Visit Agenda: Sempat Tertunda, Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Selama Dua Hari Pekan Depan
kaman Ayatollah Ali Khamenei Berlangsung Selama Dua Hari Visit Agenda - Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, akhirnya ditetapkan
Visit Agenda: Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Berlangsung Selama Dua Hari
Visit Agenda – Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, akhirnya ditetapkan setelah mengalami beberapa kali penundaan. Upacara penghormatan terakhir dan pemakaman dijadwalkan berlangsung dalam dua hari di pekan depan, menarik perhatian jutaan pengunjung dari berbagai wilayah. Peristiwa ini menandai penutupan era penting dalam sejarah politik dan spiritual Iran, dengan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat.
Penjadwalan Prosesi Pemakaman yang Diundur
Pengumuman resmi tentang jadwal prosesi pemakaman diberikan oleh Hassan Hassanzadeh, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Wilayah Teheran, yang juga bertindak sebagai ketua panitia penyelenggara. Informasi ini diungkapkan dalam wawancara yang ditayangkan oleh media televisi pada Sabtu, mengisyaratkan kehati-hatian dalam menyusun detail acara demi kelancaran.
Minggu 28 Juni 2026, Hassanzadeh menjelaskan bahwa penghormatan terakhir, salat jenazah, dan pemakaman akan diadakan pada 4 dan 5 Juli. Presstv.ir
Penundaan ini dilakukan untuk memastikan segala aspek persiapan tercakup, termasuk keamanan, logistik, dan pengaturan lalu lintas. Dengan estimasi jumlah pengunjung mencapai 20 juta orang, pihak panitia mengambil langkah strategis untuk menghindari kemacetan dan meminimalkan risiko kepadatan. Jalur prosesi pemakaman disesuaikan berdasarkan analisis teknis yang menunjukkan bahwa tidak ada satu jalan pun di Teheran yang mampu menampung volume pengunjung yang besar tanpa gangguan.
Detil Acara dan Langkah Persiapan
Untuk mengakomodasi jumlah pengunjung yang sangat tinggi, prosesi akan mengambil rute di koridor utama kota, mengutamakan jalur yang lebih lebar dan mudah dijangkau. Selama acara, akses kendaraan di sekitar area pemakaman juga dibatasi agar arus lalu lintas tetap terkendali. Hassanzadeh menegaskan bahwa panitia telah menyiapkan lokasi khusus bagi jenazah, termasuk area untuk keluarga Ayatollah, serta fasilitas penginapan dan makanan bagi peserta upacara.
Sebagai bagian dari persiapan, panggung utama dibangun di lokasi yang lebih tinggi agar dapat dilihat oleh ribuan pelayat yang berkumpul di Imam Khomeini Grand Prayer Grounds. Kedua acara, yaitu salat jenazah dan penghormatan terakhir, akan diadakan dengan jadwal yang berbeda untuk memastikan peserta dapat mengikuti seluruh prosesi tanpa kelelahan. Visit Agenda ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat solidaritas antar wilayah.
Visit Agenda yang dirancang sangat detail menunjukkan komitmen pemerintah Iran untuk menyelenggarakan acara yang megah dan bermakna. Selain itu, acara ini diharapkan menjadi pendorong bagi pengunjung untuk menunjukkan dukungan terhadap kepemimpinan Ayatollah Khamenei selama masa hidupnya. Seluruh jadwal telah direncanakan secara matang, termasuk pembagian waktu untuk penghormatan terakhir dan salat jenazah yang akan berlangsung pada 4 dan 5 Juli.
Prosesi pemakaman akan dimulai pada pukul 06.00 di hari pertama, dengan area acara dibuka untuk umum. Pada hari kedua, salat jenazah dijadwalkan pada pagi hari, sementara prosesi penghormatan terakhir berlangsung hingga pukul 20.00. Visit Agenda ini diperkirakan akan berlangsung secara terus-menerus, dengan kegiatan khusus seperti pembacaan ayat-ayat alkitab, hukum-hukum Islam, dan khotbah oleh ulama terkemuka.
Dengan penjadwalan dua hari, prosesi pemakaman Ayatollah Khamenei memberikan waktu yang cukup bagi pengunjung untuk hadir dan mengikuti seluruh rangkaian upacara. Selain itu, ini juga memungkinkan pihak keamanan dan petugas lalu lintas untuk memberikan pengawasan yang lebih intensif. Pemakaman ini diharapkan menjadi momen penting bagi masyarakat Iran untuk mengenang jasa dan pengaruh Ayatollah Khamenei sepanjang masa kepemimpinannya.