Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Gaya Hidup

Key Strategy: Tolak Angin dan Kuku Bima Kembali Gelar Operasi Katarak Gratis di Cirebon, Lebih dari 57.000 Mata Telah Diselamatkan

Elizabeth Thomas - faktanaya.com 4 mins baca

Key Strategy: Tolak Angin dan Kuku Bima Lanjutkan Operasi Katarak Gratis di Cirebon Key Strategy - Sebagai bagian dari strategi utama mereka, PT Industri Jamu

Key Strategy: Tolak Angin dan Kuku Bima Kembali Gelar Operasi Katarak Gratis di Cirebon, Lebih dari 57.000 Mata Telah Diselamatkan

Key Strategy: Tolak Angin dan Kuku Bima Lanjutkan Operasi Katarak Gratis di Cirebon

Key Strategy – Sebagai bagian dari strategi utama mereka, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali melakukan kegiatan sosial berupa operasi katarak gratis di Kota Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Juni 2026, dalam upaya memperkuat komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama di daerah yang masih menghadapi tantangan akses layanan medis. Dengan Key Strategy yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, Sido Muncul terus memperluas program ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.

Program Sosial Bermitra dengan PERDAMI dan RS UniMedika Sumber Waras

Operasi katarak gratis kali ini dilaksanakan secara kolaboratif antara Sido Muncul, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat, serta Rumah Sakit UniMedika Sumber Waras Cirebon. Kemitraan ini memungkinkan penyelenggaraan kegiatan yang lebih efektif, dengan menggabungkan keahlian medis dan sumber daya perusahaan. Sebanyak 100 pasien dari wilayah Cirebon dan sekitarnya memperoleh pelayanan gratis ini, dengan total bantuan mencapai Rp222.450.000. Angka tersebut mencerminkan kontribusi signifikan Sido Muncul dalam upaya mengurangi kesulitan masyarakat terkait penyakit mata.

Program ini juga menjadi bagian dari Key Strategy Sido Muncul untuk menyelaraskan visi perusahaan dengan kebutuhan kesehatan publik. Dengan memperluas cakupan geografis, Sido Muncul berupaya memastikan layanan medis berkualitas dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang kurang mampu. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, serta Direktur RS UniMedika Sumber Waras Cirebon, dr. H. Budi S. Soenjaya, MM. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, S.KM., M.Kes, yang memberikan dukungan penuh.

Pembaharuan Data: Lebih dari 57.000 Mata Telah Diselamatkan

Dalam 15 tahun terakhir, Tolak Angin dan Kuku Bima telah berhasil menyelamatkan lebih dari 57.000 mata melalui program operasi katarak gratis. Angka tersebut mencatatkan sejarah penting dalam upaya mengatasi kebutaan yang disebabkan oleh penyakit ini. Dengan Key Strategy yang menekankan keterlibatan berkelanjutan, Sido Muncul terus menambah jumlah operasi yang dilakukan, termasuk di Cirebon tahun ini.

Operasi katarak gratis menjadi bagian dari Key Strategy perusahaan untuk memberdayakan masyarakat secara langsung. Setiap tahun, program ini menyasar daerah-daerah yang memiliki tingkat kebutaan tinggi, termasuk Cirebon. Tahun 2026, Sido Muncul menargetkan jumlah operasi meningkat dari 475 di tahun sebelumnya, dengan lebih banyak wilayah yang akan menjadi fokus. Perusahaan juga berkomitmen untuk menjangkau daerah terpencil melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dokter spesialis mata dan rumah sakit lokal.

Kegiatan Berdampak pada Kualitas Hidup Pasien

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, S.KM., M.Kes, mengapresiasi peran Sido Muncul dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa operasi katarak gratis tidak hanya memberikan manfaat medis, tetapi juga membuka peluang bagi pasien untuk kembali bekerja dan menjalani kehidupan normal. “Ini adalah salah satu inisiatif Key Strategy yang berdampak jangka panjang,” komentar Eni, menyoroti upaya perusahaan dalam memperkuat kesehatan masyarakat.

Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat, menjelaskan bahwa Key Strategy perusahaan mencakup berbagai aspek, termasuk kesehatan mata. “Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki kualitas hidup pasien, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan dini,” ujarnya. Dengan Key Strategy yang terus dijalankan, Sido Muncul berharap dapat mengurangi angka kebutaan sebanyak 5% per tahun, berkat kolaborasi yang sinergis dengan mitra medis.

Proses Operasi Katarak dan Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

Operasi katarak gratis di Cirebon diatur secara sistematis, dengan penilaian kesehatan sebelumnya dan pemilihan pasien berdasarkan prioritas. Proses ini melibatkan tim medis dari RS UniMedika Sumber Waras yang terdiri dari dokter spesialis mata, perawat, dan staf pendukung. Selama kegiatan, pasien menerima layanan dari awal hingga akhir, mulai dari pemeriksaan hingga pemulihan pascaoperasi. Key Strategy Sido Muncul tidak hanya mengutamakan kuantitas, tetapi juga kualitas layanan yang diberikan.

Pemilihan Cirebon sebagai lokasi kegiatan kali ini berdasarkan data kebutuhan masyarakat. Dari hasil penelitian, wilayah ini memiliki tingkat penderita katarak yang relatif tinggi, terutama di kalangan lansia. Dengan Key Strategy yang berfokus pada pendekatan terjangkau dan efisien, Sido Muncul memberikan solusi berupa operasi gratis yang menghemat biaya pengobatan hingga 90% untuk pasien. Hal ini membantu keluarga pasien mengurangi beban ekonomi sekaligus meningkatkan kesehatan secara holistik.

Proyeksi Peningkatan Jumlah Operasi dan Replikasi di Daerah Lain

Tahun ini, Sido Muncul merencanakan peningkatan jumlah operasi katarak gratis ke berbagai daerah. Dengan Key Strategy yang terus berkembang, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat. Replikasi program ini ke kota-kota lain akan menggandengkan lembaga kesehatan setempat, serta mengoptimalkan sumber daya yang ada. “Kami ingin memperluas Key Strategy ini sampai ke seluruh Indonesia,” tegas Irwan, menegaskan bahwa program operasi katarak gratis merupakan bagian dari visi perusahaan dalam membentuk masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Program yang telah dijalankan selama 15 tahun ini menunjukkan hasil nyata. Sebagai contoh, dalam tahun 2026 saja, Sido Muncul telah menyelamatkan 475 mata melalui operasi katarak gratis. Dengan Key Strategy yang terus diperkuat, perusahaan berkomitmen untuk mencapai angka minimal 1.000 operasi per tahun, sehingga lebih banyak warga bisa menikmati manfaatnya. Selain itu, program ini juga menjadi model keberhasilan bagi perusahaan lain dalam melakukan kegiatan sosial yang berdampak luas.

Ikut berdiskusi