Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Bola

Persija Pasang Badan Bela STY Meski Tersandung Sanksi KFA, Begini Respons Media Korea Selatan

Lisa Moore - faktanaya.com 2 mins baca

Surat kabar olahraga asal Korea Selatan, Sports Chosun, melaporkan bahwa Persija Jakarta konsisten memberikan dukungan kepada Shin Tae-yong. Dukungan ini

Persija Pasang Badan Bela STY Meski Tersandung Sanksi KFA, Begini Respons Media Korea Selatan

Media Korea Apresiasi Dukungan Persija terhadap Shin Tae-yong

Sorotan dari Sports Chosun

Faktanaya.com – Surat kabar olahraga asal Korea Selatan, Sports Chosun, melaporkan bahwa Persija Jakarta konsisten memberikan dukungan kepada Shin Tae-yong. Dukungan ini disampaikan meski sang pelatih menghadapi kontroversi terkait sanksi yang dikeluarkan oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan atau KFA.

Awalnya, beredar kabar bahwa Shin Tae-yong akan menerima hukuman berat. Informasi tersebut menyebutkan bahwa mantan pelatih tim nasional Indonesia ini dijatuhi larangan beraktivitas di kancah sepak bola Korea selama satu dekade penuh.

Namun, setelah Persija melakukan klarifikasi resmi kepada KFA, kepastian mengenai sanksi yang sebenarnya terungkap. Hasil konfirmasi menunjukkan bahwa hukuman yang diterima Shin Tae-yong hanyalah larangan beraktivitas selama satu tahun di sepak bola Korea.

Persija menyampaikan posisinya terkait kontroversi seputar Manajer Shin melalui pernyataan resmi pada Minggu 26 Juli 2026. Pelatih Shin Tae-yong terseret dalam kontroversi terkait tuduhan bahwa ia melakukan penyerangan terhadap beberapa pemain selama masa jabatannya sebagai pelatih kepala tim lamanya, Ulsan HD.

Media Korea Selatan tersebut menilai bahwa sanksi tersebut tidak akan mengganggu pekerjaan Shin Tae-yong bersama Persija. Hal ini mengingat sang pelatih telah mengontrak dirinya untuk tiga musim penuh bersama klub ibukota.

Ditekankan bahwa agak ambigu untuk menganggap satu tahun sebagai ‘hukuman berat’. Kemungkinan besar Pelatih Shin, yang menandatangani kontrak tiga tahun dengan Persija, tidak akan dapat terlibat dalam kegiatan sepak bola domestik dalam waktu satu tahun.

Laporan dari Sports Chosun menjelaskan bahwa sanksi ini dijatuhkan setelah Komite Disiplin KFA menyelesaikan investigasi menyeluruh. Proses investigasi tersebut mencakup berbagai dugaan pelanggaran yang terjadi selama Shin Tae-yong menangani Ulsan HD dalam kurun waktu 65 hari.

Dalam proses tersebut, Shin Tae-yong dilaporkan atas dugaan penyerangan fisik, pelecehan verbal, serta penyalahgunaan jabatan. Temuan stik golf di dalam bus tim saat menjalani laga tandang menjadi salah satu poin penting dalam kasus ini.

Puncak dari tuduhan-tuduhan tersebut datang dari bek Ulsan, Jeons Seung-hyun. Ia menuduh Shin Tae-yong melakukan penyerangan terhadap dirinya secara langsung.

Sebelumnya, Shin Tae-yong telah membantah semua tuduhan tersebut. Sang pelatih mengaku memiliki rekaman video yang dapat menjadi bantahan atas klaim-klaim yang diarahkan kepadanya.

Sports Chosun juga menyebutkan bahwa proses penyelidikan yang dilakukan oleh KFA berlangsung cukup panjang sebelum keputusan akhir dijatuhkan kepada Shin Tae-yong.

Ikut berdiskusi