Bisnis

Bos BEI Ungkap Upaya Pihaknya Demi Merespons Hasil Penilaian MSCI

6a34b06369fed-direktur-utama-bei-terpilih-jeffrey-hendrik_gemini_1265_711

Jeffrey Hendrik: BEI Terus Berkomunikasi Pasca Penilaian MSCI

Faktanaya.com – Jakarta, VIVA – Jeffrey Hendrik, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), menegaskan bahwa pihaknya akan terus mempererat dialog dengan MSCI. Langkah ini diambil menyusul pengumuman hasil tinjauan indeks terbaru yang mencakup periode Agustus 2026.

“Komunikasi kami dengan MSCI tentu akan terus dilanjutkan,” tegas Jeffrey Hendrik saat ditemui wartawan di Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Pihak BEI juga berkomitmen untuk terus menjalin hubungan baik dengan pelaku pasar domestik serta investor global. Tujuannya adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

“Demikian juga komunikasi dengan investor global,” imbuhnya.

Proses Rebalancing Rutin MSCI

Jeffrey menjelaskan bahwa pengumuman tersebut merupakan bagian dari tinjauan indeks rutin. Lembaga penyedia indeks global ini secara berkala mengevaluasi saham-saham di seluruh dunia, termasuk yang ada di Indonesia.

Dalam proses sebelumnya, Jeffrey meyakini MSCI memanfaatkan keterbukaan informasi publik yang telah disampaikan oleh BEI. Informasi tersebut mencakup High Shareholding Concentration (HSC) serta kepemilikan saham di atas 1 persen.

“Rebalancing ini secara periodik dilakukan oleh MSCI. Dan seperti proses rebalancing sebelumnya, MSCI juga menggunakan keterbukaan informasi publik yang disampaikan oleh BEI, seperti HSC dan kepemilikan saham 1 persen,” jelasnya.

Detail Perubahan Indeks

Pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026, MSCI resmi mengumumkan MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review. Seluruh perubahan yang ditetapkan akan berlaku saat penutupan bursa pada 31 Agustus 2026 dan efektif mulai 1 September 2026.

Dalam pengumuman tersebut, MSCI mencabut dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index. Salah satu saham tersebut diturunkan kategorinya ke MSCI Global Small Cap Index. Sementara itu, satu saham lainnya dipindahkan ke kategori MSCI Global Small Cap Index. Di sisi lain, MSCI juga mengeluarkan sembilan saham Indonesia dari indeks tersebut.

MSCI dijadwalkan akan mengumumkan index review berikutnya pada 11 November 2026, dengan tanggal efektif pada 1 Desember 2026.

Sebagai informasi, MSCI Index Review merupakan peninjauan berkala (quarterly index review) yang dilakukan oleh MSCI untuk menyesuaikan bobot, memasukkan, atau mengeluarkan konstituen saham-saham global dalam portofolio indeks acuannya.

Frequently Asked Questions

What is Bos BEI Ungkap Upaya Pihaknya Demi?

Bos BEI Ungkap Upaya Pihaknya Demi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bos BEI Ungkap Upaya Pihaknya Demi matter?

Bos BEI Ungkap Upaya Pihaknya Demi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *