Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bisnis

Topics Covered: Gelar IDBS 2026, Aftech Pastikan Fintech Tetap Jadi Enabler Sektor Riil dan Mitra Perbankan

Elizabeth Thomas - faktanaya.com 4 mins baca

Topics Covered: IDBS 2026 dan Peran Fintech sebagai Enabler Sektor Riil serta Mitra Perbankan Topics Covered - Sebagai salah satu acara penting di bidang

Topics Covered: Gelar IDBS 2026, Aftech Pastikan Fintech Tetap Jadi Enabler Sektor Riil dan Mitra Perbankan

Topics Covered: IDBS 2026 dan Peran Fintech sebagai Enabler Sektor Riil serta Mitra Perbankan

Topics Covered – Sebagai salah satu acara penting di bidang teknologi keuangan, Topics Covered dalam Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2026 menjadi fokus utama Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech). Acara ini menghadirkan berbagai diskusi strategis dan inisiatif kolaboratif untuk memperkuat peran fintech dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan mengangkat tema “Beyond Banking: Redesigning Finance for Wellbeing and Growth in the Real Economy”, IDBS 2026 bertujuan memastikan fintech tetap menjadi enabler sektor riil serta mitra perbankan yang berkelanjutan.

Agenda dan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Acara IDBS 2026 dirancang untuk menjadi wadah diskusi antara regulator, industri perbankan, fintech, pelaku sektor riil, akademisi, dan mitra internasional. Dalam Topics Covered, penekanan diberikan pada upaya membangun ekosistem keuangan yang terpadu dan inklusif. Pandu Sjahrir, Ketua Umum Aftech, menyampaikan bahwa fintech kini tak hanya dianggap sebagai alternatif perbankan, tetapi sebagai mitra strategis dalam merancang arah keuangan masa depan.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mewujudkan transformasi finansial yang efektif. Fintech diharapkan dapat membantu mengatasi kekurangan dalam layanan keuangan tradisional, sementara perbankan memberikan kestabilan dan kepercayaan masyarakat. Topics Covered dalam IDBS 2026 melibatkan analisis terkini tentang kesiapan infrastruktur digital, peluang inovasi teknologi, serta tantangan regulasi yang mengiringi integrasi fintech ke dalam sistem keuangan nasional.

Kebijakan dan Strategi untuk Pertumbuhan Ekonomi

“Fintech kini tak lagi dianggap sebagai alternatif perbankan, melainkan sebagai mitra strategis dalam membangun sistem keuangan masa depan,” ujar Pandu Sjahrir, Ketua Umum Aftech, dalam keterangan resmi, Selasa, 7 Juli 2026.

Menurut Pandu, Topics Covered dalam IDBS 2026 akan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan untuk mengakselerasi inovasi dalam bidang keuangan digital. Fintech, sebagai enabler sektor riil, diharapkan menjadi penjembatana antara kebutuhan masyarakat dan kemampuan institusi keuangan untuk menyediakan solusi yang lebih cepat dan efisien. Salah satu strategi yang ditekankan adalah penguatan Digital Public Infrastructure (DPI) serta integrasi Open Finance dalam layanan keuangan.

Ketua Dewan Etik Aftech, Harun Reksodiputro, menambahkan bahwa tata kelola industri keuangan digital harus tetap menjadi prioritas. Ia menjelaskan, keberhasilan fintech dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif bergantung pada pengelolaan risiko, keamanan siber, dan perlindungan konsumen. Topics Covered dalam IDBS 2026 juga menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi tantangan teknologi baru seperti AI dan blockchain dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem keuangan digital.

Target Peningkatan Akses ke Keuangan

“Tata kelola yang kuat bukanlah penghambat inovasi, melainkan fondasi utama bagi pertumbuhan industri yang berkelanjutan,” tegas Harun dalam wawancara, Senin, 11 November 2024.

Salah satu Topics Covered dalam IDBS 2026 adalah percepatan akses ke keuangan bagi masyarakat luas, terutama untuk sektor usaha kecil dan menengah (UMKM). Diskusi ini menekankan bahwa fintech memiliki peran penting dalam menyediakan pembiayaan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau. Kolaborasi antara fintech dan perbankan diharapkan dapat mengurangi kesenjangan akses ke layanan keuangan, terutama di daerah-daerah yang kurang dilayani oleh institusi keuangan tradisional.

Tema “Beyond Banking” dalam Topics Covered IDBS 2026 juga membuka peluang untuk mendorong inovasi di bidang asuransi, investasi, dan pengelolaan keuangan pribadi. Perusahaan-perusahaan fintech diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih beragam dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang berkembang secara dinamis. Dengan demikian, IDBS 2026 menjadi platform untuk memastikan fintech tetap menjadi bagian integral dari pertumbuhan ekonomi nasional.

Peran Aftech dalam Mendorong Sinergi

Acara IDBS 2026 dirancang untuk menjadi pendorong sinergi antara berbagai pihak dalam sistem keuangan digital. Topics Covered mencakup berbagai aspek seperti pengembangan infrastruktur teknologi, penerapan regulasi yang mendukung inovasi, serta strategi kolaborasi lintas sektor. Aftech berharap bahwa diskusi ini dapat menjadi acuan untuk kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara fintech dan perbankan dianggap sebagai kunci untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam layanan keuangan. Topics Covered dalam IDBS 2026 juga menyoroti pentingnya pengembangan kompetensi para pelaku industri, baik dari segi teknis maupun strategis. Dengan dukungan regulasi yang tepat dan kolaborasi yang intensif, fintech diharapkan dapat menjadi enabler yang berdampak langsung pada pertumbuhan sektor riil dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Kesimpulan dan Harapan untuk Masa Depan

Sebagai hasil diskusi, Aftech berkomitmen untuk menggabungkan empat pilar utama IDBS 2026—Beyond Banking, Financial Wellbeing, Inclusive Growth, dan Digital Infrastructure—ke dalam berbagai dokumen kebijakan. Topics Covered dalam acara ini menunjukkan bahwa fintech tidak hanya akan terus berkembang, tetapi juga akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari sistem keuangan nasional. Harapan utama adalah agar inovasi keuangan digital mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan akses ke layanan keuangan.

Ikut berdiskusi