Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bisnis

Key Discussion: Mendag Busan Kenang Rachmat Gobel Motor Ekspor dan Industri Nasional

Richard Garcia - faktanaya.com 3 mins baca

Mengenang Rachmat Gobel: Tokoh yang Membangun Ekspor dan Industri Nasional Key Discussion – Jakarta, VIVA – Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang akrab

Key Discussion: Mendag Busan Kenang Rachmat Gobel Motor Ekspor dan Industri Nasional

Mengenang Rachmat Gobel: Tokoh yang Membangun Ekspor dan Industri Nasional

Key Discussion – Jakarta, VIVA – Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, merasa kehilangan sosok besar dalam dunia ekspor dan pengembangan industri nasional, Rachmat Gobel. Mantan menteri dan anggota DPR RI tersebut meninggal pada dini hari, mengejutkan banyak pihak. Busan mengungkapkan bahwa Rachmat Gobel adalah tokoh yang berperan sentral dalam memperkuat ekspor Indonesia dan mendorong pertumbuhan sektor manufaktur nasional. Kontribusinya terhadap peningkatan investasi, strategi pemasaran, serta pembangunan infrastruktur industri dianggap sangat berharga.

Pertemuan Terakhir dengan Rachmat Gobel: Fokus pada Kemitraan Ekspor

Kemarin, Busan mengungkapkan bahwa pertemuan terakhir dengan Rachmat Gobel terjadi pada Rabu (8/7). Saat itu, mereka membahas strategi strategis untuk meningkatkan ekspor melalui perkuatan kemitraan dengan investor Jepang yang beroperasi di Indonesia. Key Discussion dalam sesi itu berfokus pada pengembangan jaringan distribusi, penguatan standar kualitas, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing produk manufaktur lokal.

Rachmat Gobel dikenal sebagai pionir yang memperkenalkan model ekspor berbasis Key Discussion yang mengintegrasikan kebijakan pemerintah dengan inisiatif swasta. Dia juga aktif dalam menyusun roadmap pengembangan industri nasional, termasuk sektor otomotif dan elektronik, yang menjadi prioritas utama dalam penguatan ekonomi Indonesia. Selama masa kepemimpinan, dia berusaha memperluas akses pasar Indonesia ke berbagai negara, terutama melalui perjanjian perdagangan bilateral dan multilateral.

Kontribusi Rachmat Gobel dalam Meningkatkan Industri Manufaktur

Dalam mengenang perannya, Busan menyebut Rachmat Gobel sebagai sosok yang mendorong percepatan transisi dari ekspor bahan baku ke ekspor produk jadi. “Beliau sangat tekun dalam mengembangkan industri manufaktur dan selalu menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta,” kata Busan saat ditemui di Rumah Duka Rachmat Gobel, Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2026.

Berbagai kebijakan yang diperkenalkan Rachmat Gobel, seperti program insentif ekspor dan pembenahan regulasi industri, dianggap menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia juga aktif dalam mendorong penggunaan teknologi dan inovasi, terutama di bidang elektronik, otomotif, dan manufaktur, untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Key Discussion tentang peningkatan nilai tambah produk manufaktur menjadi salah satu isu yang sering dia tekankan.

Busan menjelaskan bahwa Rachmat Gobel memiliki visi jangka panjang dalam membangun ekosistem industri yang mandiri. “Beliau tidak hanya fokus pada peningkatan volume ekspor, tetapi juga pada kualitas produk dan kemampuan industri dalam negeri,” imbuhnya. Ide-ide beliau tentang pengembangan sumber daya manusia, terutama pelatihan dan keterampilan kerja, masih relevan hingga hari ini.

Sebagai seorang pemimpin yang konsisten, Rachmat Gobel dianggap sebagai pelopor dalam mengubah pola perdagangan Indonesia. Berbagai upaya yang ia lakukan, seperti menyiapkan kebijakan pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat kapasitas industri nasional. Key Discussion dalam rapat-rapat strategis dianggap menjadi cara efektif untuk menghadirkan solusi yang terukur dan berkelanjutan.

Dalam mengenang jasa dan dedikasinya, Busan berharap semangat Rachmat Gobel dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. “Beliau selalu menekankan bahwa ekspor bukan hanya tentang jumlah, tetapi juga tentang keberlanjutan dan kualitas. Saya yakin, Key Discussion yang beliau ajarkan akan terus hidup dalam kebijakan yang kita terapkan sekarang,” tutur Busan. Selain itu, dia juga menyebut bahwa cara kerja Rachmat Gobel sangat berpengaruh terhadap tata kelola kebijakan perdagangan di Indonesia.

Ikut berdiskusi