Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Metro

Bukti di Lokasi Kematian Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Disapu Polisi, Dari CCTV Hingga Saksi

Nancy Jones - faktanaya.com 3 mins baca

Bukti di Lokasi Kematian Sutrimo kini menjadi fokus utama penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Investigasi intensif

Bukti di Lokasi Kematian Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Disapu Polisi, Dari CCTV Hingga Saksi

Kasus Kematian Sutrimo: Bukti di Lokasi Kematian Sutrimo Dikumpulkan Polisi

Faktanaya.com – Bukti di Lokasi Kematian Sutrimo kini menjadi fokus utama penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Investigasi intensif sedang berlangsung untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum ditemukan jenazah Sutrimo di area depan sebuah klinik di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Proses pengumpulan dan verifikasi data dari berbagai sumber menjadi kunci dalam membangun narasi lengkap mengenai kasus ini.

Tim penyidik telah melaksanakan sejumlah tindakan investigatif yang komprehensif di tempat kejadian perkara. Salah satu langkah krusial adalah melakukan olah TKP secara menyeluruh untuk menemukan petunjuk-petunjuk yang bisa menjelaskan penyebab kematian korban dengan lebih akurat. Setiap detail fisik yang ditemukan di lokasi dicatat dan didokumentasikan dengan cermat sebagai bagian dari bukti di Lokasi Kematian Sutrimo.

Proses pendataan di TKP ini segera dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan mengenai penemuan jenazah. Dari lokasi tersebut, para penyidik mulai menelusuri berbagai barang bukti yang diyakini dapat memperjelas urutan kejadian sebelum Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Setiap item yang ditemukan di sekitar area klinik menjadi bagian penting dari rekonstruksi peristiwa.

Proses Pengumpulan Informasi dari Sekitar TKP

AJBun Komisaris Besar Polisi Iskandarsyah, yang menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, menyampaikan bahwa saat ini timnya masih berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin data dari lokasi kejadian. Menurut beliau, pendekatan multi-sumber menjadi strategi utama dalam mengungkap kebenaran kasus ini.

“Begitu dapet informasi, habis cek TKP, terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP,” ujar Iskandarsyah saat dihubungi, dikutip Senin, 27 Juli 2026.

Menurutnya, proses olah TKP tidak hanya berfokus pada pendokumentasian kondisi fisik lokasi, tetapi juga mencakup penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar tempat kejadian. Selain itu, penyidik juga mulai mengidentifikasi saksi-saksi yang diperkirakan mengetahui peristiwa tersebut. Setiap rekaman CCTV menjadi bukti di Lokasi Kematian Sutrimo yang sangat berharga.

“Kita masih ngumpulin saksi-saksi masih mencari CCTV,” katanya.

Kaitan dengan Febrie Adriansyah dan Perkembangan Kasus

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah membuka penyelidikan terhadap kematian seorang pria bernama Sutrimo. Kasus ini belakangan dikaitkan dalam pesan berantai yang menyebutkan korban sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) milik tersangka, yaitu mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Hubungan antara korban dan tersangka menjadi salah satu aspek yang sedang diselidiki secara mendalam.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Sutrimo meninggal dunia pada hari Kamis, 23 Juli 2026. Dalam pesan tersebut, korban disebut sempat mengeluhkan sakit sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa dari mulut serta hidung saat berada di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kondisi fisik korban saat ditemukan menjadi salah satu bukti di Lokasi Kematian Sutrimo yang dianalisis oleh para ahli.

Para penyidik juga sedang memeriksa catatan medis dan riwayat kesehatan korban untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai kondisi kesehatan Sutrimo sebelum kematiannya. Selain itu, tim investigasi juga melakukan wawancara dengan staf klinik dan warga sekitar yang mungkin melihat aktivitas mencurigakan pada hari-hari terakhir kehidupan korban.

Pengumpulan bukti di Lokasi Kematian Sutrimo terus berlanjut dengan metode yang sistematis dan terstruktur. Setiap temuan baru akan ditambahkan ke dalam berkas kasus untuk memperkuat dasar-dasar penyelidikan. Proses ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian dan hubungan antara korban dengan tersangka dalam waktu dekat.

Ikut berdiskusi