Paskibraka Ini Dulu Hampir Gagal Gegara Paspor Prancis, Kini Hidupnya Berubah Drastis
Paskibraka Ini Dulu Hampir Gagal Karena Paspor Prancis
Faktanaya.com – Paskibraka Ini Dulu Hampir Gagal Gegara Masalah Kewarganegaraan - Kisah Gloria Natapradja Hamel menjadi salah satu cerita inspiratif yang viral di Indonesia. Sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71 pada tahun 2016, nama gadis ini ramai diperbincangkan di berbagai media. Gloria terpilih menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka untuk mewakili Provinsi Jawa Barat dalam upacara bersejarah tersebut.
Namun, sayangnya ia tidak bisa mengikuti upacara pengibaran bendera di Istana Merdeka karena masalah status kewarganegaraan yang cukup rumit. Gloria adalah putri dari Ira Natapradja yang berpaspor Indonesia dan Didier Hamel, seorang warga negara Prancis. Masalah muncul karena saat itu ia masih memegang paspor Prancis yang berlaku mulai Februari 2014 sampai Februari 2019.
Kejutan di Hari-Hari Terakhir
Ketika itu, Gloria masih menempuh pendidikan di SMA Islam Dian Didaktika, Cinere, Depok. Ia telah melalui proses seleksi yang ketat untuk menjadi salah satu anggota Paskibraka. Hanya dua hari sebelum upacara kemerdekaan dilaksanakan, namanya dicoret dari daftar anggota Paskibraka secara mengejutkan. Keputusan tersebut sempat membuat hati Gloria hancur dan ia harus menahan air mata.
Momen tersebut justru menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Gloria merasa mendapatkan pelajaran berharga dan tidak menyesali apa yang terjadi. Meskipun tidak boleh mengibarkan bendera, Gloria tetap datang ke Istana Merdeka sebagai tamu kehormatan. Ia menyaksikan jalannya upacara dari tribun J dengan penuh kebanggaan.
"Dari sini saya bisa jadi dewasa. Saya belajar bahwa segala hal yang Anda inginkan belum tentu terwujud," kata Gloria saat memberikan keterangan pers di Kemenpora.
Panggilan Khusus dari Presiden Jokowi
Kisah Gloria menarik perhatian besar setelah Presiden Joko Widodo memanggilnya ke Istana pada 17 Agustus 2016. Dalam pertemuan tersebut, Gloria diberi kesempatan bergabung bersama anggota Paskibraka lainnya untuk upacara penurunan bendera di sore hari. Ini merupakan momen yang sangat istimewa bagi gadis muda tersebut.
Gloria kemudian bertugas bersama Tim Bima yang bertanggung jawab dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih. Keputusan ini diambil setelah pemerintah mempertimbangkan nasionalisme dan keinginan Gloria untuk menjadi warga negara Indonesia. Ia pun merasa sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan.
"Melihat nasionalisme Gloria, keinginannya, kecintaannya, dan juga kalau lihat bagaimana akhirnya kemudian dia tetap berharap. Menurut saya karena ini masih anak yang tumbuh dan negara juga memberikan ruang untuk itu," ujar Pramono Anung saat menjabat sebagai Sekretaris Kabinet di Kompleks Istana Merdeka.
Perubahan Drastis dalam Kehidupan Gloria
Perjalanan hidup Gloria telah berubah drastis sejak peristiwa tersebut. Ia terus menjalani kehidupan dengan semangat dan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. Gloria pun memutuskan untuk mengambil langkah besar dalam hidupnya dengan menjadi warga negara Indonesia secara resmi.
Kini, Gloria Natapradja Hamel telah menjadi simbol semangat muda Indonesia yang tidak pernah menyerah. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda yang menghadapi berbagai tantangan dalam hidup. Ia membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru yang lebih indah.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gloria Natapradja Hamel
1. Mengapa Gloria tidak bisa mengibarkan bendera pada tahun 2016? Gloria tidak bisa mengibarkan bendera karena saat itu ia masih memegang paspor Prancis yang berlaku mulai Februari 2014 sampai Februari 2019, sehingga dianggap belum sepenuhnya menjadi warga negara Indonesia.
2. Kapan Gloria dipanggil oleh Presiden Jokowi? Presiden Joko Widodo memanggil Gloria ke Istana pada 17 Agustus 2016, tepat pada hari peringatan kemerdekaan Indonesia.
3. Apa yang dilakukan Gloria setelah upacara penurunan bendera? Setelah upacara penurunan bendera, Gloria memutuskan untuk menjadi warga negara Indonesia secara resmi dan terus mengembangkan kariernya.
4. Di mana Gloria bersekolah saat menjadi Paskibraka? Gloria menempuh pendidikan di SMA Islam Dian Didaktika, Cinere, Depok saat ia terpilih menjadi Paskibraka Jawa Barat.
5. Apa pesan Gloria bagi generasi muda? Gloria berpesan bahwa segala hal yang kita inginkan belum tentu terwujud, namun kita harus tetap berharap dan berusaha dengan sungguh-sungguh.