Bisnis

Bahlil Rangkap Menko dan Menteri ESDM, Tetap Berkantor di Kementerian ESDM

6a85629ae6e6e-menteri-esdm-bahlil-lahadalia_gemini_1265_711

Bahlil Rangkap Menko dan Menteri ESDM, Tetap Berkantor di Kementerian ESDM

Faktanaya.com – Bahlil Lahadalia menjalankan dua amanah sekaligus di kabinet. Dalam penugasan tersebut, Bahlil rangkap Menko dan Menteri ESDM, yakni sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Untuk sementara waktu, ia memastikan aktivitas kerjanya tetap dilakukan dari kantor Kementerian ESDM.

Penjelasan itu disampaikan Bahlil setelah mengikuti pelantikan oleh Presiden. Ia menyebut penugasan baru tersebut sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, baik dalam mengelola urusan energi dan sumber daya mineral maupun dalam mengoordinasikan agenda hilirisasi dan transisi energi.

“Alhamdulillah kami melakukan pelantikan oleh Bapak Presiden. Khususnya saya, dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap jadi Menteri ESDM,” kata Bahlil kepada awak media.

Kantor Menko Sementara di Kementerian ESDM

Di tengah perhatian terhadap pengaturan kerja dua jabatan tersebut, Bahlil menegaskan bahwa kantor Kementerian ESDM masih menjadi basis kerjanya. Pengaturan ini berlaku sambil menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kebutuhan kantor untuk jabatan Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi.

“Kantornya akan tetap di Kementerian ESDM sambil kita melihat perkembangan,” ujar Bahlil.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai lokasi kantor permanen atau kantor khusus untuk posisi Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi. Karena itu, pada tahap awal, Bahlil akan menjalankan fungsi koordinasi lintas kementerian dari lingkungan Kementerian ESDM.

Keputusan tersebut memperlihatkan kedekatan antara tugas baru yang diemban Bahlil dengan bidang kerja Kementerian ESDM. Agenda hilirisasi, investasi sumber daya alam, dan arah transisi energi memiliki hubungan kuat dengan sektor energi serta mineral yang berada dalam lingkup kementerian tersebut.

Hilirisasi Berkaitan Erat dengan Sektor ESDM

Bahlil rangkap Menko dan Menteri dalam konteks agenda pemerintah yang saling terhubung. Sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, ia memiliki peran untuk menyelaraskan kebijakan berbagai sektor. Sementara sebagai Menteri ESDM, ia tetap memimpin kementerian yang menangani energi dan sumber daya mineral.

Menurut Bahlil, sekitar 90 persen investasi yang berkaitan dengan hilirisasi berada di sektor ESDM. Besarnya porsi tersebut menjadi alasan penting bagi penguatan koordinasi kebijakan agar program hilirisasi dapat berjalan searah dengan kebutuhan investasi, pengelolaan sumber daya alam, dan kebijakan energi.

Hilirisasi sendiri merupakan agenda untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui proses pengolahan. Sementara transisi energi berkaitan dengan arah pengembangan kebijakan energi. Kedua agenda itu membutuhkan keterpaduan langkah karena melibatkan banyak bidang kerja pemerintah.

Dalam posisi koordinator, Bahlil diharapkan dapat menyatukan kebijakan yang berkaitan dengan hilirisasi dan transisi energi. Di sisi lain, perannya sebagai Menteri ESDM memberi keterkaitan langsung dengan sektor yang disebut memiliki kontribusi investasi terbesar dalam agenda hilirisasi.

Menjalankan Dua Mandat Pemerintah

Rangkap jabatan tersebut juga menjadi sorotan karena Bahlil akan menjalankan dua mandat pemerintahan dalam waktu bersamaan. Kementerian ESDM memiliki tugas terkait energi dan sumber daya mineral, sedangkan jabatan menteri koordinator berfungsi menyelaraskan kebijakan lintas sektor yang terkait dengan hilirisasi dan transisi energi.

Bahlil menyatakan siap menjalankan amanah yang telah diberikan. Dengan tetap berkantor di Kementerian ESDM, pelaksanaan tugas awal sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi akan berlangsung dari institusi yang memiliki keterhubungan besar dengan investasi hilirisasi.

Pengaturan kerja selanjutnya masih menunggu perkembangan. Namun, Bahlil memastikan tugasnya sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM tetap dijalankan dari kantor Kementerian ESDM untuk sementara waktu.

FAQ Bahlil Rangkap Menko dan Menteri

Jabatan apa saja yang diemban Bahlil Lahadalia?

Bahlil Lahadalia menjabat Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus tetap menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Di mana Bahlil berkantor saat menjalankan dua jabatan?

Untuk sementara, Bahlil berkantor di Kementerian ESDM sambil melihat perkembangan pengaturan kantor bagi jabatan menteri koordinator.

Mengapa jabatan tersebut berkaitan dengan Kementerian ESDM?

Bahlil menyebut sekitar 90 persen investasi yang terkait dengan hilirisasi berada di sektor ESDM. Karena itu, kebijakan hilirisasi dan transisi energi memiliki keterkaitan besar dengan urusan energi serta sumber daya mineral.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *