Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Nasional

Key Discussion: Kemendagri Soroti Lagu ‘Lalaki Langit’ Ciptaan Bupati Purwakarta, Om Zein Segera Dipanggil untuk Klarifikasi

Charles Lopez - faktanaya.com 3 mins baca

Kemendagri Soroti Lagu 'Lalaki Langit' yang Disebut Mengandung Penjelmaan Seksis Key Discussion: Kemendagri Terima Laporan dan Mulai Telaah Lagu Bupati

Key Discussion: Kemendagri Soroti Lagu ‘Lalaki Langit’ Ciptaan Bupati Purwakarta, Om Zein Segera Dipanggil untuk Klarifikasi

Kemendagri Soroti Lagu ‘Lalaki Langit’ yang Disebut Mengandung Penjelmaan Seksis

Key Discussion: Kemendagri Terima Laporan dan Mulai Telaah Lagu Bupati Purwakarta

Key Discussion – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kini memasuki tahap Key Discussion setelah menerima laporan mengenai lagu berbahasa Sunda berjudul “Lalaki Langit” yang diciptakan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau dikenal sebagai Om Zein. Lagu ini menjadi sorotan karena dikaitkan dengan penjelmaan seksis yang menimbulkan reaksi luas dari publik. Sejumlah lirik dianggap memperkuat stereotip gender, dengan pujian terhadap laki-laki dan penekanan pada peran perempuan.

Kontroversi Lagu dan Pemanggilan Bupati Purwakarta

Lagu “Lalaki Langit” yang dirilis sejak tahun 2020 kini kembali mencuat dalam Key Discussion setelah mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Kemendagri menyatakan telah melakukan pemantauan melalui laporan media dan menilai adanya kebutuhan untuk memeriksa lebih lanjut. Benny Irwan, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, menjelaskan bahwa pembahasan internal sedang berlangsung untuk menentukan langkah yang tepat.

“Kemendagri sedang melakukan Key Discussion mengenai lagu ini sebagai bagian dari upaya mengawasi konten yang berpotensi menimbulkan perbedaan pandangan di masyarakat,” terang Benny Irwan saat dihubungi pada Jumat, 3 Juli 2026.

Latar Belakang dan Reaksi Publik

Kontroversi bermula saat lagu “Lalaki Langit” dipakai sebagai latar belakang dalam video promosi daerah yang menimbulkan diskusi panas di media sosial. Banyak netizen menyoroti frasa “lalanang bejat” yang dianggap menggambarkan perempuan sebagai objek kesenangan. Dalam Key Discussion, penjelmaan seksis ini dianggap sebagai isu yang perlu diwaspadai, terutama dalam konteks sosial dan budaya.

Sebagai tanggapan, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyampaikan permintaan maaf setelah mendapat kritik dari masyarakat. Ia menjelaskan bahwa lagu tersebut dibuat sebelum menjabat sebagai bupati, sebagai bentuk ungkapan atas refleksi diri terhadap masa lalu. Meski demikian, penjelmaan seksis dalam lagu masih menjadi bahan pembicaraan dalam Key Discussion.

Proses Klarifikasi dan Harapan ke Depan

Key Discussion terkait dengan lagu “Lalaki Langit” menunjukkan bahwa Kemendagri berkomitmen untuk memberikan kejelasan. Benny Irwan menegaskan bahwa pemanggilan Bupati Purwakarta akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan untuk mengklarifikasi isu tersebut. Hasil klarifikasi diharapkan bisa menjadi dasar untuk langkah pembinaan lebih lanjut.

“Key Discussion ini akan membantu kami memahami lebih dalam konten yang disampaikan oleh sahabat daerah, sehingga tindakan yang diambil lebih tepat sasaran,” ujar Benny.

Kemendagri juga berharap Key Discussion ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender dalam seni dan budaya. Selain itu, pihaknya ingin memastikan bahwa karya-karya yang menciptakan kesan seksis bisa diperbaiki atau diberikan penjelasan yang jelas.

Respons dari Pihak Lain dan Konteks Budaya

Dalam Key Discussion, beberapa pihak mengkritik penjelmaan seksis dalam lagu “Lalaki Langit” sebagai bentuk penyebaran norma yang kaku. Namun, ada juga yang menilai bahwa lagu ini adalah ekspresi seni yang mencerminkan realitas budaya lokal. Dengan demikian, Kemendagri berusaha menyeimbangkan antara pembinaan dan pemahaman terhadap konteks budaya yang lebih luas.

Key Discussion ini juga menarik perhatian para pakar linguistik dan sosiolog yang mengingatkan bahwa seni sering kali mencerminkan nilai-nilai masyarakat. Oleh karena itu, Kemendagri berencana menggandeng berbagai pihak untuk mengevaluasi lagu ini secara holistik, bukan hanya dari sisi lirik tetapi juga pengaruhnya di masyarakat.

Kontribusi Media dan Peran Publik dalam Key Discussion

Media massa memainkan peran penting dalam Key Discussion ini, dengan mempublikasikan berbagai opini dan laporan tentang lagu “Lalaki Langit”. Beberapa jurnalis menyatakan bahwa kontroversi ini bisa menjadi ajang dialog antara seni dan isu sosial. Selain itu, partisipasi publik melalui media sosial membantu menyebarluaskan Key Discussion ini hingga ke berbagai lapisan masyarakat.

Kemendagri juga berharap Key Discussion ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk kebijakan dalam negeri terkait seni dan budaya. Dengan mengetahui dampak lagu tersebut, pemerintah bisa lebih proaktif dalam memastikan karya-karya daerah tidak merugikan nilai-nilai inklusif. Proses klarifikasi yang sedang dijalani Bupati Purwakarta menjadi langkah awal dalam upaya tersebut.

Ikut berdiskusi