Skip to content
Fresh Desk
Juni 19, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bola

Bukan Cuma Cetak Gol – STY Tuntut Striker Persija Ikut Bertahan Sampai Area Penalti Sendiri

Robert Jones 2 mins baca

ertahan di Area Penalti Filosofi Sepak Bola Modern Menurut Shin Tae-yong Bukan Cuma Cetak Gol - Sebagai pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY)

Bukan Cuma Cetak Gol – STY Tuntut Striker Persija Ikut Bertahan Sampai Area Penalti Sendiri

Bukan Cuma Cetak Gol, STY Tuntut Striker Persija Bertahan di Area Penalti

Filosofi Sepak Bola Modern Menurut Shin Tae-yong

Bukan Cuma Cetak Gol – Sebagai pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY) memperkenalkan konsep baru dalam mengelola tim. Tidak hanya fokus pada kemampuan teknis atau pencetak gol, ia menekankan pentingnya kemitraan tim dan pengorbanan dari setiap pemain. Filosofi ini menunjukkan bahwa kesuksesan di musim 2025/2026 tidak bisa dicapai hanya dengan performa individu, tetapi juga melalui kerja sama yang kuat dan keberanian untuk menjalani peran di luar zona nyaman.

“Pemain yang merasa ‘siapa saya’ dengan pundak yang kaku tidak akan mampu membawa tim mencapai target. Mereka harus siap melakukan apa pun untuk memperkuat pertahanan, bahkan sampai area penalti sendiri,”

Dalam wawancara dengan laman I.League pada Jumat, 19 Juni 2026, STY menjelaskan bahwa filosofi ini diadopsi dari pengalaman sepak bola modern yang menuntut adaptasi dari semua pemain. Ia mencontohkan striker sebagai bagian penting dari tim yang tidak hanya bekerja di depan gawang, tetapi juga siap menjadi penekel atau penjaga gawang saat situasi membutuhkan. Ini mengubah peran striker dari sekadar penyerang menjadi elemen yang terintegrasi dalam sistem pertahanan.

Kontribusi Striker dalam Pertahanan

Menurut STY, striker yang mau berkorban menjadi contoh nyata bagaimana kekompakatan tim bisa dibangun. Ia menegaskan bahwa seorang striker yang berkualitas tidak hanya mampu mencetak gol, tetapi juga memahami tanggung jawab dalam menghadang serangan lawan. Kondisi ini memperkuat visi STY untuk menciptakan keseimbangan antara penyerangan dan pertahanan, yang dianggap sebagai kunci kemenangan dalam jangka panjang.

“Striker harus mampu memperkuat lini belakang ketika bola mengalir ke arah kami. Mereka yang bersedia turun ke area penalti bukan hanya menggambarkan dedikasi, tetapi juga memperlihatkan pemahaman tentang peran tim secara keseluruhan,”

STY menjelaskan bahwa keberanian striker untuk turun ke zona pertahanan mencerminkan sikap mental yang sehat. Dengan kemampuan ini, striker bisa menjadi pilar pertahanan saat situasi kritis terjadi. Contohnya, dalam pertandingan menghadapi lawan yang kuat di sektor belakang, striker yang siap memberikan tekel ke area penalti bisa mengurangi tekanan dan memberi ruang bagi rekan-rekannya untuk mengembangkan permainan.

Philosofi ini juga diterapkan dalam pelatihan Persija Jakarta. STY memastikan semua pemain, termasuk striker, mengikuti latihan yang menekankan kemampuan bertahan dan kontribusi di setiap bagian lapangan. Ini bukan hanya peningkatan teknik, tetapi juga perubahan mindset tentang pentingnya kekompakatan tim dalam menangani situasi yang beragam.

Salah satu contoh nyata adalah saat Persija menghadapi tim yang dominan di zona pertahanan. Striker yang terbiasa membantu pertahanan bisa menjadi penjaga gawang sementara, memperkuat lini belakang sebelum kembali ke posisi aslinya. Dengan begitu, tim tidak hanya memiliki kekuatan di depan, tetapi juga keunggulan di belakang, yang menjadi keuntungan besar dalam pertandingan.

Ikut berdiskusi