Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bisnis

What Happened During: Perkuat Sektor Pangan Lokal dan Gizi Masyarakat RI, TikTok Kampanyekan Makan Dengan Makna

Daniel Taylor - faktanaya.com 4 mins baca

TikTok Perkuat Pangan Lokal dan Gizi Masyarakat dengan Kampanye Makan Dengan Makna What Happened During – Jakarta, VIVA – TikTok meluncurkan inisiatif 'Makan

What Happened During: Perkuat Sektor Pangan Lokal dan Gizi Masyarakat RI, TikTok Kampanyekan Makan Dengan Makna

TikTok Perkuat Pangan Lokal dan Gizi Masyarakat dengan Kampanye Makan Dengan Makna

What Happened During – Jakarta, VIVA – TikTok meluncurkan inisiatif ‘Makan Dengan Makna’ sebagai upaya memperkuat sektor pangan nasional dan mendorong gaya hidup sehat di masyarakat Indonesia. Kampanye ini didukung oleh Kementerian Kesehatan serta menggandeng kreator konten, komunitas lokal, dan bahan pangan asli Indonesia sebagai sumber inspirasi. Dengan memanfaatkan platform media sosial yang aktif di kalangan remaja hingga masyarakat umum, TikTok berharap mengubah pola makan masyarakat sekaligus mempromosikan produk pangan dalam negeri.

Kemitraan dengan Organisasi Nirlaba dan Donasi

Kampanye ‘Makan Dengan Makna’ diperkuat oleh kerja sama dengan Foodbank of Indonesia, yang memberikan donasi sebesar US$200.000. Donasi ini diharapkan mempercepat distribusi lebih dari 80.000 porsi makanan bergizi kepada kelompok rentan di berbagai daerah. Noudhy Valdryno, kepala divisi kebijakan publik TikTok Indonesia, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyediakan bantuan langsung, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya makanan seimbang.

“Donasi ini bertujuan mempercepat akses makanan sehat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membangun kesadaran akan manfaat pola konsumsi seimbang,” kata Noudhy dalam pernyataannya, Kamis, 9 Juli 2026.

TikTok menekankan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari upaya What Happened During dalam memastikan akses pangan lokal tetap relevan di tengah tantangan globalisasi. Selain itu, kolaborasi dengan Foodbank of Indonesia juga membantu memperluas jangkauan program kepada masyarakat pedesaan maupun daerah terpencil yang kurang terjangkau oleh layanan kesehatan formal.

Kampanye ‘Makan Lokal’ dan Pemanfaatan Fitur Live

Sebagai bagian dari What Happened During, TikTok meluncurkan program ‘Makan Lokal’ yang menampilkan sesi masak langsung melalui fitur Live. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan berbagai jenis bahan pangan Indonesia kepada audiens yang lebih luas. Dengan memanfaatkan visualisasi langsung dari para kreator, kampanye ini membantu masyarakat melihat bagaimana makanan sederhana bisa diubah menjadi menu sehat dan bergizi.

“Kami ingin memanfaatkan potensi TikTok untuk menemukan inspirasi hidup sehat yang praktis, sehingga lebih banyak orang bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Noudhy.

Program ini memberikan ruang bagi para pengguna untuk belajar membuat masakan dari bahan lokal, seperti nasi merah, ikan asin, atau sayur-sayuran yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. TikTok juga mengadakan kompetisi kreatif di mana pengguna diundang untuk membagikan resep atau video masak dengan tema ‘Makan Dengan Makna’ sebagai bagian dari What Happened During.

Kemajuan Teknologi dan Pemikiran Masyarakat

What Happened During bukan hanya sekadar kampanye, tetapi juga mencerminkan pergeseran cara masyarakat memandang makanan. Dengan menggabungkan teknologi digital dan kesadaran akan kesehatan, TikTok memperkenalkan pendekatan baru dalam mempromosikan pangan lokal. Selain mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor, kampanye ini juga menginspirasi kreator untuk berpartisipasi dalam menyebarkan informasi tentang nutrisi dan pola makan sehat.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyebut bahwa media sosial seperti TikTok memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat di kalangan masyarakat. “Mari ubah stigma masyarakat agar makan sehat menjadi tren yang menarik,” ujarnya. Dengan What Happened During, TikTok memberikan wadah bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat dalam perubahan positif, baik melalui donasi, konten, maupun partisipasi dalam sesi masak langsung.

Program ini juga mencakup edukasi tentang pentingnya mengonsumsi makanan lokal sebagai bagian dari What Happened During. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Pangan Dunia (FAO) menekankan bahwa akses terhadap bahan pangan lokal tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung ekonomi petani dan produsen kecil. TikTok berharap bahwa inisiatif ini dapat meningkatkan apresiasi terhadap pangan dalam negeri, sekaligus mengurangi risiko ketergantungan pada bahan makanan yang mahal dan tidak sehat.

Implikasi untuk Kesehatan dan Ekonomi

What Happened During juga menjadi momentum untuk menekankan hubungan antara kesehatan dan ekonomi. Dengan mengajak masyarakat mengonsumsi makanan bergizi, kampanye ini berdampak pada pengurangan risiko penyakit seperti stroke, jantung, kanker, dan penyakit ginjal yang sering terjadi akibat pola makan tidak seimbang. Pemerintah dan TikTok sepakat bahwa perubahan perilaku makan memerlukan pendekatan yang menyenangkan dan mudah diakses, seperti yang ditawarkan oleh fitur Live dan video edukatif.

“Dengan memanfaatkan platform digital, kami yakin What Happened During akan lebih efektif dalam mengubah cara masyarakat memandang makanan,” tambah Noudhy.

Selain itu, kampanye ini diharapkan membantu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk pangan lokal. Dengan menyebarluaskan resep dan informasi nutrisi melalui TikTok, pemerintah ingin memastikan bahwa kebijakan kesehatan tidak hanya terbatas pada program formal, tetapi juga merambah ke ranah digital yang lebih luas.

What Happened During menunjukkan bahwa peran media sosial dalam upaya kesehatan sangat signifikan. TikTok menjadi contoh bagaimana teknologi bisa dijadikan alat untuk menyebarkan pesan sehat secara kreatif dan massal. Dengan memanfaatkan kepopuleran platform ini, kampanye ‘Makan Dengan Makna’ diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang, baik dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat maupun dalam memperkuat sektor pangan nasional.

Ikut berdiskusi