Cassa dan Sukhoi TNI Tergelincir Beruntun di Maros
Faktanaya.com – Berturut turut Pesawat Cassa dan Sukhoi milik TNI menjadi sorotan publik setelah dua insiden keluar landasan terjadi dalam rentang waktu singkat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kejadian pertama menimpa jet tempur Sukhoi Su-30 MK2 milik TNI Angkatan Udara pada Senin, 24 Agustus 2026, di landasan sisi barat Lanud Sultan Hasanuddin. Sehari berselang, giliran pesawat Cassa milik TNI Angkatan Laut yang keluar dari jalur di runway 03-21 pada Selasa, 25 Agustus 2026. Dua peristiwa beruntun ini memicu perhatian luas terhadap keselamatan penerbangan militer di kawasan bandara tersebut dan mendorong pertanyaan publik mengenai prosedur penanganan darurat.
Detail Insiden Pesawat Cassa di Runway 03-21
Pesawat Cassa dilaporkan keluar dari landasan pacu saat berada di runway 03-21 pada Selasa siang. Petugas bandara bersama pihak terkait langsung bergerak melakukan penanganan darurat dan mengevakuasi pesawat keluar dari area landasan agar tidak menghambat operasional penerbangan sipil yang berlangsung setiap hari di bandara tersebut.
Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan mobil derek khusus pesawat dan rampung sekitar pukul 15.15 WITA. Setelah berhasil dievakuasi, pesawat dipindahkan ke titik aman untuk menjalani pemeriksaan teknis lanjutan oleh tim teknis TNI AL. Seluruh prosedur keselamatan dipatuhi selama proses pemindahan berlangsung.
“Informasi mengenai pesawat Cassa tergelincir memang benar dan saat ini sedang dalam penanganan dan pada sekitar pukul 15.15 WITA sudah berhasil dievakuasi,” kata Taufan Yudhistira, PGS Branch Communication and CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, di Maros, Selasa.
Dampak terhadap Operasional Penerbangan Sipil
Menurut Taufan, operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tetap berjalan normal meskipun insiden terjadi. Seluruh penerbangan sipil dialihkan ke landasan pacu timur-barat, yakni runway 13-31, sehingga tidak ada penundaan signifikan bagi penumpang maupun jadwal penerbangan komersial yang melayani rute domestik dan internasional.
Setelah pesawat Cassa berhasil dievakuasi dari runway 03-21, landasan pacu yang sebelumnya menjadi lokasi kejadian telah dikosongkan sepenuhnya. Aktivitas penerbangan kembali menggunakan runway 13-31 tanpa hambatan. Pihak bandara memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah dipenuhi dan inspeksi visual dilakukan sebelum landasan dibuka kembali untuk operasional rutin.
Status Investigasi dan Kondisi Awak
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti tergelincirnya pesawat Cassa belum diumumkan secara resmi. Pihak terkait masih melakukan investigasi menyeluruh dan pemeriksaan teknis terhadap pesawat tersebut. Informasi mengenai kondisi awak maupun kemungkinan adanya korban juga masih menunggu keterangan resmi dari TNI AL dan otoritas penerbangan berwenang. Masyarakat diimbau menunggu pernyataan resmi sebelum menyebarkan spekulasi.
Sementara itu, insiden Sukhoi Su-30 MK2 yang terjadi sehari sebelumnya di landasan sisi barat Lanud Sultan Hasanuddin telah melalui tahap penanganan awal. Kedua peristiwa ini melibatkan pesawat militer yang berbeda dan terjadi di landasan pacu yang berbeda pula, sehingga masing-masing kasus ditangani secara terpisah oleh satuan terkait. Tidak ada indikasi bahwa kedua insiden memiliki keterkaitan teknis atau operasional.

