FaktaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Respons Insanul Fahmi Usai Wardatina Mawa Ngaku Tak Dinafkahi 3 Bulan

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Robert Jones - faktanaya.com

Foto : Robert Jones - faktanaya.com

Insanul Fahmi Bantah Tudingan Tak Beri Nafkah Anak Selama Tiga Bulan

Faktanaya.com – Pengusaha asal Medan, Insanul Fahmi, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang sedang hangat diperbincangkan di media sosial. Respons Insanul Fahmi Usai Wardatina Mawa mengungkap bahwa ia tidak menyetujui tuduhan bahwa nafkah anak tidak diberikan selama tiga bulan terakhir. Pria yang dikenal sebagai pemilik berbagai bisnis ini menegaskan bahwa ia tetap berkomitmen memenuhi kewajiban finansialnya sebagai seorang ayah.

Kasus ini bermula ketika Wardatina Mawa, seorang konten kreator yang juga mantan istri Insanul, secara terbuka menyampaikan bahwa uang nafkah untuk putra mereka tidak lagi diterima secara rutin. Pernyataan tersebut memicu berbagai spekulasi publik, terutama mengingat kabar bahwa kondisi keuangan Insanul sedang mengalami penurunan signifikan. Namun, melalui Respons Insanul Fahmi Usai Wardatina, pengusaha tersebut menolak keras klaim bahwa ia berhenti memberikan nafkah sama sekali.

Klarifikasi Langsung dari Insanul

Dalam pernyataannya kepada awak media, Insanul menjelaskan bahwa ia memang masih memberikan nafkah, meskipun mungkin tidak selalu tepat waktu. Ia memilih untuk tidak terlalu banyak berkomentar agar tidak memperpanjang perdebatan yang seharusnya menjadi urusan pribadi. "Males mengklarifikasi apa-apa sih, tapi maksudnya kalau ngasih (nafkah) tetap ngasih," kata Insanul kepada awak media, Kamis 13 Agustus 2026.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Insanul tidak ingin masalah rumah tangganya menjadi bahan perbincangan publik yang berkepanjangan. Ia juga secara langsung menolak tuduhan bahwa dirinya sama sekali tidak memberikan nafkah selama beberapa bulan. "Tapi kalau dikatakan (tidak menafkahi) sampai berapa bulan, itu enggak," ungkapnya dengan tegas. Melalui Respons Insanul Fahmi Usai Wardatina, ia berusaha memberikan kepastian bahwa kewajibannya sebagai ayah tetap berjalan.

Insanul menambahkan bahwa masalah ini seharusnya tidak menjadi perdebatan di ruang publik. "Tapi ya ini nggak perlu diributin lah ini, case rumah tangga juga," tandasnya. Ia berharap semua pihak dapat memahami bahwa setiap keluarga memiliki dinamika dan tantangan masing-masing yang tidak selalu terlihat dari luar.

Detail Perceraian dan Nafkah

Insanul dan Wardatina Mawa resmi bercerai pada 8 Juli 2026 berdasarkan putusan Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatra Utara. Dalam putusan tersebut, hak asuh anak berada di tangan Mawa dan Insanul diwajibkan membayar nafkah sebesar Rp3 juta per bulan. Jumlah ini menjadi dasar perhitungan yang harus dipenuhi oleh Insanul sesuai dengan keputusan pengadilan.

Belakangan, nama Insanul kembali menjadi sorotan setelah beredar kabar bahwa kondisi ekonominya memburuk hingga disebut banting setir berjualan sayur. Kabar itu muncul bersamaan dengan pengakuan Mawa mengenai nafkah anak yang disebut tidak lagi diterima secara lancar. Namun, melalui Respons Insanul Fahmi Usai Wardatina, pengusaha tersebut menegaskan bahwa ia tetap berusaha memenuhi kewajibannya meskipun ada keterlambatan.

Di sisi lain, Mawa mengaku tidak mengetahui kondisi keuangan mantan suaminya secara detail. Ia juga mengatakan bahwa nafkah untuk anak mereka memang tidak rutin diberikan. "Aku nggak tahu," ucap wanita bercadar tersebut di kawasan Bogor, baru-baru ini. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Mawa tidak menyalahkan Insanul sepenuhnya, melainkan memahami bahwa ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterlambatan pembayaran.

Mawa mengaku tidak ingin mempermasalahkan kondisi tersebut, meski menurutnya pengiriman nafkah tidak berjalan sebagaimana mestinya. "Enggak lancar. Tapi ya udah it's okay," kata Mawa. Ia bahkan menyebut sudah hampir tiga bulan tidak menerima nafkah anak dari Insanul. Namun, ia tetap optimis bahwa masalah ini akan segera teratasi.

Pengusaha asal Medan ini juga menyatakan bahwa ia tidak ingin masalah rumah tangganya menjadi bahan perbincangan publik yang berkepanjangan. Ia berharap semua pihak dapat memahami bahwa setiap keluarga memiliki dinamika dan tantangan masing-masing.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kasus Ini

Berapa jumlah nafkah yang harus dibayar Insanul Fahmi? Berdasarkan putusan Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Insanul diwajibkan membayar nafkah sebesar Rp3 juta per bulan untuk putranya.

Kapan Insanul dan Wardatina resmi bercerai? Mereka resmi bercerai pada 8 Juli 2026 berdasarkan putusan Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatra Utara.

Apakah Insanul masih memberikan nafkah? Ya, melalui Respons Insanul Fahmi Usai Wardatina, ia menegaskan bahwa ia tetap memberikan nafkah meskipun mungkin tidak selalu tepat waktu.

Mengapa nafkah tidak diterima secara rutin? Mawa mengaku tidak mengetahui kondisi keuangan mantan suaminya secara detail, namun ia menyebutkan bahwa pengiriman nafkah tidak berjalan lancar selama hampir tiga bulan terakhir.

Apakah Insanul akan memperbaiki situasi? Insanul menyatakan bahwa ia tidak ingin masalah ini menjadi perdebatan publik dan berharap semua pihak dapat memahami bahwa ia tetap berkomitmen memenuhi kewajibannya sebagai seorang ayah.

Related Reading