Bola

Jelang Hadapi Chiangrai United, STY Ungkap Kondisi Pemain Persija Masih Berat Usai Jalani Latihan Fisik Intens

6a85a3b6390d0-pelatih-persija-jakarta-shin-tae-yong_gemini_1265_711

STY Ungkap Kondisi Pemain Persija Berat Jelang Chiangrai United

Faktanaya.com – Jelang Hadapi Chiangrai United STY Ungkap bahwa skuad Persija Jakarta masih menanggung beban fisik yang signifikan setelah pekan pertama pemusatan latihan di Thailand. Pelatih kepala asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, secara terbuka menyatakan bahwa tubuh para pemain belum sepenuhnya pulih dari rutinitas intensitas tinggi yang mereka jalani selama beberapa hari terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat, 21 Agustus 2026, sehari sebelum Macan Kemayoran dijadwalkan berhadapan dengan Chiangrai United dalam laga uji coba kedua di tanah Thailand.

Beban Latihan Fisik dan Dampaknya pada Performa

Pekan pertama kamp latihan di Thailand dirancang dengan intensitas yang sangat tinggi. Seluruh pemain, termasuk Arlyansyah Abdulmanan dan rekan-rekannya, diwajibkan mengikuti dua sesi latihan setiap hari. Tujuan utama program tersebut adalah membangun fondasi kebugaran serta daya tahan aerobik yang akan menjadi tulang punggung Persija sepanjang musim Super League 2026/2027. Konsekuensi langsung dari beban tersebut terlihat ketika Persija menghadapi Police Tero pada uji coba pertama.

Secara skor, hasil uji coba pertama memang positif. Persija menutup pertandingan kontra Police Tero dengan kemenangan 2-1, dengan dua gol kemenangan dicetak oleh Rayhan Hannan. Namun, STY menegaskan bahwa angka di papan skor belum sepenuhnya menggambarkan kapasitas sesungguhnya para pemain. Ia menilai bahwa performa di lapangan masih tertahan karena kondisi fisik belum mencapai titik optimal.

“Meskipun setelah latihan fisik tubuh para pemain masih terasa berat, mereka tetap menunjukkan usaha untuk melaluinya. Tubuh memang masih terasa berat saat ini, tetapi secara fisik tenaga para pemain sudah jauh lebih bertambah,” ujar STY sebagaimana dikutip dari laman resmi Persija.

Komentar tersebut menegaskan bahwa proses adaptasi fisik masih berlangsung. STY tidak menutup mata terhadap keluhan kelelahan, tetapi sekaligus memberikan sinyal bahwa arah pemulihan sudah berjalan. Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas tenaga secara bertahap merupakan indikator positif, meskipun sensasi berat di otot masih dirasakan oleh sebagian besar pemain.

Membangun Formasi Inti dan Pola Permainan

Jelang Hadapi Chiangrai United STY Ungkap pula bahwa laga kedua di Thailand memiliki dimensi taktis yang tidak kalah penting dari aspek fisik. Bagi pelatih berusia tersebut, pertandingan bukan sekadar sarana mengukur kebugaran, melainkan juga kesempatan langka untuk merangkai formasi inti dan menguji pola permainan yang ingin diterapkan sepanjang musim. Ia mengakui bahwa pembentukan struktur tim membutuhkan waktu dan tidak dapat dipaksakan dalam satu atau dua sesi.

“Untuk pertandingan kedua, kami akan berusaha membuat tim utama yang bisa bermain semaksimal mungkin dan terus membangun pola permainan yang ingin kami terapkan. Sebab, hal seperti itu tidak bisa terjadi dalam semalam sehingga harus terus disempurnakan,” kata STY.

Pernyataan itu mengindikasikan bahwa STY memandang pemusatan latihan sebagai proses berkesinambungan. Setiap sesi, setiap uji coba, dan setiap analisis pascapertandingan menjadi bagian dari siklus penyempurnaan yang tidak memiliki batas waktu singkat. Dengan kata lain, laga kontra Chiangrai United menjadi salah satu titik data penting dalam proses panjang tersebut.

Jadwal Pasca-Thailand dan Dimulainya Kompetisi

Setelah seluruh agenda di Thailand rampung, Persija dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Minggu, 23 Agustus 2026. Agenda berikutnya di tanah air mencakup peluncuran resmi tim serta jersey baru musim 2026/2027. Satu lagi uji coba menanti Macan Kemayoran sebelum kompetisi dimulai, yakni pertandingan melawan Brisbane Roar pada 29 Agustus di Jakarta International Stadium.

Perjalanan resmi Persija di Super League 2026/2027 baru akan dimulai pada 5 September 2026. Laga pembuka musim akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, saat Persija menjamu Borneo FC. Jeda antara akhir pemusatan latihan dan kick-off kompetisi memberikan ruang tambahan bagi STY untuk menyempurnakan aspek taktis yang belum tuntas selama di Thailand.

FAQ: Pertanyaan Umum seputar Kondisi Persija Jelang Chiangrai United

Kapan Persija menghadapi Chiangrai United? Laga uji coba kedua Persija Jakarta melawan Chiangrai United dijadwalkan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Thailand sebagai bagian dari pemusatan latihan pramusim.

Apakah kondisi fisik pemain Persija sudah optimal? Berdasarkan pernyataan STY, tubuh para pemain masih terasa berat akibat intensitas latihan pekan pertama. Namun, peningkatan kapasitas tenaga secara bertahap sudah terlihat dan proses pemulihan terus berjalan.

Kapan Persija kembali ke Indonesia dan apa agenda berikutnya? Persija dijadwalkan tiba di Indonesia pada 23 Agustus 2026. Setelah peluncuran tim dan jersey baru, satu uji coba lagi melawan Brisbane Roar akan digelar pada 29 Agustus di Jakarta International Stadium sebelum Super League dimulai pada 5 September.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *