta, VIVA – Investigasi mendalam mengenai Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih terus berlangsung di perairan Madura, Jawa Timur. Musibah tragis yang menewaskan lima orang tersebut hingga kini belum memiliki kepastian penyebab pastinya, meskipun berbagai hipotesis sedang diuji oleh tim investigasi gabungan.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah melakukan pencocokan data penumpang secara teliti. Di sisi lain, tim investigasi juga terus menyelidiki faktor-faktor yang memicu kebakaran, termasuk kemungkinan penyebab teknis maupun human error. Proses audit manajemen keselamatan telah dimulai untuk memastikan tidak ada celah dalam prosedur operasional.
Rincian Penumpang dan Rute Kapal
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 terbakar pada Minggu, 2 Agustus 2026 di perairan utara Madura. Kapal ini sedang berlayar dari Surabaya menuju Makassar, Sulawesi Selatan, dengan rute yang biasa dilalui setiap hari. Berdasarkan manifes awal, total ada 271 orang di dalam kapal. Jumlah tersebut terdiri dari 232 penumpang dan 39 awak kapal.
Para penumpang yang berhasil dievakuasi dengan selamat kini berada di berbagai lokasi penampungan sementara. Tim SAR dan relawan terus melakukan pendataan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Proses identifikasi korban juga sedang berlangsung dengan cermat.
Harapan Masyarakat kepada KNKT
Maruly Hendra Utama, Koordinator Komunitas Pengguna Kapal Penyebrangan Nusantara (KPK-PN), menyampaikan harapannya agar publik memberikan kesempatan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Menurutnya, investigasi yang komprehensif diperlukan untuk menemukan akar masalah.
"Kami turut berduka atas kejadian musibah yang menimpa KM Mutiara Sentosa 2 Jalur pelayaran Surabaya Makassar. Kami berharap masyarakat memberikan ruang dan waktu kepada otoritas yang berwenang dalam hal ini KNKT agar bisa lakukan investigasi kejadian musibah yang ada dan rekomendasi resmi agar kejadian tidak berulang dimasa depan," urai Maruly kepada wartawan pada Sabtu 8 Agustus 2026.
Maruly menambahkan bahwa masyarakat perlu bersabar menunggu hasil investigasi resmi. Proses ini membutuhkan waktu dan ketelitian untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penentuan penyebab.
Audit Menyeluruh oleh Kemenhub
KPK-PN menyebutkan bahwa Kemenhub telah mengumumkan audit menyeluruh terhadap sistem manajemen keselamatan PT Atosim Lampung Pelayaran. Perusahaan ini merupakan operator KM Mutiara Sentosa 2. Audit ini mencakup evaluasi terhadap prosedur keselamatan, pemeliharaan kapal, dan pelatihan awak kapal.
Menurut Maruly, KNKT tidak akan sembarangan dalam melakukan investigasi dan penyelidikan, berdasarkan peraturan dan rujukan yang ada. Proses ini akan melibatkan berbagai pihak terkait untuk memastikan hasil yang akurat.
"KNKT bekerja sesuai dengan peraturan yang melingkupinya, yakni Undang-Undang nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah Nomor 62 tahun 2013 tentang Investigasi Kecelakaan Transportasi, Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2012 tentang Komite Nasional Keselamatan Transportasi. Mari kita berikan ruang dan waktu kepada KNKT," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa KNKT sudah memiliki proses yang baku dalam melakukan investigasi penyebab kejadian dengan berbagai elemen variable-nya beserta kepatuhan akan SOP keselamatan Transportasi berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. Setiap langkah investigasi akan didokumentasikan dengan baik.
"Kami mempersilahkan KNKT bekerja demi keterbukaan publik dalam melakukan investigasi berdasarkan SOP yang ada. Bahkan hasil investigasi KNKT akan dibuka secara terang, jadi kita sebagai masyarakat pengguna tidak lagi khawatir," ungkapnya.
Nantinya, kata Maruly KNKT akan memberikan rekomendasi resmi berdasarkan hasil penyelidikan mereka yang bisa dijadikan mitigasi bencana transportasi nasional. Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan standar keselamatan pelayaran di Indonesia.
Frequently Asked Questions
Apa yang menyebabkan kebakaran KM Mutiara Sentosa 2? Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih dalam tahap investigasi. Tim KNKT dan Kemenhub sedang menyelidiki berbagai kemungkinan penyebab, termasuk faktor teknis dan human error.
Berapa jumlah korban dalam musibah tersebut? Musibah menewaskan lima orang. Total ada 271 orang di dalam kapal, terdiri dari 232 penumpang dan 39 awak kapal.
Kapan kapal terbakar? Kapal terbakar pada Minggu, 2 Agustus 2026 di perairan utara Madura saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar.
Siapa operator kapal tersebut? PT Atosim Lampung Pelayaran merupakan operator KM Mutiara Sentosa 2 yang sedang menjalani audit manajemen keselamatan.
Apakah hasil investigasi akan dipublikasikan? Ya, KNKT akan membuka hasil investigasi secara transparan kepada publik untuk memastikan keterbukaan informasi.