Metro

Pramono Targetkan Pembongkaran JPO di Jalan Rasuna Said Selesai Oktober 2026

6a77f0ce4965f-kondisi-jembatan-penyebrangan-orang-jpo-di-kawasan-jalan-hr-rasuna-said-kuningan-jakarta-selatan_gemini_1265_711

Pramono Targetkan Pembongkaran JPO di Jalan Rasuna Said Selesai Oktober 2026

Faktanaya.com – Pemprov DKI Jakarta resmi mengumumkan rencana strategis untuk membongkar jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dikenal dengan julukan “Love-Hate Relationship”. Struktur ikonik ini berlokasi di kawasan Jalan HR Rasuna Said, tepatnya di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pramono Targetkan Pembongkaran JPO di Jalan tersebut akan rampung sepenuhnya pada bulan Oktober 2026 mendatang.

Kunjungan kerja Gubernur ke lokasi dilakukan pada Minggu, 9 Agustus 2026, untuk memantau kesiapan persiapan pembongkaran. Dalam kesempatan tersebut, Pramono memberikan gambaran jelas mengenai timeline pelaksanaan. Ia menjelaskan bahwa aktivitas pembongkaran fisik akan dimulai pada bulan September 2026, dengan target penyelesaian total pada Oktober.

“Pembongkarannya jadi artinya bulan September, paling lambat Oktober selesai,” ujar Pramono.

Proses Administrasi Aset Menjadi Tahap Awal

Sebelum pekerjaan fisik dimulai, terdapat prosedur administratif yang harus dilalui dengan cermat. Hal ini disebabkan karena JPO tersebut merupakan aset milik pemerintah provinsi DKI Jakarta. Oleh karena itu, pencatatan dan pemrosesan data aset melalui Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta menjadi langkah pertama yang krusial dalam proses ini.

“Yang pertama, untuk pembongkarannya, karena ini merupakan aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tentunya asetnya harus tercatat lebih dulu di BPAD, kemudian kita akan segera melakukan (pembongkaran),” terang Pramono.

Jadwal Pelelangan dan Durasi Pekerjaan

Setelah urusan administrasi dengan BPAD selesai, tahap selanjutnya adalah pelelangan untuk memilih kontraktor pelaksana yang kompeten. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menegaskan bahwa proses pembongkaran secara fisik tidak akan memakan waktu lama. Menurut Heru, estimasi durasi pekerjaan setelah lelang selesai adalah sekitar dua hingga tiga minggu.

Ia juga menyebutkan bahwa koordinasi dengan BPAD masih terus dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan. Pramono Targetkan Pembongkaran JPO di Jalan Rasuna Said ini akan melibatkan berbagai pihak terkait untuk memastikan tidak ada hambatan berarti.

“Nanti, setelah kami sampaikan ke BPAD, dari BPAD akan melelang. Nah, kalau pembongkaran, saya lihat, sih, tidak begitu lama, mungkin sekitar 2-3 minggu,” jelas Heru.

Jadwal Malam Hari dan Jaminan Kelancaran Lalu Lintas

Heru menambahkan bahwa secara umum, aktivitas pembongkaran akan dijadwalkan pada malam hari. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak terhadap arus kendaraan di sekitar lokasi. Dengan demikian, masyarakat yang beraktivitas di kawasan Kuningan tidak akan mengalami gangguan signifikan selama proses pembongkaran berlangsung.

“Untuk pembongkaran ini kan masih kita komunikasikan dengan BPAD. Nanti, itu melalui tahapan pelelangan. Biasanya, kalau pekerjaan pembongkaran itu dilakukan malam hari,” ungkap Heru.

Pemprov DKI juga telah memiliki pengalaman sebelumnya dalam melakukan pembongkaran dengan tingkat kesulitan tertentu tanpa menimbulkan gangguan signifikan pada lalu lintas. Pramono mengutip contoh pemotongan monorel yang pernah dilakukan sebagai bukti bahwa proses serupa dapat berjalan lancar.

“Tidak akan ganggu lalu lintas (pembongkaranya), yang kemarin potong monorel aja, Alhamdulillah, lalu lintas juga tidak terganggu,” ucap Pramono.

Sejarah dan Dampak JPO Rasuna Said

JPO Rasuna Said telah menjadi bagian dari lanskap kota Jakarta selama bertahun-tahun. Struktur ini sempat menjadi perbincangan publik karena desainnya yang unik namun kontroversial. Banyak warga yang merasa nyaman dengan keberadaan jembatan penyeberangan ini, namun ada juga yang menganggapnya kurang estetis.

Dengan rencana pembongkaran yang telah ditetapkan, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat memberikan ruang baru untuk pengembangan kawasan Kuningan. Pramono Targetkan Pembongkaran JPO di Jalan Rasuna Said ini merupakan bagian dari program modernisasi infrastruktur Jakarta yang lebih luas.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pembongkaran JPO Rasuna Said

Kapan pembongkaran JPO Rasuna Said akan dimulai? Pembongkaran fisik akan dimulai pada bulan September 2026, setelah proses administrasi aset selesai.

Berapa lama durasi pembongkaran? Estimasi durasi pekerjaan adalah sekitar dua hingga tiga minggu setelah pelelangan kontraktor selesai.

Apakah pembongkaran akan mengganggu lalu lintas? Tidak, pembongkaran akan dilakukan pada malam hari untuk meminimalisir dampak terhadap arus kendaraan.

Siapa yang bertanggung jawab atas proses pelelangan? Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta akan memimpin proses pelelangan kontraktor pelaksana.

Apakah ada rencana pembangunan baru di lokasi JPO? Saat ini Pemprov DKI masih dalam tahap perencanaan untuk pengembangan kawasan Kuningan setelah pembongkaran selesai.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan pembongkaran JPO Rasuna Said, pembaca dapat mengunjungi halaman berita metro Viva.co.id secara berkala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *