Skip to content
Fresh Desk
Juni 18, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bisnis

Main Agenda: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara Tahun Buku 2025

Robert Jones 3 mins baca

iliun Tahun 2025 Main Agenda - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan pada tahun buku 2025, dengan total

Main Agenda: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara Tahun Buku 2025

Main Agenda Pelindo Tumbuh 5% dengan Pendapatan Rp7,81 Triliun Tahun 2025

Main Agenda – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan pada tahun buku 2025, dengan total kontribusi ke negara mencapai Rp7,81 triliun. Angka ini meningkat sebesar 5% dibandingkan periode sebelumnya, yang menunjukkan konsistensi dalam menjalankan Main Agenda untuk mendukung pembangunan nasional. Pendapatan tersebut berasal dari pajak, dividen, PNBP, serta pembayaran konsesi, mencerminkan keterlibatan perusahaan dalam memperkuat perekonomian Indonesia melalui sektor kepelabuhanan. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 menjadi wadah utama untuk mengungkapkan capaian ini, yang menggambarkan progres dalam meningkatkan efisiensi dan layanan.

Peningkatan Pendapatan Usaha dan Operasional

Dalam rangka memperkuat Main Agenda, Pelindo tidak hanya menorehkan pendapatan ke negara yang baik, tetapi juga mencatatkan pertumbuhan pada pendapatan usaha. Tahun 2025, pendapatan usaha mencapai Rp35,48 triliun, naik 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan volume aktivitas kepelabuhanan, termasuk peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional di berbagai pelabuhan yang dikelola perusahaan. Achmad Muchtasyar, Direktur Utama Pelindo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari transformasi berkelanjutan, yang melibatkan inovasi dalam layanan logistik, pengelolaan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha dan masyarakat.

“Kinerja yang positif ini menunjukkan komitmen Pelindo untuk menjaga eksistensi sebagai salah satu pelaku utama sektor logistik Indonesia, sambil terus mengembangkan Main Agenda yang menjadi fokus utama dalam mendukung ekspor-impor dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Achmad Muchtasyar, seperti dikutip Rabu, 17 Juni 2026.

Indikator Operasional yang Meningkat

Peningkatan kinerja Pelindo 2025 terlihat jelas melalui indikator operasional yang lebih baik. Volume arus peti kemas mencapai 19,8 juta TEUs, naik 5% dibandingkan tahun 2024, sementara angka kapal mencapai 1,42 miliar GT, tumbuh 1%. Jumlah penumpang juga meningkat, mencapai 20,4 juta orang, naik 5% dari tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan bahwa pelabuhan yang dikelola Pelindo berkontribusi signifikan dalam mendukung rantai pasok dan mobilitas orang. Selain itu, pertumbuhan ini juga mencerminkan penyesuaian strategi dalam memenuhi kebutuhan perekonomian dan kebijakan pemerintah yang berfokus pada pengembangan infrastruktur logistik.

Pertumbuhan di Tahun 2026: Pelindo Terus Meningkatkan Kinerja

Keberhasilan Main Agenda Pelindo tidak berhenti di tahun 2025, karena tren positif terus berlanjut di tahun 2026. Sampai Mei 2026, perusahaan kembali melaporkan peningkatan pada sejumlah indikator operasional. Arus peti kemas mencapai 8,21 juta TEUs, tumbuh 7% secara year-on-year, dengan kontribusi signifikan dari aktivitas peti kemas internasional yang meningkat 10%. Pertumbuhan arus penumpang mencapai 9,45 juta orang, naik 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang menunjukkan peningkatan daya tarik pelabuhan sebagai pusat transportasi.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa penyesuaian strategi dalam operasional pelabuhan telah memberikan dampak nyata. Hal ini memperkuat posisi Pelindo sebagai pelaku kunci dalam menciptakan ekosistem logistik yang efisien, sejalan dengan Main Agenda pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui keterbukaan perdagangan. Pertumbuhan yang tercatat juga menggambarkan daya tahan perusahaan terhadap tantangan global, seperti fluktuasi harga bahan bakar dan persaingan internasional.

Manfaat Bagi Masyarakat dan Ekosistem Perdagangan

Peningkatan pendapatan dan operasional Pelindo 2025 bukan hanya menguntungkan pemerintah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kontribusi ke negara mencapai Rp7,81 triliun, yang dapat dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur pelabuhan, pemerataan ekonomi, serta pembangunan daerah pesisir. Selain itu, Main Agenda yang dijalankan Pelindo juga memastikan ketersediaan layanan logistik yang andal, sehingga mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan kapasitas pelabuhan yang semakin optimal, Pelindo berperan aktif dalam meningkatkan daya saing sektor perdagangan nasional.

Upaya Peningkatan Efisiensi dan Inovasi

Dalam menjalankan Main Agenda, Pelindo terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan mendorong inovasi. Peningkatan produktivitas di berbagai pelabuhan sejalan dengan upaya mempercepat proses pemerintahan, seperti digitalisasi layanan dan penerapan teknologi terkini. Hal ini tidak hanya mempercepat waktu pelayanan, tetapi juga mengurangi biaya operasional, sehingga meningkatkan daya saing Pelindo di pasar global. Achmad Muchtasyar menekankan bahwa keberhasilan Main Agenda adalah hasil dari kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian terkait, pengusaha, dan masyarakat.

Berbagai inisiatif yang diterapkan Pelindo, seperti pengembangan pelabuhan khusus dan integrasi dengan sistem transportasi darat, menjadi bukti komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan. Inovasi ini juga sejalan dengan target pemerintah dalam menekan biaya logistik hingga 25% pada 2025, yang menjadi salah satu pilar dalam strategi Main Agenda. Dengan data yang menunjukkan pertumbuhan kinerja, Pelindo memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sektor logistik dan mendukung pelaku usaha lokal serta internasional.

Ikut berdiskusi