Blak-blakan! Gus Yahya Akui Maju Lagi Jadi Ketum PBNU
Pembicaraan Gus Yahya tentang Kembali Maju sebagai Ketua Umum PBNU Blak blakan Gus Yahya Akui Maju - Jakarta, VIVA – Pada Muktamar NU ke-35, Ketua Umum
Pembicaraan Gus Yahya tentang Kembali Maju sebagai Ketua Umum PBNU
Blak blakan Gus Yahya Akui Maju – Jakarta, VIVA – Pada Muktamar NU ke-35, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengungkapkan niatnya untuk kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum. Ia mengatakan, ini merupakan langkah yang telah direncanakan sejak awal.
“Saya berencana untuk mengajukan diri kembali,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor PBNU, Jakarta Pusat, pada Selasa, 14 Juli 2026.
Gus Yahya menyoroti adanya banyak tugas yang belum selesai. Menurutnya, keinginan untuk maju kembali terkait dengan upaya menyempurnakan pencapaian yang telah ada.
“Karena pertama, saya ingin menyelesaikan agenda-agenda yang sejak awal sudah saya bangun. Saya sekarang lebih memahami bagaimana menyempurnakan capaian-capaian yang telah diperoleh, sehingga manfaatnya bisa dirasakan nyata oleh anggota NU,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Jendral PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya mengatakan tidak akan mengajukan diri. Ia merasa belum memenuhi syarat yang dibutuhkan.
“Saya merasa belum memenuhi syarat untuk menjadi ketua umum,” kata Gus Ipul, seperti yang dilaporkan pada Minggu, 10 Mei 2026.
Nama-Nama Potensial dalam Pemilihan Ketum PBNU
Gus Ipul menyebut beberapa kandidat yang mungkin maju. Beberapa nama yang diungkapkannya termasuk Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gus Yahya, serta KH Said Aqil Siradj.
“Salah satu yang berpotensi ya, kalau bicara itu salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa semua nama tersebut memiliki kualifikasi yang cukup. Salah satu syaratnya adalah pernah menjabat sebagai Katib Aam PBNU.
“Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Kyai Said kalau nggak salah sebelumnya juga pernah jadi Katib Aam. Jadi semuanya sebenernya punya potensi, tinggal berkenan apa nggak,” sambungnya.
Selain itu, Gus Ipul menyatakan bahwa siapa pun berhak mengajukan diri asalkan memenuhi ketentuan yang ditetapkan.